
Rekan Izam hanya menatap menu dan sebagian melihat ke arah leo.”Apa yang ingin kamu lakukan?,”ucap rekan Izam 2.
Leo yang juga melihat rekan Izam tiga yang menuju menu sampai dia berkata kalau Izam tidak suka dengan strowberi. Leo yang mendengarnya hanya bisa terdiam hingga pesanan mereka jadi. Tapi Izam yang memberitahukan kepada pegangan untuk pesanan satu ini untuk strowberinya di sembunyikan.
Sambil menuggu Leo melanjutkan mendesain baju karena melihat menu dagangan Leo mendapatkan ide yang lain. setelah desain yang pertama dibuat telah selesai dibuat dilanjutkan ide yang kedua. Meri yang masih berbincang dengan Izam sampai rekan Izam memberikan cemilan untuk mereka berdua.
Meri dan Izam hanya melihat ke arah rekannya itu sampai rekannya berkata kalau ini traktiran dari Leo. Melihat itu mereka mencari tempat duduk sambil menikmati cemilan mereka. Tapi saat Izam memakan cemilan itu ada rasa asam yang membuat dia tidak suka. Tapi melihat Meri yang ada disampingnya hanya bisa menahannya.
Leo dan rekan mereka yang melihat dari jauh hanya bisa terdia.”Cinta bisa membuat orang lupa dengan rasa yang tidak disukai,”ucap Leo.
“Tidak aku sangka cinta Izam sangat tinggi,”ucap rekan pertama.
Mereka yang melihat hanya bisa menahan senyum mereka saja. sementara Izam yang meliha ke arah mereka yang sedang asik menikmati makanan mereka. Dengan hati Izam yang berkata,”Awas saja mereka, aku akan balas mereka sudah mengerjain aku.”
Meri yang ada disampingnya melihat Izam dengan wajah yang tidak seperti biasnaya. Karena merasa penasaran Meri bertanya kepada Izam apa yang sedang terjadi. Tapi Izam yang tidak ingin terlihat butuk dihadapan Meri hanya bisa berbohong. Tapi Meri yang menyadari itu pergi ke kedai minuman untuk Izam yang merasa ada rasa asam dari strowberi.
“Kamu mau kemana Meri,”ucap Izam yang menahan tangan Meri.Tapi Meri tidak ingin memberitahukan kepada Izam yang tidak berkata jujur kepada dia. Hanya melepaskan tangan Izam dan berjalan ke arah kedai minuman dan memesan minuman. Sementara Leo yang sudah membayar semua pesanan yang dia beli. Dan pesanan yang akan dia bawa pulang untuk Tika dan tetangganya.
__ADS_1
Leo yang berjalan ke arah kedai minuman yang juga untuk memesan minuman. Meri yang sudah ada ditempat melihat ke samping.”Apa yang kamu berikan kepada Izam, Leo,”kata Meri.
“Izam aku hanya mengerjai dia saja dengan memberikan buah strowberi dicemilan dia, itu saja kok,”kata Leo yang berkata jujur kepada Meri.
“Kamu,”kata Meri yang tidak marah kepada Leo.
Sementara Izam yang melihat ke arah mereka berdua yang sedang berbincang hanya bisa menatap saja.”Apa kamu sedang marah dengan Izam. Tadi aku lihat kamu melepaskan tangan Izam yang dia tidak ingin kamu pergi dari tempat duduk,”kata Leo yang sempat melihat sebentar.
Meri yang melihat ke belakang tidak berkata apa-apa kepada Leo yang sedang bertanya kepada dia. Sampai pesanan Meri jadi dan berjalan ke arah Izam. Sampai di hadapan Izam Meri memberikan kepada Izam minumannya untuk menghilangkan rasa asam strowberi Izam.
Izam yang tidak tahu menerima minuman yang dibelikan kepada Meri. Dengan tatapan yang merasa bersalah kalau dia tidak berkata jujur kepada Meri. Izam yang meminum itu, sementara Meri duduk disampingnya.
