
Meri yang memeriksa nadi Ilham merasa kalau ada racun yang lain dari racun dari peluru seperti racun saraf. Racun yang akan di gunakan untuk melumpuhkan lawan dengan mereka menghancurkan salah satu oragan tubuh. “Apa racun ini sama dengan apa yang didapatkan oleh Ilyas,”ucap hati Meri.
Ilham yang melihat kakak Ipar dengan tatapan santai tapi dengan pikiran yang tidak ada disini. Membuat dia hanya terdiam sementara Ahmad yang melihat langsung bertanya kondisi Ilham kepada Meri soal adiknya.
Meri yang menatap hanya bisa terdiam sampai dia menuju dapur dan mengambill bahan yang sudah ada di depan matanya. Karena bahan untuk membuat obat penawar itu cukup mudah dengan bahany yang mudah didapatkan karena penawarnya tidak terlalu langkah. Jika dia melihat kondisi Ilham yang tidak terlalu kena dampaknya terlalu jauh.
“Minum ini, akan membuat kamu bisa tenang. Sebaiknya kamu malam ini tidur di sini saja karena efek dari minuman tersebut,”ucap Meri yang memberikan teh herbal penawar obat lumpuh.
Ilham hanya menerima tawaran Meri sampai dia meminumnya. Ilham yang sudah meminum merasa dirinya lelah membuat dia langsung tidur begitu saja.”Apa yang kamu lakukan dengan Ilham Meri?,”kata Ahmad.
“Kamu tidak usah khawatir dia hanya tertidur karena obatnya saja,”kata Meri. Setelah wakil preman pergi dan hanya ada Tora, Erik, Erika dan kedua adik Ilyas yang ada dikontrakan Meri. Ahmad yang menceritakan soal kejadian yang menimpa kakaknya.
Setelah Ilyas melakukan operasi yang disarankan oleh Bela kakak mengalami perubahan pada tubuhnya. Awalnya tubuh Ilyas baik saja tapi sampai selesai menjalankan operasi dia mengalami koma yang cukup lama. Bela yang tunangannya tidak pernah menjengungnya sama sekali. Tapi sampai ada kabar kalau Bela membatalkan pertunangan. Ahmad yang mencari tahu dengan berita tersebut dengan bantuan Ilham.
Pada titik tertentu pencarian mereka mendapatkan hasil yang tidak terduga. Kalau saham yang sudah diberikan kepada Bela sudah dipindah ahlikan atas nama orang lain. Ahmad dan Ilham mencari tahu sampai malam itu ilham menemukan catatan kalau Bela bersengkokol dengan organisasi kalajengking untuk merebut kekayaan keluarga pram. Tapi sebelum Ilham memberikan laporannya dia diserang oleh organisasi kalajengking. Tapi sebaliknya Ilyas yang sudah tersadar dari komanya dan dianoksa kalau kakinya selamanya tidak bisa disembuahkan. Apa lagi syaraf kakinya sudah rusak. Saat kondisi Ilyas mulai membaik dia mencari Bela dan tidak disangka dia melihat sesuatu yang tidak terduga.
Kalau Bela sedang menjalankan hubungan terhadap bos organisasi kalajengking. Ilyas yang tahu itu tidak bisa menerimanya karena dia adalah tunangannya. Tapi hasilnya Bela berkata kalau dia sudah cacat dan tidak memiliki apa-apa untuk apa terus bersama dengan dia. Ilyas yang tidak terima dengan ucapan Bela dia datang menemui orang tuanya. Tapi saat dia ingin menuju rumah orangtuanya dia mendapatkan kecelakaan karena sedang diburu oleh organisasi kalajengking. Dengan kondisi Ilyas yang tidak bisa apa-apa sampai mobil yang kenaiki menabrak lampu jalan.
“Pasti kamu sudah tahu kelanjutannya, bukan,”ucap Ahmad.
__ADS_1
Meri hanya menganggukan kepalanya setelah dia mendengar cerita dari Ahmad. Setelah apa yang didengar dari cerita Ahmad Meri menyimpulkan kalau semua ini adalah ulah Bela hanya ingin kekayaan Keluarga Pram.”Tapi kenapa ya,”ucap Meri dalam hati.
Setelah apa yang diceritakan oleh Ahmad Meri hanya berkata,”Sudah berapa lama dia lumpuh?.”
“Mungkin sudah dua bulan atau tiga bulan. Apa kamu bisa menyembuhkan Kakakku,”kata Ahmad.
