Pendekar Pedang Tujuh Naga

Pendekar Pedang Tujuh Naga
Kekuatan Sesungguhnya


__ADS_3

Formasi Lima Bintang Mengurung Bulan ternyata luar biasa, mampu menekan Arga yang sudah berubah menjadi tujuh.


Kini Arga sedang memegangi dadanya, darah segar mengalir dari pinggir bibirnya.


Sementara sepuluh orang itu tidak bisa dikatakan lebih baik, masing-masing dari mereka juga terkena pukulan ataupun tendangan dari Arga di berbagai bagian tubuh mereka. Ada yang di dada, perut, kepala dan juga punggung mereka.


Saat ini baik Arga maupun sepuluh orang itu sedang mengatur nafas mereka. Sedangkan Arga sendiri masih berada di dalam kepungan Formasi Lima Bintang Mengurung Bulan.


Sebenarnya Arga memiliki beragam jurus seperti Desendria, Ajian Serat Jiwa maupun yang lainnya. Tetapi masing-masing jurus itu memiliki kelebihan dan kelemahannya.


Misalnya Jurus Desendria, jurus itu cocok digunakan untuk bertarung satu lawan satu, jika melawan banyak orang maka tidak begitu efektif.


Contoh lain Ajian Serat Jiwa, Ajian itu adalah Ajian tingkat tinggi, tentu saja tidak sembarangan bisa menggunakannya. Penggunanya harus memiliki tenaga dalam yang besar hanya untuk menggunakan tingkat pertama, apalagi untuk tingkat kesepuluh.


Dengan kondisinya yang sekarang, tentu saja Arga tidak bisa menggunakannya.


Melihat tidak ada jurus yang efektif untuk mengalahkan mereka, Arga mengeluarkan Pil dari dalam ruang hampa.


*****


Arga memperhatikan sepuluh orang yang sedang mengelilinginya sejenak, setelah itu dia langsung memasukan pil itu ke dalam mulutnya, seketika itu juga tubuhnya terasa ingin meledak. Dalam waktu satu menit, tenaga dalamnya yang sebelumnya sudah separuh terkuras kini menjadi penuh kembali.


"Ah, Pil Energi Semesta ini ada sangat ampuh!" Arga berdecak kagum karena merasakan efek dari pil yang diminumnya. Selain tenaga dalamnya yang kembali penuh, staminanya juga berangsur pulih


Pil Energi Semesta sendiri adalah pil yang diciptakan oleh Dewa Obat. Arga mendapatkan lima pil saat pertama kali bertemu dengannya. Arga sudah menggunakannya tiga kali dan ini untuk yang keempat kalinya.


Pil Energi Semesta berfungsi memulihkan tenaga dalam serta stamina orang yang mengkonsumsinya. Tetapi itu hanya bersifat sementara, hanya bisa bertahan dalam waktu tiga puluh menit. Setelah itu, penggunanya akan kembali ke fase dimana dia sebelum mengkonsumsi pil itu.


"Tiga puluh menit, aku rasa sangat cukup untuk memberi pelajaran orang-orang ini!" Arga menatap lekat ke sepuluh orang yang berada disekelilingnya.


Sebenarnya sepuluh orang itu menyaksikan apa yang Arga lakukan. Mereka juga terkejut saat melihat Arga menelan sebuah pil yang tidak mereka ketahui. Memang Pil Energi Semesta sendiri dibuat khusus oleh Dewa Obat untuk dirinya dan orang-orang terdekatnya. Tidak untuk diperjualbelikan ataupun tidak tukarkan.


Melihat tubuh Arga mengeluarkan cahaya berwarna keemasan, tubuh kesepuluh orang itu tiba-tiba bergetar hebat. Bukan hanya karena melihat tubuh Arga bercahaya tetapi karena tekanan dari kekuatan yang Arga keluarkan jauh lebih besar daripada sebelumnya.


*****

__ADS_1


"Terima kasih sudah menungguku memulihkan diri! Sebagai imbalannya, aku akan memberikan kematian kepada kalian dengan cepat dan tanpa rasa sakit.


Mari kita mulai!" Arga berseru dan mengeluarkan Pedang Tujuh Naga. Dengan kondisinya yang sudah pulih sepenuhnya serta tenaga dalamnya, Arga bisa menggunakan Pedang Tujuh Naga tanpa kesulitan.


Sebelumnya Arga tidak ingin menggunakan Pil Energi Semesta karena pil itu sangat berharga. Tetapi setelah melihat musuhnya menggunakan formasi yang diduganya akan sangat merepotkan, dengan terpaksa Arga menggunakan pil itu.


Sepuluh orang itu mengumpat dalam hatinya saat Arga berterima kasih mereka telah menunggu Arga memulihkan diri. Jika diberi kesempatan maka mereka akan menyerang Arga saat itu juga. Tetapi tekanan dari kekuatan Arga berhasil membuat tubuh mereka bergetar dan ketakutan.


"Kalian pasti sudah pernah mendengar, aku dijuluki denagn julukan Pendekar Pedang Tujuh Naga bukan?" Arga berseru lantang.


