Rahasia Meri

Rahasia Meri
RM 90


__ADS_3

Meri yang ingin tahu kondisi Si kembar bertanya kepada Jaksen yang sudah melihat kondisi mereka. Apa lagi setelah penyerangan waktu itu sistem keamanan di kota ini sudha di perketata oleh pasukan khusus.


Jaksen hanya mengatakan kalau mereka berdua sudah membaik. Tapi mereka bisa masuk jebakan karena satu insiden yang membuat mereka ingin cari tahu. Tapi hasilnya salah satu dari si kembar masuk perangkap musuh yang membuat mereka tidak bisa mencari informasi.


“Informasi apa yang mereka cari,”kata Meri.


“Informasi cinta dua bersaudara yang masuk dalam perangkap buaya,”kata Jaksen. Meri yang sedang berpikir ucapan Jaksen sedikit ke arah perselingkuhan antara satu keluarga tersembunyi.


“Jadi mereka terjebak saat mencari itu. Tapi bagaimana mereka bisa memasukkan Rika yang tidak memiliki apa-apa untuk bergabung. Apa ini ada kaitannya dengan Bela mengandung anak Jack,”kata Meri.


“Itu bisa jadi. Tapi itu hanya sebagian dari infomasi yang didapatkan. Kita harus mencari lebih banyak lagi,”kata Tarkam.


Sementara di tempat Leo yang sudah selesai membereskan semuanya adiknya yang masih didekatnya melihatnya.”Dik apa kamu baik saja,”ucap Leo yang melihat Adik perempuannya.


Tapi sebaliknya rekannya Leo yang tidak tahu kalau Leo memiliki adik perempuan hanya menebak saja.”Apa dia pacar kamu Leo?,”ucap rekan Leo.


“Pacar siapa yang kamu maksudkan,”kata Leo yang melirik ke arah rekannya.


“Didepan kamu itu,”kata Rekan Leo. “Dia adalah adik perempuanku Tika,”kata Leo.


“Apa?,”ucpa rekan Leo yang tidak percaya.”Dia adik kamu. Aku tidak tahu kalau kamu memiliki adik perempuan,”ucap rekannya.


“Memang aku tidak pernah membicarakan Tika kepada siapa-siapa,”ucap Leo.


“Kakak dia siapa?,”kata Tika. “Dia adalah Gay rekan kaka. Kamu tidak usah takut dengan dia. Dia rekan kakak,”ucap Leo menjelaskan.


Tika yang sudah tahu hanya bisa mempercayai kakaknya tapi melihat semua ini Tika hanya bisa bertanya kepada kakaknya.”Bagaimana jika kita pergi dari tempat ini sebelum polisi datang?,”usul Tika.


“Itu ide yang bagus,”ucap Gay. Mereka bertiga yang sudah keluar dari banguan tua tanpa mereka sadarai ada mobil hitam yang sudah menuggu mereka bertiga. Leo yang melihat merasa tidak asing dengan mobil hitam yang ada depannya.


“Apa urusan kamu sudah selesai Leo,”ucap Sopir Meri.


“Pak sopir,”ucpa Leo yang terkejut.

__ADS_1


“Kmau tidak usah waspada. Aku hanya ingin memberikan ini kepada kamu saja,”kata Sopir yang memberikan kunci kontrakan.


“Apa ini?,’kata Leo yang sudah mengambil kuncinya tapi dia tidak tahu kunci apa.


“Itu konci kontrakan di wilayah xz dekat kampus. Nona berpesan kepada saya untuk memberikan kunci itu kepada kamu. Sebaiknya kamu segera pindah dari rumah lama kamu ke kontrakan itu agar adik kamu bisa aman. Wilayah itu tempat yang aman untuk kamu tinggali jika kamu sudah melunasi utangnya. Untuk biaya kontra kamu bisa bertanya kepada penghuni kontrakna yang juga teman nona,”kata sopir menjelaskannya.


“Tapi kenapa dia memberikan ini. Apa dia tahu siapa aku?,”ucap Leo.


“Nona tahu atau tidak itu bukan urusan kamu bukan. Yang penting adik kamu baik saja itu saja,”ucap Sopir yang masuk ke dalam mobil. Tapi sebemul sopir pergi dia berkata,”Kamu tidak usah khawatir dengan mereka yang terluka mereka akan ditangani oleh pihak kemananan dari perusahan M. Jangan lupa besok kamu harus menemui nona untuk berkerja.”


“Aku tahu,”ucap Leo yang merasa ada yang ganjil.


“Siapa yang dia maksud Leo,”ucap Gay.


“Apa dia teman kakak yang bernama Meri itu ya kaka. Yang selalu memberi kita makanan yang enak,”ucap Tika.


Leo hanya bisa tersenyum dan melanjutkan perjalanan mereka menuju rumah yang sudah tidak layah untuk dihuni.”Kamu tinggal di sini Leo,”kata Gay yang tidak percaya.


