Rahasia Meri

Rahasia Meri
RM 133


__ADS_3

Meri yang merasa kalau ada yang aneh dengan sikap Bela dan Rika. Wajah mereka berdua yang sepertiii kesal dan gelisah membuat Meri ingin tahu apa mereka berdua yang melakukannya. Tapi sebelum Meri mencari tahu apa yang sedang terjadi. Meri harus menyelesaikan pameran ini terlebih dahulu. Untuk masalah siapa yang melakukanya dua undur lebih dulu.


Penampilan ke empat akan segeran di mulai Meri dan Leo segera akan dilanksanakan. Setelah model dipersipkan tapi kali ini agak berbeda dengan seperti biasanya. Model yang di minta adalah anak buab Meri dan Leo yang sudah dilatih. Untuk mencegah kejadian yang sama seperti hari pertama.


Busana keempat yang penuh nuansa alam pergunungan dengan motif pemandangan gunung dan bukit. Dalam pakaian yang polos di atas dan bawah dengan motif. Sementara Leo yang mengambil suasana musim yang berguguran dengan bunga dan daun. Dimana pakaian polos dengan perpaduan blazer panjang seperti pekerja.


Model yang memperlihatkan keindahan busana yang dibuat. Sampai di ujung lelang pembawa acara mengatakan harga awal 1,5 juta. Setelah beberapa jam menuggu untuk menemukan harga akhir yang sudah disepakati. Harga tertinggi untuk yang ingin membeli busana yang dibuat.Satu penonton menawarkan harga 5 juta untuk kedua pakaian hingga yang menonton striming  melihat busan ayang di lelang.


Penonton yang di luar negeri menawarkan 10 juta untuk masing-masing busana yang ditawarkan sehingga busana keempat ini terjual dengan harga 20 juta. Semua penonton yang ingin memiliki busana ini sudah putus karena tidak bisa menaikkan harganya karena terlalu mahal. Selesai dengan model keempat busana yang terakhir ini di persiapkan dengan maksilam.


Karena dengan busana kelima dan akhir di ujung acara dimana pakaian terbaik yang dibuat oleh Meri dan Leo akan di pertunjukkan. Busana yang indah dan elegan untuk diperlihatkan oleh para tamu. Busana yang dibuat oleh Meri adalah busana  pasangan dimana  busana ini indah untuk di jadikan gaun pertunangan dimalam berbunga dibawah sinar danau yang memenacarkan keindangan suatu proses lamaran dengan burung dan kupu-kupu berterangan. Angin yang berhembus merdu alam membagi kebahagiaan untuk kedua pasangan yang mengikat janji.


Leo yang membuat busana dengan ketegangan antara dua pasangan yang berbeda. Dimana busana ini yang menjelaskan karaktersik kedua sifat yang berbeda tapi saling melengkapi satu sama lain. model yang berjalan perlahan dengan indah, anggun, elegan, gagah, tampan, cantik terlihat di semua sudut. Para tamu undangan dan para penonton yang ada diluar merasa sangat takjub.


Bela dan Rika yang melihat merasa berdebar melihat pakaian yang dibuat oleh dua desainer ini. Sampai di ujung lelang Bela dan Rika menginginkan pakaian yang dibuat oleh Leo dan Meri. Bela dan Rika yang sudah memberikan harga 15 juta untuk gaun yang mereka buat. Tapi ada yang menaikan harga dari perusahaan karena itu akan sangat laku jika dijual kembali. Perusahaan yang menawarkan harga 20 juta untuk masing-masing pakaian yang ditampilkan.


Tapi di luar undangan dan tamu yang datang peonton yang melihat melalui striming live menawarkan hagra 100 juta untuk masing-masing pakaian. Bela, Rika dan perusahaan yang menawarkan tidak bisa menaikan harga mereka dan mereka bertiga kalah saing. Untuk mendapatkan gaun pasangan tersebut. Selesai terjual Meri dan Leo naik ke atas pangung untuk mengucapkan terima kasih kepada para tamu undanga yang telah datang. Dan memberitahukan kalau pakain akan bisa dilakukan pada tenda yang tertulis transaksi.

