
Leo yang tidak tahu siapa wanita yang baru saja datang menemui Meri dan memberikan undangan. Tapi Leo yang melihat ada yang ganjil dengan mereka berdua. Seperti ingin melakukan hal jahat kepada Meri. Karena ingin tahu Leo bertany kepada Meri siapa mereka.
Tapi Meri dengan santai berkata kalau mereka adalah Bela dan Rika adik dan temannya adiknya. Leo yang sudah tahu tapi masih membuat dia gelisah sampai Leo berkata lagi kepada Meri.
“Apa kamu yakin akan menghadiri undangan yang diberikan oleh adik kamu,”kata Leo karena ada yang membuat dia gelisah.
“Iya, tapi kenapa kamu bertanya seperti itu, tidak seperti biasanya kamu merasa tidak nyaman,”kata Meri yang melihat waja Leo yang gelisah.
“Aku tidak tahu hanya saja dia seperti bukan anak yang baik,”kata Leo.
Meri hanya tersenyum mendengarnya sampai mereka menyelesaikan makan siang mereka. Tapi Leo yang masih gelisah hanya bisa memberitahukan kepada Tarkam kakak Meri soal apa yang terjadi di kampus. Leo yang sudah memberitahukan kepada Tarkam kalau ada undangan untuk Meri. Sampai Leo mengatakan kalau undangan itu darai Bela adik Meri saat di keluarga Bram.
Tarkam yang saat itu sedang selasai rapat mendapatkan pesan masuk dari Leo. Tarkam yang membaca pesan itu sampai dia menyuruh orang lain tentang undangan pernikahan Bela dan Aji. Karena Tarkam yang harus berhat-hati saat ada kejadian yang membuat Meri tidak senang. Apa lagi undangan itu datang setelah musuh mengacaukan kampus Meri.
Tarkam yang sudah menyuruh orangnya untuk mencari tahu pesta pernikahan Bela dan Aji. Hingga dia mendapatkan kabar dari medan perang kalau persediaan mereka sudah datang dan musuh bermunculan. Tapi mereka sudah masuk perangkap yang sudah disiapan. Sampai semua selesai mereka tidak bisa kembali ke negaranya. Karena banyak sekali yang tidak sesuai dengan ekspentasi tentara elang hitam. Jumlah tentara serigala hitam yang sudah berkurang karena musuh datang, rencana strategi mereka yang sudah di curi, jumleh persediaan yang tidak sesuai di tambah lagi dengan stok persediaan senjatah di tutup total oleh pemerintah. Tidak hanya itu ssaja baru ini di temukan mata-mata dalam markas yang membuat mereka herus menyeleksi semua anggota tentara serigala hitam yang ada di posko.
Tarkam yang sudah membaca pesan itu hanya bisa memberitahukan kepada Izam tapi dia ingin bertemu langsung dengan orangnya. Untuk membicarakan masalah yang harus mereka tangani bersama dengan pihak yang bekerja sama.
“Buat janji dengan Izam besok,”kata Tarkam yang masuk ke dalam ruangan kerjanya.
“Saya mengerti,”ucap sekertarisnya.
Setelah agenda besok sudah disetujui oleh Tarkam. Hingga di tempat lain dimana medan pertempuran Tora dan rekan yang lain sedang menyelesaikan tugas dengan persediaan yang sedikit. Tapi belum lama mereka sudah kehabisan persediaan makanan bantuan darai perusahaan M dengan jumlah anggota yang datang membantu memulihkan kondisI.
__ADS_1
Tapi masalah yang lain datang dengan kemunculan mata-mata yang masuk dalam kelompok mereka. Tapi setelah diselidiki oleh Tora dan anak buah Tarkam mata-matanya berasal darai pihat tentara serigala hitam. “Bagaimana sekarang?,”ucap anak buah Tarkam.
Tora yang sedang berpikir hanya bisa menuggu jawaban dari Tarkam.”Kita tunggu Tarkam saja bagaimana bagusnya,”ucap Tora yang sudah memutuskan.
“Tapi untuk berjaga-jaga kita menggunakan strategi dua arah palsu dan asli untuk melabuhi musuh,”kata Tora.
Setelah semua dipersiapkan Tora dan anak buah Tarkam melanjutkan memantau pergerakkan musuh yang di bagi menjadi dua bagian. Tora yang ada di dalam sedangkan anak buah Tarkam ada di luar posko. Anak buah Tarkam yang hendak ingin keluar dari tendak mengingat sesuatu tentang persediaan senjata dan makanan.