“Aku tidak tahu karena aku harus melihat kondisinya terlebih dahulu. Tapi aku ingin kamu mengubah atau menata ulang keluarga Rendra. Kamu minta saja kakek dan nenek untuk membantu kamu. Aku curiga ada orang dalam yang ingin membunuh kalian bertiga,”ucap Meri setelah melihat kondisi Ilham.
“Bagaimana mungkin itu bisa terjadi. Apa ini ada kaitannya dengan organisasi kalajengking,”ucap Ahmad. Sampai Erika berkata,”Ahmad aku ingin tanya dari cerita kamu tadi kalau Bela yang melakukanny. Tapi kenapa kalian masih mengijinkan dia masuk dalam rumah kalian.”
“Itu untuk pencitraan agar orang lain tidak tahu apa yang sedang dialami oleh keluarga Rendra,”kata Ahmad.
“Jika itu sama seperti yang kamu katakan kalau mereka ingin mengambil kekayaan dari keluarga Pram. Kenapa kamu tidak mengatakannya kepada Aji waktu itu?,”kata Erik.
“Tidak juga selama Meri ada,”kata Tora.”Kenapa kalian percaya dengan Meri bisa menyelesaikan semua masalah itu,”kata Ahmad yang masih ada keraguan dalam hatinya.
“Apa kamu tidak sadar saat keluarga Brata datang dan Bela juga ikut campur dia berbisik kepada Bela bukan,”kata Erika.
“Itu baner, tapi saat iru wajah Bela sangat pusat. Apa yang kamu katakan waktu itu Meri?,”kata Ahmada.
__ADS_1
“Kamu benar tidak tahu apa yang mereka bicarakan,”kata Erik.”Tentu saja aku tidak tahu. Apa lagi jarak aku dan dia sangat jauh,”kata Ahmad.
“Dia hanya mengatakan kalau anak yang dikandungannya itu anak Aji bukan,”ucap Erika. Ahmad yang mendengar ucapan Erika tersadar akan sesuatu sampai dia mengatakan.”Apa kamu sudah tahu semuanya Meri soal Bela?,”ucap Ahmad ke arah mata melihat Meri.
Meri yang tidak ingin menjawab hanya bisa terdiam dan menuju dapur. Meri yang melihat ke dingin kalau sudah malam dia ingin istirahat dan masuk ke dalam. Tapi sebelum dia masuk dia berkata kepada mereka yang masih diluar.”Ceritakan saja jika memang tidak terlalu beresiko,”ucap Meri yang kemudian dia menutup pintu kamar dan dia tertidur.
Sementara di luar kamar Tora dan yang lain di bawah kepimpinan Meri tahu apa yang dimaksudkan. Melanjutkan kata Ahmad tentang bagaimana Meri tahu semuanya.”Dia tahu karena dia adalah pimpinan kami, semua gerak gerik musuh yang membuat dia dalam bahaya. Dia harus mewaspadainya termasuk organisasi kalajenking,”ucap Tora.
“Kenapa dia harus mewaspadai organisasi itu, apa kalian memiliki dendam dengan mereka,”ucpa Ahamd.
“Bukan kamu ingin tahu apa yang terjadi dulu kepada Meri kenapa dia bisa mendapatkan tuduhan palsu dan mengalami kecelakaan,”kata Erik.
“Itu benar,”kata Ahmad.”Itu terjadi karena ulah Bela yang tidak ingin mengaku kejahatannya sendiri dan melimpahkan semuanya kepada Meri yang anak angkat dan soal kecelakaan itu terjadi karena ulah ornag tua angkatnya dan Bela. Untuk menghilangkan bukti sampai organisasi kalajengking juga ikut terlibat dalam operasi sabutase kecelakaan yang terjadi waktu itu,”kata Erik.
Ahmad yang mendengarnya terkejut kalau Bela yang ingin membunuh Meri.”Tapi kenapa dia ingin membunuh Meri?,”kata Ahmad.
“Aku juga tidak tahu mungkin saja agar rencana dia masuk ke dalam keluarga Pram bisa berjalan lancar,”kata Erik.
Ahmad yang tidak tahu Meri ternyata sama dengan mereka yang selalu dikejar oleh organisasi kalajengking sampai dia kepikiran.”Tunggu dulu, jika apa yang kamu katakan benar. Bukan Meri dalam bahaya jika berurusan dengan mereka. Tapi kalian masih santai seperti tidak terjadi apa-apa,”kata Ahmad.
__ADS_1
“Untuk apa khawatir dengan anak itu, dia bisa menjaga dirinya sendiri termasuk pembunuhan yang menyerang dia,”ucap Tora.
“Apa pembunuhan?,”kata Ahmad yang terkejut mendengarnya.