Di perjalanan menuju ke rumah Meri, Izam menatap ke arah Meri yang melihat ke arah jendela mobil.”Apa yang kamu pikirkan Meri?,”kata Izam.
Meri menoleh ke arah Izam dan tersenym sambil menggelengkan kepalanya. Izam yang tidak tahu hanya berkata maaf kepada Meri karena tidak berkata jujur kepadanya waktu makan cemilan. Meri melihat ke arah Izam.”Kenapa kamu berbohong kepadaku Izam?,”kata Meri.
“Aku tidak ingin kamu melihat sisi burukku saja,”kata Izam yang masih fokus mengemudi.
__ADS_1
“Aku maafkan kamu, tapi aku ingin kata jujur dari kamu. Bukan kebohongan karena aku tidak suka itu,”kata Meri yang memberikan kesempatan kepada Izam.
Sampai di depan gerbang Izam masuk ke dalam halaman setelah gerbang di buka. Meri yang membuka pintu dan berkata,”Apa kamu mau masuk ke dalam?.” Izam menolah tawaran Meri karena ada hal yang harus dia selesaikan.
Meri yang tahu kalau Izam sedang sibuk dengan bisnis gabungan dia dengan Tarkam hanya bisa melihat mobii Izam meninggalkan rumah Sarca. Meri yang masih menatap dari jauh sampai dia melihat ke arah lain. Karena dia merasakan ada pergerakan lain yang membuat Meri waspada.
Jaksen yang ada di rumah melihat Meri melihat ke arah lain seperti mewaspadai orang lain. Jaksen yang berjalan dan berbisik di telinga Meri sambil berkata apa yang kamu lihat. Meri yang melirik ke arah Jaksen yang sedang berbisik kepadanya.
“Apa kalu tidak merasakan kalau ada pergerakkan yang tidak biasa di sini?,”ucap Meri yang serius.
“Kamu tidak usah khawatir. Mereka sudah ditangani,”ucap Jaksen yang sudah menangani ornag yang menyusup ke wilayah keluarga Sarca.
Jaksen dan Meri berjalan masuk ke dalam rumah. Dimana mereka berjalan ke arah yang berbeda Jaksen yang ke dapur Meri yang di lantai atas menuju kamarnya. Meri masuk ke dalam kamar dan meletakkan barang bawaannya dan menuju kamar mandi. Dimana Meri akan membersihkan diri, didalam kamar mandi membuka bajunya. Di dalam yang sudah mengalir air yang membasahi tubuh Meri yang sudah telanjang.
Meri yang menikmati air yang mengalir dan membasahi tubuhnya. Sampai dia selesai mandi Meri membuka buku desainnya dan mulai mencoret-coret bukunya. Dimana Meri mendapatkan ide untuk tugas akhir yang sudah disepakati dengan Leo temanya.
Malam tiba dimana Meri merasa tubuhnya lelah dan ingin beristiraha. Meri yang sudah selesai mendesain bajunya untuk tugas akhir. Menuju kasur yang sudah memanggi Meri untuk istirahat. Meri yang sudah memakai baju tidur siap untuk membaringkan tubuhnya.
__ADS_1
Meri yang melepaskan lelah di kasur yang nyaman dan empuk serta lembut. Meri yang melihat ke arah layar ponsel melihat apa ada panggilan atau pesan yang masuk sebelum dia tertidur. Tapi yang ada hanya pesan email dari perusahaan hiburan. Meri yang membaca isi pesannya dan menganalilsi dengan seksama kalau kondisi perusahaan H baik saja. sampai dia selesai membaca pesan itu datang pesan lain dari perusahaan F yang memberitahukan kalau perusahaan merekan akan bekerja sama dengan perusahana CH yang ada di negara L.
Meri yang mencari tahu tentang perusahaan itu sampai dia melihat kalau perusahaan itu ada orang dalam yang membangun perusahan CH. Meri yang mencari tahu siapa mereka sebelum dia membalas pesannya.