“Apa persediaan kita sudah datang?,”kata anak buah Tarkam.
“Seharusnya hari ini sudah sampai,”kata Tora yang memastikan data tanggal pemasokan. Tora yang sudah melihat datanya langsung pergi dari tenda untuk melihat apa sudah datang belum persediaan mereka. Saat hendak ingin pergi mereka berdua melihat mobil yang berlambang perusahaan M.”Mereka sudah datang,”ucap Tora.
Semua tentara membantu mengangkat kota yang ada di dalam. Sedangkan Tora yang melihat orang tidak asing.”Erik kenapa kamu ada di sini,bukan seharusnya kamu ada di penelitian pusat,”kata Tora yang melihat.
Tora membaca pesan yang diberikan oleh Meri yang berisi kalau mata-mata harus diwaspadai tapi manfaatkan mereka untuk mendapatkan informasi musuh. Tora yang sudah membaca pesannya hanya bisa melihat Erik.
“Kenapa kamu melihatku apa rindu denganku,”kata Erik yang menghempaskan rambutnya.
Tora yang melihat sikap Erik membuat dia merasa mual dan pergi meninggalkan Erik sendirian. Tapi Erik yang ada di belakang mengikutinya dan menepuk punggungnya.”Janganlah marah aku hanya bercanda saja. Ada hal yang ingin aku diskusikan dengan kamu,”kata Erik yang berubah suasana.
Tora yang merasakan aura Erik hanya membawa dia ke tenda untuk berbicara.”Apa yang ingin kamu bicarakan,”ucap Tora,
“Apa mata di sini adalah anak buah Andre,”ucap Erik yang langsung ke inti permasalahannya.”Iya apa di tempat kamu juga sama,”kata Tora yang menebak.
__ADS_1
Erik hanya menghela nafas sementara Tora yang melihat wajah Rik hanya bisa berkata,”Apa yang mereka lakukan sampai kamu memperlihatkan wajah asli kamu.”
“Kamu ingin tahu mereka melakuakn eksperimen racun daun kalajengking,”kata Erik.
“Daun kalajengking itu bukan tanaman yang ada dipulau langka dan menggandung racun yang mematikan walaupun hanya sedikit saja,”kata Tora.
“Itu benar di tambah lagi mereka melakukannya di pusat penelitian,”kata Erik.
“Jika seperti itu bukan sebagian dari rekan penelitian sudah habis. Di tambah lagi pusat penelitian ada tempat Meri mengumpulkan informaso berbagai tanaman. Jika mereka sudah bisa mengakses itu bukan akan menjadi merepotkan,”kata Tora.
“Itu yang aku pikirkan. Tapi respon yang diberikan oleh Meri sangat santai,”kata Erik.
“Apa maksud kamu sangat santai,”ucap Tora.”Apa dia tidak perduli dengan penelitian pusat,”kata Tora lagi.
“Kurasa tidak karena penelitian pusat menjadi beberapa bagian. Khusus dan biasa. Yang dimasukan mata-mata adalah penelitian biasa bukan penelitian khusus. Jika ada yang masuk dalam penelitian khusus akan menjadi bencana besar bagi rekan penelitian,”kata Erik menjelaskan.
“Memangnya apa yang akan terjadi jika dimasukkan mata-mata pihak musuh,”ucap Tora yang tidak tahu.
Erik melihat ke arah Tora dengan tatapan curiga.”Kamu benar tidak tahu,”ucap Erik.
“Benar,”ucap Tora sampai memikirkan perilakuk Meri kalau yang buruk dan disukai diambil dan dihancurkan pada saat yang sama. Setelah memikirkanya Tora beru merinding memikirkannya.”Aku tahu sekarang,”ucap Tora yang merasa dingin disekitarnya.
“Tapi bagaimana mereka bisa menyusup ke penelitian pusat,”kata Tora. Erik yang jga tidka tahu kenapa mereka bisa memiliki akses masuk ke penelitian pusat. Sampai Erik mendapatkan pesan dari penelitain pusat harus segera datang.
__ADS_1
“Kurasa sampai di sini saja pembicaraannya. Aku harus kembali ke tempatku,”kata Erik.”Ok,,”ucap Tora yang tidak mengantar kepergian Erik dari medan perang.