Pasak Bumi

Pasak Bumi
Ruang Utama Kastil Eldester


__ADS_3

"Kak, paman sangat sedih dengan rencana kita,"kata Celli yang masih menggunakan gaun pada saat acara pernikahan



"Aku tau, aku merasakannya juga,"jawab Suyira sedih


"Seharusnya kak Luxi tidak sekeras itu,"balas Celli


"Dia pun tau tidak punya pilihan lain,"jawab Suyira


"Semoga keadaan ini akan semakin membaik,"balas Celli


****


Suasana di kastil Eldester


Madam gila terlihat mondar mandir di ruang utama


"Anaknya Eldard keturunan murni... jika Tuanku tau hal ini .. dia pasti sangat marah,"batin madam gila


"Bukankah seharusnya kau sudah menghabisi seluruh keturunan murni,"jawab Sang Tangan Kanan beringsut duduk di kursi besar


"Beraninya Kau masuk ke pikiranku,"teriak madam gila


"Pikiranmu sangat terbuka. Salahmu sendiri. Jika Tuanku datang dia pasti juga tau isi pikiranmu,"jawab Sang Tangan Kanan


"Kelahirannya bukan di kastil Ariel karena itu aku tidak tau bahkan kurasa mereka baru saja bertemu,"kata madam gila


"Kau tau yang harus kau lakukan,"jawab Sang Tangan Kanan

__ADS_1


Saat madam gila mau meninggalkan ruang utama, tiba - tiba dia ingat sesuatu.


"Bukan hanya anak perempuan Teeran yang memiliki kekuatan pasak bumi tapi Teeran dan anak si Roth juga,"kata madam gila


"Berarti ada tiga yang masih hidup,"jawab Sang Tangan Kanan.


"Dan satu hal lagi.. aku melihat ada kekuatan yang sama denganku..hanya saja anaknya memiliki kekuatan kastil Fogyer.. rambut dan matanya.. sama seperti orang - orang yang kuhabisi disitu,"kata madam gila


"Keponakanmu,"jawab Sang Tangan Kanan


Madam gila terkejut namun langsung pergi.


****


"Ada berita apa ? Selain kekuatanmu menghilang satu,"kata Sang Tangan Kanan saat melihat Sang Tangan Kiri duduk di depannya.


"Kau tau sebenarnya ... dia memiliki kemampuan itu .. karena itu kau tidak tertarik menyerap kekuatan dari kastilnya,"jawab Sang Tangan Kiri


"Lalu apakah kita harus membiarkannya ?"tanya Sang Tangan Kiri


"Tentu saja tidak. Hanya saja untuk apa kita memancing orang yang hidup dalam pertapaan yang panjang,"kata Sang Tangan Kanan


"Maksudmu ?"tanya Sang Tangan Kiri


"Saat dia hanya mengambil apa yang dicuri darinya maka hal itu tidak berdampak baginya. Tapi jika dia menghapus kekuatan yang bukan miliknya maka umurnya akan berkurang,"jelas Sang Tangan Kanan


"Ohh karena ituu... dia tidak menghapus kekuatanku yang lain,"jawab Sang Tangan Kiri


"Beda halnya jika dia memberikan pengetahuannya dengan Suyira. Semua yang dikuasainya adalah kekuatan murninya maka dia bisa mengambil semua kekuatan kecuali kekuatan pikiran kita,"kata Sang Tangan Kanan

__ADS_1


"Lalu kenapa kau tidak turun tangan tadi,"jawab Sang Tangan Kiri gusar


"Rasanya belum saatnya,"kata Sang Tangan Kanan


"Iyaa... saatnya tiba... saat kucing sudah bertanduk,"batin Sang Tangan Kiri


"Apa itu ?"tanya Sang Tangan Kanan


"Ohh ituu.. kalau kucing sudah memanjangkan kumisnya sampai terlihat bertanduk kurasa itu saatnya.. bukan,"tanya Sang Tangan Kiri


"Mungkin,"kata Sang Tangan Kanan menyaksikan Sang Tangan Kiri keluar dari ruang utama menuju keluar kastil Eldester.


"Ada untungnya dia tidak pernah belajar di kota Bath,"batin Sang Tangan Kiri


****


"Sepertinya ada ketegangan di dalam kastil,"kata paman bertubuh Gempal


"Kita awasi saja,"jawab paman Jangkung


****


Langkah kaki terdengar menuju ke pemukiman Dark Forest


"Ada apa gerangan anak Langit ke sini ?"tanya penjaga Dark Forest


"Aku mau menemui paman Fordd dan Forla,"jawab Luxi


"Tunggu sebentar di sini,"kata penjaga itu

__ADS_1


"Kenapa kau disini ?"tanya Forla yang keluar dari persembunyiannya.



__ADS_2