
Leo yang tahu kalau Tika ingin kakaknya membuatkan baju untuknya dari kain yang mereka beli. Leo hanya tersenyum melihat Tika yang manja untuk dibuatkan baju untuk dirinya. Leo akan membuatkan baj untuk Tika. Sampai mereka berdua keluar dari toko melihat kerumunan yang pergi berlari menjauh.
Tika yang melihat apa yang terjadi dihalangi oleh Leo karena dengan sikap mereka larik. Pasti ada sesuatu yang tidak biasa. Dimana mereka sedang menyelamatkan diri. Tapi Leo yang tidak tahu hanya bisa terdiam. Tapi adik perempuannya penasaran dan mencoba melepaskan tangan Leo.
“Jangan pergi itu berbahaya,”kata Leo dengan tajam.
“Tapi kak aku penasaran dengan mereka kenapa berlari,”kata Tika.
“Jika kamu ingin tahu. Kamu bisa bertanya kepada salah satu orang yang berlari,”kata Leo.
Leo yang menghentikan satu warga yang juga belarI. Leo yang bertanya kepada warga tersebut apa yang sedang terjadi kenapa mereka semua berlari. Setelah dijelaskan kalau ada yang berkelahi dari arah mereka berlari. Leo yang tidak tahu siapa yang berkelahi hanya bisa menabak.
“Apa yang berkelahi adalah pendatang baru dengan pemuda dari daerah sini,”kata Leo.
“Itu benar. Sebaiknya kalian jangan kesana selamatkan diri kalian saja dulu. Karena mereka berkelahi sampai sini. Karena ada yang kabur,”kata Warga yang juga ikut berlari.
Leo yang berterima kasih melepaskan pegangan warga yang menjadi informasinya.”Apa kamu sudah dengar Tika,”kata Leo.
Tika hanya menganggukan kepalanya dan mereka juga berjalan menjauh dari kerumunan. Tapi saat mereka melewati jalan pintas mereka bertemu dua orang yang sedang beraduh tinju. Tika yang ada dibelakang juga melihatnya. Leo yang melirik kebelakang melihat Tika yang mulai takut.
Leo yang mencari jalan lain untuk menghindari benturan melihat jalan terbuka menuju ke atas gedung. Leo yang mendendong Tika sambil berkata pegangan dengan erat kita naik ke atas.Tika yang yang tidak tahu harus naik bagaimana. Hanya bisa melihat kakaknya sambil memeluk kakaknya sampai Leo mulai melompat darai satu pijakan satu ke pijakan lain dengan imbang. Sampai merek bedua sampai diatas gedung. Leo yang menurunkan Tika dan melihat dari atas gedung perkelahian yang sudah mulai ramai.
Tika yang melihat dari atas merasa takut dan menegangkan dengan mereka yang dibawah. Tidak hanya ornag biasa yang menjadi korban tapi toko yang ada disekitarnya juga ikut terlibat. Setelah beberapa mereka berdua melihat sekelilingnya datanglah petugas patroli yang menangani perkelahian tersebut.
Tapi hasilnya tidak sesuai dengan harapan mereka. Karena mereka juga mendapakan imbas dari keduanya. Sampai terjadi perkelahian yang tidak terduga. Tika yang memegang tangan Leo dengan erat.
“Jangan khwatir mereka akan segera ditangani oleh pihak khusus yang memantau dari perusahaan M di negara L,”kata Leo.
__ADS_1
“Bagaimana kakak tahu kalau mereka akan menyelesaikan perkelahian itu,”kata Tika yang sedikit tidak percaya.
“Nanti kamu juga akan tahu setelah melihat sampai akhir,”ucap Leo.
“Apa kita akan disini saja?,”kata Tika.
Loe yang mengangkat kedua tangan sambil melihat ke sekeliling. Tika yang juga ikut melihat hanya bisa tersenyum. “Aku mengerti?,”ucap Tika yang sadar kalau mereka ada di atas gedung dan tidak ada jalan. Karena jarak gedung satu dengan gedung lain lumayan jauh. Tapi Tika kembali melihat kakaknya.”Tapi kakak bisa melompat dari gedung ini ke gedung sana,”ucap Tika.
“Kakak memang bisa, tapi kamu bisa tidak,”kata Leo.
“Kakakkan gendong aku, untuk apa aku melompat,”kata Tika.
