Satu Malam Dengan Istrimu

Satu Malam Dengan Istrimu
Mencuri pandang


__ADS_3

Seperti saat ini Austin datang bersama Nick dan mereka duduk di area outdoor untuk membicarakan pekerjaan. Dari tempat mereka duduk langsung bisa menatap ke ruang tengah karena hanya ada pembatas dinding kaca dengan tirai putih yang dibuka lebar.


Nayara ada di sana, menemani Zeano bermain dan sesekali mereka tertawa. Sejak tadi, Nick selalu mencuri pandang ke sana. Tidak cukup hanya sekali, tapi dia lakukan hal itu berulang kali. Hingga membuat Zavian mulai merasa terusik dan kesal. 


“ Apa ada yang salah di sana , Nick ?” tanya Zavian pada temannya itu. Kebetulan Austin sedang menjauh setelah sebelumnya meminta izin menerima telepon, hingga yang tersisa hanya Zavian dan Nick saja. 


“ Tidak ada, everything is running well,” jawab Nick dengan santai. 


“ Bukan tentang pekerjaan, tapi aku bertanya tentang apa ada yang salah di sana,” ujar Zavian sambil menunjuk ruang tengah dimana Nayara sedang berada.” Apa yang salah sampai kamu berkali-kali melihat ke arah itu ?”


“ Oh itu…..” Nick jelas tergeragap karena dia merasa sedang ditembak tepat di kepalanya. Dia kehilangan kata-kata, apalagi ketika mendapati sorot mata tajam Zavian sedang terarah kepadanya.” Tidak ada …..”


“ Oh ya ? “ tanya Zavian meragukan ucapan temannya. Kemudian dia berdiri dan berjalan menuju ruang tengah dan menekan tombol otomatis agar dinding kaca itu tertutupi oleh tirai putih seluruhnya. Nayara sempat menatap Zavian bingung tapi suaminya menggelengkan kepala supaya jangan memprotes tindakannya itu. Setelah itu ia kembali duduk ke tempat Nick yang sekarang memasang wajah jengkel. 


“ Aku tahu kamu terlihat tidak fokus, Nick. Kupikir suasana di dalam sana membuatmu terganggu,” ucap Zavian. 


“ No. No ! Tidak ada yang mengganggu sama sekali, seharusnya kamu biarkan saja tirainya terbuka,” ucap Nick dengan cepat. 


“ Mungkin lain kali kita cari tempat yang lebih bagus untuk berdiskusi,” ujar Zavian.


“ Aku tidak merasa terganggu, justru aku senang melihat istrimu ada di sana,” ucap Nick dengan begitu jujur. Saat menyadari tatapan Zavian yang semakin tajam dan menggelap, Nick kembali merasa salah tingkah. 


“ Istriku ? Oh…. Jadi kamu memperhatikannya ,” desis Zavian yang merasa umpannya mulai menunjukkan hasil. Oleh karena itu, dia langsung menembak dengan cepat.


“ Kamu menyukai istriku ?”


“ Uumm…. I mean…. C’mon bro, bukankah hal yang wajar kalau wanita cantik itu dikagumi? Aku hanya mengagumi istrimu karena dia cantik,” ungkap Nick secara terang-terangan .


Zavian menghela napas sembari menekan rasa sakit yang kini menyesaki dadanya. Dia tidak ingin membuat pertemanannya dengan Nick rusak, tapi juga tidak ingin wilayah teritorinya dilangkahi oleh orang asing. Nayara adalah satu-satunya orang yang tidak boleh diganggu oleh siapapun di dalam hidupnya. Jadi, sebagai langkah pertama, dia akan mencoba untuk memberi peringatan. 


“ Dia memang cantik, tapi jangan berani-berani menyentuhnya !” ancam Zavian dengan tenang namun terkesan tegas.” Kamu tahu dia milik siapa….”


“ Yang benar saja,” desis Nick kurang senang.


” Aku hanya mengaguminya.”

__ADS_1


“ Segalanya berasal dari mata lalu turun ke hati, begitu juga dengan perasaan kagum yang bisa saja berubah menjadi sesuatu yang salah,” jelas Zavian.


“ You are too much,” sanggah Nick.


“ Yes, I am. Aku merasa perlu mengingatkanmu supaya jangan merusak pertemanan kita dengan hal-hal semacam itu,” sahut Zavian.


Bertepatan dengan itu, Austin kembali datang dan duduk di tengah-tengah keduanya . Saat menyadari ketegangan yang tercipta di antara kedua temannya, laki-laki berkulit putih itu mencoba untuk mencari tahu penyebabnya. 


“ Apa yang terjadi di antara kalian selama aku pergi tadi ?” tanya Austin. 


Lama dia baru mendapat jawaban karena Zavian maupun Nick sama-sama diam dengan wajah kesal masing-masing.


“Hanya sedikit salah paham,” ujar Nick sambil meraih minumannya.” Tidak perlu dipikirkan.”


Austin menatap Zavian dan Nick bolak-balik dan berulang kali. Zavian memilih untuk tidak bersuara, tapi dari hembusan napas lelahnya Austin bisa mengerti bahwa memang ada yang mengganjal di antara keduanya. Entah apa.