__ADS_1


Untuk yang diluar undangan akan dikirim dengan mentransfer setengan harga yang sudah disepakati setelah barang sampai baru bisa melunasi pembayaran. Selesai menyampaikan Meri dan Leo kembali ke belakang tenda dan bertemu dengan keluarga mereka.


Mereka yang senang karena sudah selesai pameranya dan dosen datang untuk mengucapkan selamat kepada Meri dan Leo. Termasuk teman mereka juga mengucapkan selamat karena sudah sukses dalam melalukan pemeran. Walaupun banyak kendala yang terjadi seperti banguan yang mereka gunakan hancur.


Meri dan Leo yang pergi ke ruang rias untuk berterima kasih kepada mereka yang sudah membantu mereka. Dengan membayar mereka dengan hasil lelah yang sudah dihasilkan. “Akhirnya selesai juga,”ucap Leo.


“Itu banar, akhirnya bisa tidur karena menggadang,”kata Meri yang duduk di kursi karena lelah. Leo yang melihat hanya memanggil Izam untuk membawa Meri kembali ke rumah bersama dengan Tarkam. Karena Leo harus membereskan barang dan tenda agar bisa digunakan oleh orang lain.


Tika yang melihat kakaknya masih sibuk hanya bisa kembali sendiri. Tapi Leo yang melihat meminta Gay untuk mengantarkan Tika dan Tea kembali ke kontrakan. Gay yang dengan senang hati mengantarkan Tika dan Tea ke kontrakan. Sementara Jaksen yang masih ditempat untuk membantu Leo.


“Siapa yang melakukannya?,”kata Leo.


“Apa kamu sudah mencari tahu siapa dibalik dalang pamerean yang menghancurkan ini,”kata Jaksen yang sedikit dramatis.


Sementara Bela dan Rika yang melihat Jaksen dan Leo yang masih ditempat. Ingin mengambil semua baju yang dipamerkan tadi. Tapi rencana mereka gagal karena semua pakaian sudah diantarkan dan diserahkan kepada pemiliknya pada saat lelang berlangsung.


Anak buah Leo yang juga memberitahukan kalau ada yang ingin mengambil semua busana yang dijual. Tapi mereka gagal dengan orang yang disuruh sudah ditangkap. Tapi ada yang menyembunyikan identitas musuh dengan orang yang disuruh dibunuh ditempat oleh sniper. Seelah diselidiki kalau yang menyuruh adalah satu wanita untuk bangunan dan untuk busana yang ingin dicuri ada dua wanita.

__ADS_1


Leo yang mendengar penjelaskannya hanya bisa menebak.”Kamu tahu siapa mereka Leo,”ucap Jaksen.


“Aku tidak yakin siapa mereka hanya saja saat di tengah berlangsungnya pameran. Meri melihat ke arah penonton dan itu di arah Bela dan satunya aku tidak tahu siapa dia,”ucap Leo.


“Rika,”ucap Jaksen.


“Bela dan Rika apa mereka teman,”kata Leo.


“Mereka adalah teman SMA Meri tapi setelah kejadian yang menimpa Meri. Mereka juga yang selalu membuli Meri saat itu,”kata Jaksen.


Leo hanya terdiam mendengarnya sampai semua tenda dan barang sudah diangkut untuk dikembalikan dan semua sudah beres. Leo dan Jaksen yang mencari makanan sambil beristirahat.”Apa kamu ingin kembali semua sudah selesai sekarang,”kata Jaksen.


Mereka berdua yang sudah sampai di kedai pinggiran jalan dimana ada makanan yang biasa. Leo dan Jaksen memesan makanan yang dijual untuk mengisi perut mereka.


“Tidak aku ada hal yang harus aku lakukan. Jadi aku tidak bisa kembali sekarang,”kata Leo.


“Apa kamu ingin melaporkan hasil dari patauan kamu kepad Alexca dan Firgo,”kata Jaksen.

__ADS_1


__ADS_2