
Tora yang masih khawatir dengan tim pengawas yang melindungi mereka semua. Tapi pimpinan penyelidik yang tahu akan ke khawatiran Tora hanya diam saja sampai waktu berjalan. Satu jalm tim pengawas masih menjaga dan musuh juga sudah berdatangan. Dengan kemampuan ke lima orang dari tim pengawas mereka mengalahkan semua musuh yang datang.
Tapi Tora yang masih tidak percaya kalau mereka bisa bertahan dengan lima orang. Tanpa sedikit kesalahan yang dibuat. Mereka berlima bisa menangani musuh yang jumlahnya banyak dari jumlah darai tim pengawas yang menjaga tempat mereka.
Tora yang melihat ke atah pimpinan penyelidik.”Bagaimana kalian bisa melakukan itu dengan lima orang yang penjaga. Siapa kalian sebenarnya?,”kata Tora.
“Bukan tadi sudah saya katakan kami orang yang terpilih oleh Leo. Sebentar lagi kita akan kedatangan bala bantuan yang datang,”ucap pimpinan penyelidik. Tim pengawas yang masih bertahan dengan waktu melihat ke jauhan kalau bala bantuan datang.
“Jaga posisi bergantian sampai bala bantuan datang,”ucap teriak tim pengawas.
“Siap,”kata anak buat tim pengawas.
Di tempat Leo dan Jaksen yang melihat sekelompok orang yang menyerang satu posko yang dijaga oleh lima orang. Jaksen yang melihat lima orang itu langsung kembali menatap ke arah Leo.
“Apa mereka dalah orang kamu Leo?,”kata Jaksen. Leo tidak berkata apa-apa hanya fokus menuju posko yang akan mereka lindungi. Sampai Leo berteriak menyuruh anak buah mereka membantu tim pengawas yang ada dihadapan mereka. Semua anggota Leo mulai bergerak dan menyerang musuh dari belakang dnegan bantuan dari anak buah Jaksen yang dia bawa.
Leo dan Jaksen memasuki posko yang dibawa Leo melihat pimpinan penyelidik bersama dengan Tora. Mobil berhenti dihadapan mereka Jaksen dan Leo keluar. Sementara di tempat Tim pengawas yang sudah mendapatkan bantuan dari pimpiaan kelompok.
“Kalian baik saja,”ucap Leo kepada pimpinan penyelidik. “Kami baik saja ketua,”kata pimpinan penyelidik.
Sementara Jaksen menghampiri Tora yang sedang terluka.”Bagaimana kondisi kamu Tora?,”kata Jaksen.
“Seperti yang kamu lihat,”kata Tora. Jaksen yang melihat kalau mereka sudah diberikan pertolongan dan persenjataan mereka yang sudah di isi ulang. “Leo apa ini semua karena orang kamu,”kata Jaksen.
__ADS_1
“Aku hanya membantu saat kita belum datang. Kita tidak tahu kapan kita bisa datang dan kapan mereka bisa bertahan bukan,”ucap Leo.
Jaksen mendengar ucapan yang masuk akal dari Leo hanya bisa menerima dengan senang hati. Sampai semua anggota yang ada di garis depan semua kembali ke posko.”Lapor ketua seua musuh sudah dikalahkan. Kapan kita mencari tempat baru?,”ucap tim pengawas.
“Kita pergi setelah mereka siap,”kata Pimpinan penyelidik.
“Apa kamu memiliki tempat yang pas untuk posko?,”ucap Jeksen. Pimpinan penyelidik hanya tersenyum dan mengangukan kepalanya sekali. Leo yang ada didekatnya hanya bisa melihat saja. Karena ini bukan tugas dia untuk melawan pimpinan penyelidik grup 2.
“Kamu datang ke sini apa ada maksud lain ketua,”kata pimpinan penyelidik 2.
“Tidak ada hanya saja. Aku hanya ingin membantu saja, persediaan untuk kalian datang,”kata Leo.”Tapi bagaimana perkembangan saat ini,”ucap Jaksen.
Tora yang memberikan hasil yang mereka dapatkan kalau musuh sudah berubah dari yang awal dan sampai sekarang. Perubahan itu terjadi setiap hari membuat mereka kelelahan. Di tambah lagi ada mata-mata dalam kelompok tidak hanya satu. Awalnya bisa ditangani hanya saja lama kelamaan mereka sulit untuk menampakan dirik, kerena sumber infomasi bocor. Membuat kita hampir kalah melawan musuh didepan.