“ Bicara padaku jika kalian butuh bantuan,” ucap Austin pada akhirnya.


Setelah perseteruan mereka saat pertemuan itu, Zavian semakin berusaha keras melindungi istrinya. Dia memangkas interaksi antara istrinya dengan Nick supaya tidak terjadi hal yang ditakutkannya. Dia menemani Nayara pergi kemanapun dan tidak mengizinkan istrinya berjalan sendirian. 


“ Oke, aku akan mengingatnya ,” sahut Nayara dengan patuh.


“ Kamu tahu kenapa aku memintamu menghindarinya ?” tanya Zavian.


“ Because you love me ,” jawab Nayara. 


Zavian mengangguk dan mencium bibir istrinya.” Benar sekali. Mungkin ini akan terdengar sangat berlebihan, tapi saat tahu kalau Nick menyukaimu dan mengagumimu, aku jadi takut sendiri. Takut kalau kamu sampai direbut orang lain.”


“ Jangan berpikiran kalau aku akan pergi dari hidup kamu, By. Aku ada di sini dan terus mencintai kamu sepanjang hidupku. Aku tidak tahu bagaimana cara membagi rasa cinta ini kepada orang lain karena hanya ada kamu satu-satunya pria yang kuinginkan dalam hidupku,” ujar Nayara meyakinkan suaminya .


“ Sorry, aku hanya terlalu khawatir padamu,” bisik Zavian. 


...----------------...


Zavian telah menyelesaikan satu proyek besar dan menerima bayaran yang cukup setimpal. Austin memintanya untuk kembali bergabung mengerjakan proyek baru tapi Zavian menolak setelah mempertimbangkan berbagai hal. Cukup satu tahun saja bekerja di sana, sekarang Zavian mulai mempertimbangkan rencana lain di dalam hidupnya. 

__ADS_1


Keputusan Zavian mengundurkan diri lantas membuat Claire kecewa karena harus kehilangan pria pujaannya di tempat kerja. Perempuan itu terus uring-uringan dan meminta agar Austin kembali membujuk Zavian agar bergabung dengan mereka. 


“ Apa kamu benar-benar menyukai Zavian ?” tanya Austin pada wanita itu. 


“ Iya, sangat menyukainya ,” ucap Claire secara terang-terangan. 


“ Apa yang kamu sukai dari dirinya ? Kepribadiannya, wajahnya atau uangnya ?” tanya Austin kemudian.


“ To be honest, aku tidak begitu menyukai pria Asia karena mereka bukan tipeku. Tapi khusus untuk Zavian, aku benar-benar jatuh cinta. Tidak peduli dia sudah memiliki anak dan istri, aku tetap akan mengejarnya,” jawab Claire. 


Austin tergelak mendengar ucapan wanita di hadapannya . Dia tahu persis siapa Claire dan juga bagaimana wataknya. Mustahil jika wanita sepertinya mengaku jatuh cinta kepada pria yang bukan tipe idealnya.


“ Kamu tidak jatuh cinta pada orangnya, tapi sedang jatuh cinta pada uangnya,” ujar Austin. Ditatapnya Claire dengan lekat sambil menyunggingkan senyum sinis.” Kau pasti sudah tahu kalau Zavian itu kaya raya. Itulah kenapa kamu mendekatinya mati-matian dan tidak memedulikan istrinya . Jika dia tidak sekaya itu, mungkin kamu akan jijik dan melontarkan ucapan rasis kepadanya.”


“ Tidak perlu repot-repot memikirkanku sampai sejauh itu karena apa yang kulakukan jelas tidak ada urusannya denganmu. Sekarang kutanya , kamu mau membuat Zavian tetap bekerja bersama kita atau tidak ?” tanya Claire dengan wajah mulai jengkel. 


“ Tidak !” jawab Austin sambil menggeleng.


” Zavian sudah membuat pilihan dan aku menghargainya.” 


“ Ck !” Claire mendecak kesal mendengar jawaban Austin . 


“ Zavian itu laki-laki yang baik dan dia sering membantuku sewaktu kami masih kuliah dulu. Jadi, jika terjadi sesuatu padanya di sini maka aku akan membantunya. Aku temannya dan kamu berhadapan dengan orang yang salah jika ingin melancarkan niat jahat padanya,” uajr Austin memberi peringatan.


“ Santai saja,” tukas Claire dengan kerlingan mata penuh siasat.” Aku hanya ingin bermain-main dengan pria manis itu, sebentar saja.”


“ Kamu harus ingat bahwa aku tidak akan mengkhianati temanku sendiri,” tegas Austin kemudian. Dia memberi peringatan bahwa jika suatu saat Zavian mendapat masalah , maka Austin tahu siapa dalang di baliknya. 


“ Sok idealis !” cibir Claire . 


Austin hanya mengedikkan bahunya santai, lalu membiarkan wanita licik itu berlalu dari hadapannya. Austin tidak akan ikut campur dalam permasalahan itu karena dia hanya membutuhkan Claire dalam urusan pekerjaan saja. Tapi bukan berarti dia tidak peduli pada Zavian. Dia bahkan sudah memperingati Zavian agar berhati-hati dengan wanita itu dan menghindari segala bentuk pertemuan dengannya. 


.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2