
Leo yang sedang berpikir tentang beberapa hari ini dengan wajah yang kesal. Tapi John yang meliha tidak suka sampai mereka saling menatap satu sama lain. Meri yang sudah berjalan ke arah mobil yang menabrak mobil lain bersama dengan Jesi.
“Tapi bukan aneh jika ada kecelakaan di tempat ini,”kata John yang kembali fokus melihat sekitarnya.
“Apa yang kamu katakan memang benar, hanya tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi nanti. Jika kita ke sana. Apa lagi semua terlihat tidak berdaya,”kata Leo yang melihat ke depan.
“Tidak berdaya apa maksud kamu,”kata John yang tidak mengerti dengan jalan pikiran Leo.
“Liihat ke depan, siapa mereka,”kata Leo yang masih melihat kejauhan. John yang melihat ke depan dan melihat suatu hala yang tidak harusnya mereka hadapi.
“Bukan itu adalah blok jalan dilarang masuk. Apa terjadi masalah di depan. Tapi kenapa ada celakaan di depan kita,”kata John sambil berpikir.
Meri dan Jesi yang sudah melihat kondisi mobil tidak menemukan siapa-siapa. Hanya ada mobil saja dan karena penasaran mereka berjalan lebih ke depan untuk melihat apa yang sedag\=ng terjadi. Sampai Meri mendapatkan pesan dari Erika kalau ada satu wilayah ayang akan dikaratin akarena wabah virus penelitian yang tidak di kenal.
Meri yang sudah membaca pesan itu membalas pesan wilayah mana yang dikaratina. Sambil menuggu mereka masih berjalan sedangkan Leo dan John yang masih di belakang.
“Kenapa mereka lama sekali,”kata Jesi yang menoleh ke belakang. “Sudh lah untuk apa kamu ribut degan mereka. Asalkan mereka menyusul saja itu sudah baik bukan,”kata Meri.
“Kamu terllau baik dengan mereka Meri,”kata Jesi.
“Baik dari mana,”kata Meri yang tidka tahu kalau dirinya juga tidka baik kalau dia memikirkan dengan baik-baik.
“Tunggu apa kamu merasa tersinggung dengan apa yang aku katakan,”kata Jesi.”Tidak,”ucap Meri. Tidak lama mereka berjalan ada petugas datang menghampiri mereka.”Maaf nona anda dlarang masuk lebih jauh lagi,”ucap Petugas yang menjaga pintu jalan masuk kota.
“Kenapa kita tidak boleh masuk,”ucap Leo darai belakang.
“Itu karena ada virus yang mneyebabkan kota ini lumpuh kami sedang menyelidiki penyebabnya. Jadi untuk siapa saja dilarang masuk,”kata petugas.
“lalu mobi didepan itu apa,”kata Jesi.
__ADS_1
“Itu hanya mobil bekas kecelakaan yang kami ambil di pembuangan saja. Bukan kecelakaan sebenarnya,”kata Petugas.
“Jadi kami tidak bisa masuk ya,”kata Meri.
“Itu benar,”kata Petugas.”Sayang sekali tidak bisa mencari kain di tempat itu. tapi virus apa yang menyebabkan jalan masuk di tutup,”kata Meri yang berpura-pura tidak tahu.
Leo yang melihat sikap Meri yang sedang berakting hanya bisa terdiam saja sampai kami kembali ke belakang. Karena tidak bisa masuk ke dalam hanya bisa mencari tempat lain.”Sekarang kita pergi kemana,”ucap John.
Meri yang sedang berpikir sampai di samping mobil Meri mengirim lokasi toko yang akan di kunjungki. "“Kita pergi ke tempat itu,”kata Meri yang masuk ke dalam mobil. Le yang sudha masuk ke dalam dan menuggu mereka tidak lama menit Leo sudah menuggu mereka semua sudah masuk. John mula memutar kembali mobilnya dan pergi ketempat yang sudah di kirim lokasinya kepada Meir.
“Tapi bukan aneh jika da virus di tempat seperti ini. Pasti ini adalah ulang orang lain hanya untuk mendapatkan ketenaran saja,”kata Jesi.
“Itu bisa jadi,”kata John.
“Untuk apa kita urusin orang lain yang tidak memiliki hati,”kata Leo.