Leo yang masih berpikir dengan dia memegang kunci yang diberikan oleh Meri. Leo yang tidak tahu harus berbuat apa hanya bisa tertunduk. Sedangkan adiknya Tika yang tahu kalau kakaknya sedang bimbang hanya memberikan masukkan untuk meringankan pikiran kakaknya.


“Jika kakak percaya dengan teman kakak. Kenapa tidak terima saja,”ucpa Tika.


“Yang kamu maksudkan tentang kunci kontrakan kamua dapatkan dari sopir tadi,”ucap Gay.


“Apa kamu tidak keberatan jika kita pindaha Tika,”ucap Leo yang sedikit ragu. “Aku akan ikut kakak dimana kakak berada. Jadi jangan khawatir karena kakak aku masih ada di sini,”ucap Tika yang tersenyum.


“Adik kamu pengertian. Terima saja kemasi barang kamu aku bantu kamu pindahan,”ucap Gay.


Setelah berunding mereka berdua mengemasi barang yang bisa dia bawa ke kontrakan baru. Sementara itu Tea yang mendapatkan pesan dari Meri kalau ada anggota baru yang akan mengisi rumah di sebelahnya.


Tea yang saat itu bersama dengan Bita dan Jeremi dan tunangannya juga ikut membaca pesan darai dari Meri.”Menurut kamu siapa yang akan datang,”ucap Jeremi.


“Meri itu banya sekali rahasianya membuat kita penasaran. Tapi tidak boleh terlalu jauh untuk mencari tahu,”kata Bita.

__ADS_1


“Itu benar. Dia juga khawatir dengan kita bukan,”ucap Tea.


Leo bersama dengan Tika yang sudah mengemasi barangnya mulai pindah ke kontrakan baru dengan bantuan Gay.”Dimana teman kakak,”ucap Tika yang sudah selesai merapikan barang yang akan di bawa.


“Aku di sini baru saja mengambil mobil. Apa ini saja barang yang akan dibawa ke kontakan baru,”ucap Gay.”Iya,”kata Leo. Gay yang membantu mereka membawa barangnya masuk ke bakasi mobil milik Gay. Sampai selesai memasukan semua barang mereka bertiga pergi ke kontrakan di wilayah xz.


Di perjalanan menuju kontrakan Gay yang masih penasaran dengan teman yang dimaksudkan oleh Leo tadi bertanya.”Siapa Meri itu Leo?,”kata Gay.


“Teman satu jurusan dan satu anggkatan,”kata Leo dengan singkat.


“Jadi maksud kamu dia adalah teman kampus kamu. Tapi ada sedikit ada yang aneh, bagaimana dia bisa tahu tentang kamu,”kata Gay.


“Mungkin saja karena kedua kakak dia,”kata Leo yang juga merasa ada yang ganjil dengan semuanya. Tapi dia hanya bisa menuggu samapi dia berkata. Sampai mereka bertiga sampai di kontrakan yang dimaksudkan.”Apa kita sudah sampai?,”ucap Tika yang tersenyum.


“Iya kita sudah sampai,”ucap Gay yang sudah memakirkan mobilnya. Gay yang sudah keluar bersama dengan Leo dan dilanjutka oleh Tika.”Suasana tempat ini sedikit nyaman,”kata Leo.


“Itu benar,”kata Gay. Tika yang melihat kontrakannya dan diikuti oleh Leo bersama dengan Gay. “Kak yang mana rumah kita,”ucap Tika yang melihat. Leo yang meloihat kuncinya yang tertulis no 2456. “Yang mana kak,”ucpa Tika lagi.


“No 2456,”kata Leo. Tika yang sudah menemukannya langsung berkata,”Di sini kak.”


Leo dna Gay yang menuju tempat Tika di depan rumah baru Leo membuka pintunya dnegna kunci yang diberikan. Leo yang sudah membuka pintunya dan masuk bersama dengan mereka berdua.”Sagat luas,”ucap Tika.


“Iya, pasti mahal,”kata Leo.


Tea yang bersama dengan temannya yang mendengar keributan di luar membuka pintu dan melihat penghuni baru yang baru saja dikatakan oleh Meri.


“Tidak mahal kok,”ucap Tea dari belakang mereka.


“Siapa?,”ucap Leo yang menoleh. “Kamu pasti tetangga baru yang akan menyewa rumah ini ya,”kata Tea.


“Iya kamu,”kata Leo yang tidak kenal.”Aku Tea rumah sebelah. Meri sudah memberitahukan kepadaku kalau ada penghuni baru yang akan datang,”ucap Tea.


“Tea halo. Aku Leo  dia adikku Tika dan dia teman saya Gay,”ucap Leo menjelaskan.

__ADS_1


__ADS_2