Jika kalian tidak datang tepat waktu mungkin saja sudah sampai batas persediaan yang kami bawa dan miliki. Jaksen yang sudah mendengar penjelasan Tora dengan data yang di berikan. Hanya menuggu waktu sampai perubahan yang dikatakan oleh Tora terjadi. Karenan musuh bisa dikalahkan, sampai satu dari mata-mata muncul.
“Kamu dapat dari mana tikus ini,”kata pimpinan penyelidik.
“Aku menemukannya di samping tenda persediaan makan,”kata tim perlengkapanan.
Mereka yang sudah mendapatkan satu tikus datang lagi satu yang ditangkap oleh tim konsumsi dan tim medis. Mereka berempat yang membawa tikus yang tidak di inginkan sampai mereka mengintograsi tapi mereka bunuh diri ditempat. Karena tidak ingin informasi bocor.
“Mereka tangguh juga sampai akhir,”kata Leo melihat.
__ADS_1
“Karena itu juga kita tidak dapat informasi yang bagus bukan,”kata Jaksen.
“Kata siapa kita tidak bisa mendapatkan infomasi,”ucap pimpinan penyelidik.
Jaksen dan Tora yang tidak tahu kenapa mereka berdua masih santai. Dan dengan tersenyum mereka hanya bisa menatap sampai Jaksen berkata,”Apa kalian memiliki rencana dengan mayat ini?.”
“Pikiran yang bagus,”ucap Leo.”Itu benar juga,”kata pimpinan penyelidik. Pimpinan penyelidik yang mengumpulkan semua anggotanya. Karena sudah ada bala bantuan yang datang mereka berkumpul. Waktunya menyusup ke wilayah musuh dengan menggantikan keempat orang mata-mata yang sudah tewas.
Satu kelompok yang masu dari satu medis, satu pengawas, satu konsumsi, satu perlengkapan. Yang di bentuk oleh pimpinan penyelidik untuk masuk ke wilayah musuh. Dan sebagian menjadi dua grup untuk memantau mereka dan mengawasi pergerakan musuh. Pimpinan penyelidik yang sudah siap untuk pergi ke wilayah musuh.
Tanpa berkata apa-apa mereka semua pergi sementara Leo yang tahu hanya berkata,”Cepat dapatkan informasi yang berguna. Jika tidak berguna gaji bulan ini di potong.”
“Tidak akan bisa ketua,”ucap pimpinan penyelidik 2 yang bersama rekannya pergi meninggalkan posko. Tapi sebelum pimpinan pergi dia melemparkan satu peta dimana mereka bisa membuat posko baru yang aman.
Leo yang mendapatkan peta posko yang terbaru memberikan kepada Jaksen setelah dia melihat lokasinya.”Pergi sekarang atau nanti,”ucap Leo.
Jaksen yang melihat kondisi rekannya yang sudah diobati dia memberikan keputusan untuk pindah waktu itu juga dengan lokasi yang diberikan kepada Jaksen. Setelah semua persiapkan selesai mereka segera pergi dari posko yang sudah dihancurkan oleh mereka.
Leo yang ikut dengan mereka ada dibaris belakang untuk memawasi musuh jika datang. Sampai mereka di tempat tujuan mereka. Jaksen yang memimpin perjalan ini ada didepan bersama dengan Tora sedangkan Leo dan anak buahnya ada dibelakang.
“Apa tidak masalah Leo dan anak buah mereka ada dibelakang,”kata Tora.
“Tidak apa-apa karena itu permintaan Leo sendiri,”ucap Jaksen.
__ADS_1
Di tengah perjalan menuju tempat yang ditujuh mereka sama sekali tidak menemukan masalah. Sampai membuat Jaksen dan Tora curiga dengan kondisi ini. Karena merasa resah Jaksen menyuruh anak buahnya untuk memanggil Leo kedepan.
Leo yang santai berjalan melihat anak buah Jaksen. Tanpa berkata apa-apa Leo sudah tahu kalau anak buah Jaksen yang datang meminta dia untuk ke baris depan. Leo yang berjalan dengan anak buah Jaksen berjalan ke garis depan. Sampai Leo melihat Tora dan Jaksen yang sedang berunding.”Kenapa kamu mencariku?,”ucap Leo yang ada dibelakang mereka.