"Ya, benar! Inilah Pedang Tujuh Naga. Kalian akan merasakan ketajaman pedang ini." Sambung Arga tanpa menunggu jawaban dari mereka.


Tanpa menunggu waktu lama, Arga langsung bergerak menyerang dua orang yang berada dihadapannya.


"Jurus Pedang Tujuh Naga: Pedang Membelah Samudra!" Seketika itu juga, pedang Arga bergerak dengan kecepatan tinggi, menyerang tepat ke antara dua orang itu. Serangan itu berhasil membuat keduanya terpisah.


Walaupun demikian, mereka masih bisa mempertahankan posisi mereka.


Dengan cepat kesepuluh orang itu membalas serangan Arga. Mereka memukulkan cemeti mereka masing-masing kepada Arga.


Melihat serangan pertama mereka tidak berhasil, mereka melanjutkan serangan lagi. Kali ini kesepuluh orang itu mengibaskan cemeti mereka masing-masing. Membuat angin topan berhembus kencang ke arah Arga yang berada di dalam kepungan.


Tetapi Arga sendiri sudah siap sebelumnya. Dia menggunakan Jurus Pedang Tujuh Naga tingkat kedua : Jurus Pedang Naga Menghempas Gunung!


Seketika itu juga, angin topan yang menyerang Arga sirna dengan kecepatan tinggi. Bukan hanya itu, gelombang yang dihasilkan Jurus Pedang Naga tingkat kedua itu berhasil mendarat di tubuh kesepuluh orang itu.


Melihat kesempatan bagus itu, Arga tidak menyia-nyiakannya. Dia langsung bergerak ke arah dua orang yang berada paling dekat dengannya.


"Jurus Pedang Naga: Pedang Naga Menembus Awan!" Jurus itu adalah Jurus Pedang Naga tingkat keempat.


Dua orang yang menjadi sasaran Arga saat itu sedang melayang di udara. Dengan kecepatan tinggi, Arga berhasil menebas leher kedua orang itu. Dengan demikian, dua orang tersebut meregang nyawanya.


Terbunuhnya dua orang, membuat delapan orang sisanya tidak bisa lagi menggunakan Formasi Lima Bintang Mengurung Bulan.


Walaupun demikian, entah mengapa saat melihat dua orang dari mereka tewas, bukannya kabur mereka malah menjadi semakin murka.

__ADS_1


"Kau... Kau membunuh dua orang saudara seperguruan kami! Kau akan menyusul mereka!" Teriak seorang dari mereka.


Tanpa pikir panjang, orang tersebut menyerang Arga dengan membabi buta. Dia menyerang dengan ganas, seolah sudah kehilangan akalnya.


Dengan mudah Arga menyambut serangan itu dan mendaratkan satu pukulannya. Tidak hanya sampai disitu, Arga mengeluarkan Jurus Pedang tingkat ketiga : Pedang Pemburu Langit!


Dengan kecepatan tinggi, Pedang Tujuh Naga menancap di dada orang itu.


Arga segera menarik pedangnya kembali, kemudian dia menyerang dua orang lawan yang paling dekat dengannya.


"Jurus Pedang Naga : Pedang Naga Pembunuh!"


Dua orang itu tidak siap untuk menangkisnya, Pedang Tujuh Naga berhasil mendarat dengan sempurna. Salah satu di bagian leher dan yang satunya dibagian dada.


Arga bergerak dengan cepat, dia bergerak seperti mesin pembunuh membuat lima orang yang tersisa bergetar hebat dan ketakutan.


Arga berhasil membunuh lima orang itu dalam waktu singkat, hanya sekitar lima menit dari pertama dia mengeluarkan Pedang Tujuh Naga.


Tidak ingin membuang-buang waktu, Arga segera melemparkan Pedang Tujuh Naga ke udara, seketika itu juga Pedang itu berubah menjadi seekor Naga, yang tidak lain adalah Naga Bergola Biru.


"Kau memanggilku, Tuan!"


Arga tidak menjawab, dia hanya mengangguk dan mengalihkan pandangannya pada lima orang yang tersisa.


"Habisi mereka dengan cepat!" Seru Arga kepada Naga Bergola Biru.


Tanpa menunggu waktu lama, Naga Bergola Biru mengalihkan pandangannya ke arah lima orang itu dan mengeluarkan bola api dari dalam mulutnya.


Karena sudah pasrah dan diambang batas kekuatan mereka. Kelima orang itu tidak bisa bergerak ataupun menghindari serangan bola api itu.


Seketika bola api itu mengenai tubuh mereka, kelimanya berteriak kencang. Beberapa detik kemudian, api itu mengecil tetapi tidak ada lagi terlihat lima orang di dalamnya. Kelimanya sudah menjadi abu tanpa sisa.


Arga menghela nafas panjang, kemudian menarik kembali Pedang Tujuh Naga.


*****

__ADS_1


Jangan lupa kunjungi karya terbaruku POISON KING KULTIVATOR, dukung juga ya biar lebih baik lagi.


__ADS_2