
Leo yang sudah memberitahukan kepada dosenya kalau lokasi tetap sama hanya saja di pemeran kedua ini mereka berdua diluar arena terbuka. Meri bersama tiga orang mulai mendekor tempatnya setelah bangunan pameran awal dihancurkan. Meri yang memanggil rekannya unruk membuat tenda yang terbagi tenda tamu, dekorasi, ruang tunggu dan ruang rias.
Setelah semua di siapkan dan kursi dan panggung sudah di posisinya. Sementara dekorasi suasana yang sedang dalam perencanaan pembuatana. Gay yang mencari tahu apa yang sedang terjadi dan siapa yang melakukannya menghubungi anak buahnya.
Tapi hasil nihil anak buah Gay dan Izam yang memantau kondisi pemeran tidak ada kabar. Sampai mereka menyuruh anak buah yang lain untuk mencari keberadaan mereka sekarang.Meri dan Leo yang sedang kerja lembur bersama dengan kedua kakaknya dan Izam. Sementara busana mereka yang belum dibawa di dalam gedung masih aman.
“Apa mereka berencana menghancurkan busana yang akan dipamerkan,”kata Jaksen.
“Tidak tahu, tapi apa yang mereka inginkan tidak akan bisa terjadi. Karena busana tidak ada dalam bangunan itu,”kata Leo yang menunjuk. Setelah mereka di intograsi oleh polisi untuk mendapatkan informasi apa yang sedang terjadi. Mereka kembali ke posisi untuk memulai mengerjakan tugas yang belum selesai. Hingga pagi datang mereka yang sudah menyelesaikan tugas mereka masing-masing. Kembali menyiapkan keperluan pameran dan lelang busana yang akan dilakasanakan pada pagi itu.
Tamu datang silih berganti mereka yang mengunjungi pameran sangat terkekut dengan apa yang sednag terjadi. Bangunan yang awal mereka masuki telah hancur, tapi pameran tetap berlangsung di luar arena terbuka. Waktu itu Bela dan Rika datang hanya bisa menyembunyikan senyum mereka bersama dengan keluarga Bram.
“Apa mereka kira pameran ini akan bisa berjalan dengan lancar,”uca[ Rika.
“Kita lihat saja. Tapi siapa yang berni melakukan ini semua,”ucap Bela yang tidak tahu. Rika yang diam-diam menyembunyikan kalau dia menyuruh orang untuk mengacaukan semua kegiatan Meri. Tapi dia tidak tahu kalau mereka bisa membangun tenda diruang terbuka mengantikan di dalam ruangan yang sudah hancur.
__ADS_1
Tapi Rika yang merasa senang hanya menikmati kesusahan Meri. Tapi tanpa di sadari oleh Rika kalau acara yang mereka akan buat akan berjalan lancar dan malah menguntungkan kedua orang tersebut. Para undangan telah tiba dosen Meri dan leo yang juga terkejut akan situasi yang dialami oleh mereke berdua.
Tapi hasil yang dibuat oleh mereka berdua akan di lihatkan pada acara pemeran. Akankah pameran Meri dan Loe berjalan dengan apa yang mereka inginkan. Satu jam telah berlalu Meri dan Leo yang ada di tenda rias menyiapkan modelnya.
Untuk busana pertama hari kedua desainer Meri dan Leo. Busana pertama ini adalah busana wanita yang memiliki ciri khas yang sama dengan warna yang berbeda dengan keindahan yang diberikan sesuai dengan ke khasan desainer. Meri yang memperlihatkan busana wanita dengan warna motif keindahan bunga yang bermacam-macam.
Leo yang memperlihatkan keindahan busana dengan keindahan dengan warna yang sama dengan buah yang memancarkan keindahan dan kesegaran dalam busana yang dibuat. Model keduanya yang berjalan bersama memperlihatkan keindahan dari kedua busana yang segar, indah, menawan, kecantikan yang dipancarkan oleh sepeguna pakaian.