“Kamu berat Tika. Kalau kamu mau menurunkan berat badan kamu mungkin bisa kita melompat ke sana,”ucap Leo sambil menunjuk.”Apa maksud kakak aku gendut gitu,”ucap Tika sambil menedeng tanganya ke pinggang sambil melihat ke arah kakaknya.
Leo hanya tersenyum saja sampai dia mencari sesuatu untuk mengalihkan perhatian Tika. Sampai Loe melihat mobil yang datang,”Tika lihat itu.”
Tika yang melihat ada mobil dan di tambah lagi dia melihat halikopter yang menurunkan beberapa orang. Tika yang tidak tahu siapa mereka bertanya kepada kakaknya. “Mereka adalah anggota khusus dari perusahaan M. Bukan tadi aku sudah jelaskan kepada kamu. Kalau ada yang menangani mereka di bawah,”kata Leo.
“Jadi itu mereka,”ucap Tika. Mereka yang sedang asik dari belakang datang seorang yang juga dari anggota khusus. “Kalian sedang apa di sini. Apa hanya ingin membuat konten saja,”kata anggota khusus sniper.
“Tidak kami hanya ingin menghindari dari perkelahi saja. Hanya tempat ini saja yang aman,”kata Leo menjelaskan dengan bahasanya.
Anggota khusus yang sudah mempersiapkan diri dari belakang untuk membantu rekan mereka yang ada digaris depan. Setengah darai warga negaranya yang sudah ditangani. Tapi saat mereka selesai dengan warganya sendiri datang lagi musuh yang juga ikut dari perkelahian dari pihak lain.
Mereka yang tidak terima memukul anggota khusus tersebut. Sampai ada di antara mereka mulai menyerang dari jauh dengan pistol air. “Kenapa tidak menggunakan peluru asli kenapa harus menggunakan air,”kata Tika.
“Kamu ingin membunuh orang Tika,”ucap Leo yang memukul punggung adiknya.
__ADS_1
“Aduh sakit kak,”ucap Tika.
“Kenapa apa ada yang salah dengan apa yang aku ucapkan,”kata Tika.
“Kamu tidak salah. Tapi sebagai warga yang menerima tamu, kita tidak bisa membunuh orang begitu saja. Ada prosedur yang harus ada untuk si pelaku,”kata Leo. Tika yang sudah tahu hanya bisa melihat semua diselesaikan setengahnya. Tapi dari tatapan Tika ada yang aneh sampai dia melihat ke arah Kakaknya.
“Dimana petugas keamanan dari negara kita kak. Kenapa hanya ada dukungan saja yang membantu,”kata Tika.
“Itu kakak tidak tahu, jangan tanya kakak,”ucap Leo. “Tidak bertanggung jawab,”ucap Tika.
“Siapa yang kamu maksudkan,”kata Leo.
“Pemerintahlah. Lalu siapa lagi yang mengizinkan mereka masuk ke dalam negara kita,”kata Tika.
Leo yang mendengarnya hanya bisa terdiam sambil tersenyum. Sampai anggota khusus yang diam-daim mendengarkan juga ikut tersenyum tanpa mereka ketahui. Satu jam telah berlalu mereka semua sudah menggerai pertikaian. Tika yang melihat kerusahan yang terjadi sangat membuat Tika prihatin.
“Dunia telah berubah,”kata Tika.”Apa yang sudah berubah dari dunia ini Tika,”kata Leo yang merasa ucapan Tika ada maksud yang lain.
“Perang kak,”kata Tika.
“Perang antara dalam negara dan luar negara,”kata Leo yang menambahkan sedikit kata-kata penyambutan yang tragis untuk negaranya.
Leo yang melihat sekitarnya sudah diatasi mengajak Tika untuk turun. Tapi Tika yan tidak tahu harus turun dari mana. Sampai Leo berjalan ke arah pintu. Tika yang melihat kakaknya sudah membuka pintunya mengikutinya bersama dengan anggota khusus yang sudah selesai dari tugasnya. Leo dan Tiga yang dikuti dengan anggota khusus sniper berjalan menuruni tangga menuju lantai dasar.
Leo yang melihat sekeliling yang berantakan habis ada badai hanya bisa terdiam dan menghela nafas. Sementara Tika yang melihat merasa kasihan sampai ada korban dan pembantaian yang sudah terjadi.
“Kakak,”ucap Tika yang berhenti.”Ada apa,”kata Leo yang menoleh ke belakang.
__ADS_1