Di perjalanan menuju ke tempat tujuan mereka saling berbincang sampai pada topik dimana mereka melihat hal yang aneh terjadi.”Ada apa lagi ini?,”ucap John.
“Lihat saja kedepan,”kata John.
“Itu bukan kecelakaan atau jalan di tutup tapi musuh yang datang meminta nyawa kita untuk di kembalikan,”kata Jesi.
“Menurut kalian hari ini hari apa kenapa selalu saja ada masalah hanya ingin mencarai kain saja,”kata Leo yang bersandar di kaca mobil.
“Kamu kenapa Leo,”ucap Meri yang tersenyum.
“Sekarang mau bagaimana lagi. Jika mereka menghadang dan bagaimana belakang kita apa masih aman,”kata Meri.
“Belakang masih aman. Cari tempat lain saja apa,”kata John.”Tidak masalah kita cari tempat lain saja. ayo kita putar balik sebelum mereka melihat kita,”kata Meri.
__ADS_1
Mereka kembali putar balik dan lokasi berikutnya sudah Meri kirim lokasinya. Perjalanan mulus tanpa musuh tidak tahu kalau mereka baru saja menjauh dari mereka.”Mereka tidak mengikuti kitakan,”kata Jesi.
“Tidak, masih aman,”kat john yang mengemudi.
“Apa tempat berikutnya kita aman,”kata Leo.”Kurasa aman tidak mungkin mereka datang hanya untuk mengganggu kita,”ucap Meri.
“Iya tapi kenapa mereka selalu datang. Apa yang mereka cari sebenarnya,”ucap Leo.
“Aku juga tidak tahu, tapi aku sudah mendapatkan kabar kalau dua keluarga tersembunyi dan organisasi Harimau yang di pimpin oleh Jack sudah mulai bergerak. Mungkin saja itu yang menyebabkan mereka berdatangan,”kata John menjelaskan.
“Tapi mereka berlebihan bukan datang setaip kali kita pergi,”kata Leo.
“Apa yang kamu katakan memang benar. Tapi mau bagaimana lagi mereka bukan orang yang bisa kita ajak mengobrol dengan baik,”kata Meri. Di perjalanan yang mulus mereka sampai di tempat yang di tuju. Mereka berempat keluar untuk meliha kalau semua aman. Setelah selesai dengan pengamatan mereka. Meri dan Leo mulai berjalan di tempat yang sama dan mencari kain untuk mereka gunakan sebagai bahan.
Karena di toko di hari pertama mereka cari tidak menemukan bahan yang cocok dengan yang mereka inginkan. Meir yang sudah masuk ke dalam dan mencari kain yang sesuai sedangkan Leo masih melihat di luar.
Jesi dan John yang melihat mereka sedang fokus hanya bisa meninggalkan mereka untuk mencari sarapan siang.”Kita cari cemilan bagaimana,”kata Jesi.
“Boleh juga,”kata John. Jesi dan John yang mencari makanan berpisah dengan Leo dan Meri yang masih mencari kain. Leo yang melihatnya hanya mengabaikannya karena baru saja dia menemukan bahan yang cocok dengan model yang dia buat.
Leo yang sudah melihat beberapa kali sampai pelayan toko datang membantau Leo untuk mengukur kain yang ingin di beli. Setalah mempekirakan bahan utama yang dibutuhkan Leo hanya membutuhkan 3 meter untuk bahan yang baru saja dia temukan.
Leo yang sudah mendapatkan kainnya dengan harga terjangkau. Masuk ke dalam toko untuk melihat kain pendamping untuk kain utama yang dia dapatkan. Leo yang masuk melihat Meir yang juga sudha menemukan kain yang dia cari. Karena masoh mencari Leo tidak menghampirinya setelah dia melihat ke dalam toko dengan berbagai jenis kain indah dan menawan dengan harga terjangkau.
“Apa kamu sudah menemukan kain yang kamu inginkan Leo?,”kat Meri dari belakang.
Leo menoleh dan melihat ke arah Meri dengan kain yang udah terbeli oleh Meri.”Kamu sudah selesai membelinya,”kata Leo.
“Sudah, kamu sendiri bagaimana?,”kata Meri.
__ADS_1
“Aku masih mencari kain pendukung untuk kain utama yang aku temukan,”kata Leo sambil melihat kembali kain yang dipajang di toko tersebut.