Semua penonton yang melihat sangat terkejut dengan busana pertama yang ditampilkan. Setelah model melihatkan keindahan pakaian yang dikenakan dimulailah pembawa acara memberitahukan. Kalau pakaian yang dipakai oleh model akan di lelalang hari ini dengan harga awal 1 juta untuk kedua pakaian.
Semua tamu dan penonton yang melewato striming sangat terkejut dan berantusias untuk membeli. Tawaran pertama yang diberikan adalah 1,5 juta ada yang naik 2 juta sampai pada titik akhir tawaran ang diberikan untuk satu pakaian adalah 5 juta dan 6 juta. Selesai dilelang model kembali ke belakang pangung karena akan dilanjutkan model kedua.
Semua yang melihat sangat takjub apa lagi suasan yang cerah berubah menjadi gelap dengan cahaya yang pas untuk model untuk memperlihatkan pakaian yang dikenakan. Rika yang tidak menyangka akan kelancar ini membuat dia menggigit ujung jarinya. Dengan hati yang berkata,”Tidak mungkin ini bisa seperti ini. Bagaimana kerjaan orang itu tidak becus, harusnya pakaian yang dibuat oleh mereka berdua sudah hancur dalam runtuhan bangunan.”
Bela yang melihat juga tidak menyangka kalau pakaian yang dibuat oleh Meri sangat indah dan berkelas. “Bagaimana bisa pakaian yang dibuat oleh Meri begitu memukai. Diakan tidak memiliki bakat atau ketrampilan,”ucap Bela dalam hati.
__ADS_1
Bela dan Rika yang merasa kalau ada perubahan yang dimiliki oleh Meri sebelum dia ada di keluarga Bram. Sementara suasana para tamu yang melihat ingin segera mengeluarkan untuk kedua pakaian yang di tunjukkan. Satu persatu dari penonton dari luar negeri yang sudah berkomentar dan ikut dalam lelang.
Sampai pada tawaran yang diberikan oleh pembawa acara kalau pakaian yang kedua ini akan dihargari 2 juta untu harga awal. Yang ingin memiliki satu gaun ini mereka harus bisa bersaing dengan para tamu yang lain. Dimana mereka sangat semangat untuk membeli pakaian yang di buat oleh Meri dan Leo.
Karena pengalaman mereka berdua yang menjual pakaian lewat lelang membuat hasil yang tidak terduga. Sampai pakaian keduanya terjual dengan harga 10 juta untuk kedua pakaian. Selesai dengan peragaan busana kedua dilanjutkan busana ketiga.
Busana yang memberikan kesan malam dengan suasana siang hari yang cerah. Busana yang dibuat oleh Meri adalah busana pria yang memperlihatkan ketampanan sang pemakai dengan aura yang tegas dan berkelas. Untuk Leo yang memperlihatkan pakaian wanita yang bermotif yang dipadukan dengan warna polos yang tidak terlalu mencolok.
Busana keduanya yang memperlihatkan kegagahan sang pria yang memiliki cinta yang tulus dan menerima apa adanya wanita. Dalam kondisi dimana wanita yang biasa dan tidak suka dengan kekayaan. Terlihat pada model ketiga ini, penonton yang sangat berinspirasi dengan karya yang dibuat.
Sampai di tahap dimana pakaian di lelang langsung ada yang menawarkan harga 25 juta untuk kedua pakaian yang diperlihatkan. Setelah diel dengan tawaran akhir ini dilanjutkan dengan pakaian ke empat.
Tapi sebelum dilanjutkan ke pakaian ke empat ini mereka jeda untuk beristirahat. Karena dengan apa yang diperlihatkan oleh desainer akan membuat mata mereka tidak bisa berpaling. Meri dan Leo yang senang dengan hasil busana yang sudah diperlihatkan oleh mereka.
“Tapi menurut kamu akankah mereka akan muncul,”ucap Leo.
__ADS_1
“Siapa yang kamu maksdukan Leo?,”kata Meri.
“Siapa lagi kalau yang mengacaukan pameran kita,”kata Leo. Meri yang terdiam sambil melihat para tamu hingga Meri melihat ke arah keluarga Bram yang ada Bela dan Rika dengan wajah tidak biasa.