
" Tau apa yang paling menyakitkan, Za ? " tanya Nayara sambil menoleh ke arah adik iparnya.
Zavian menggeleng tanpa mengeluarkan sepatah kata apapun.
" Aku minta pisah tapi Mas Bian menolak . Dia masih ingin mempertahankan ku dalam pernikahan ini, entah apa tujuannya. Mungkin dia ingin aku menonton kebahagiannya bersama Sarah. " cibir Nayara kala mengingat betapa egoisnya Fabian yang ingin mempertahankannya di tengah rasa sakit yang pria itu beri untuknya.
" Kurasa papa yang melarang Bian menceraikanmu karena beliau telah terikat janji dengan ayahmu. " jelas Zavian yang tau bagaimana sang papa selama ini mempertahankan Nayara agar selalu menjadi bagian dari keluarganya.
Nayara menangis lagi, air matanya kembali bercucuran. Kali ini terdengar jauh lebih sakit dan pilu dari sebelumnya. Zavian ingin mendekat dan menghapus air mata wanita itu , tapi dia memilih untuk menahan diri.
" Kenapa ayah ku harus menjodohkan ku dengan Fabian ? Kenapa ayah dulu tidak menitipkan ku pada panti asuhan saja? atau mungkin membuangku di jalanan , itu akan jauh lebih baik dari pada harus menikah dengannya dan hidup tersiksa seperti ini. " keluh Nayara di sela isak tangisnya.
Zavian menggelengkan kepala karena tidak pernah mengerti kenapa ayah Nayara menitipkannya ke keluarga ini. Zavian hanya tau bahwa dulu ayah Nayara adalah pengusaha yang sukses sebelum jatuh bangkrut hingga kehilangan segalanya kemudian Ayahnya jatuh sakit, Itulah yang membuat Nayara terjebak di tengah-tengah keluarga Rayyansyah.
" Aku ingin pergi dari sini. " gumam Nayara dengan nada yang masih pilu . Tapi setelah itu dia malah menggelengkan kepalanya. " Tapi sayangnya papa Adrian tidak pernah mengizinkan ku pergi . Dia bilang aku akan terus jadi bagian dari keluarga ini selamanya."
Nayara yang ingin bercerai jelas tidak disetujui oleh papa mertuanya, karena Adrian memegang teguh janjinya pada almarhum sahabatnya meski kini ia harus mengucapkan beribu maaf pada ayah Nayara karena putranya telah menyakiti Nayara begitu dalam. Ia menyalahkan kebodohan Fabian yang mudah tergoda dengan wanita lain tapi ia juga tak mungkin meminta Fabian lepas dari tanggung jawabnya terlebih wanita selingkuhannya tengah hamil.
Egois memang, Nayara dipaksa bertahan oleh keadaan yang dia sendiri tidak tau sampai kapan bisa bertahan dengan situasi ini. Tapi ia ingat perkataan ibu mertuanya.
'Bertahanlah Nay, kamu harus tunjukkan bahwa kamu tidak lemah, rebut kembali suamimu dari tangan wanita itu, kalau kamu menyerah sekarang wanita itu akan semakin merasa senang karena sudah mengalahkanmu. Mama dan papa mengizinkan Fabian menikahinya karena dia hamil, dan kalo orang lain tau Fabian menghamili wanita lain di luar nikah itu akan mencoreng nama baik keluarga kita. Jadi mama mohon bertahanlah Nay.
Seandainya tak merasa berhutang budi karena pengobatan sang ayah di biayai keluarga Rayyansyah mungkin Nayara tak akan mau menuruti permintaan kedua mertuanya. Ini semua ia lalukan demi nama baik keluarga Rayyansyah sampai ia rela di poligami.
Zavian diam saja sambil terus meminum wine miliknya. Dia bisa paham kenapa Nayara merasa begitu sakit berada di tengah-tengah keluarganya. Lagi pula wanita mana yang tahan dengan pengkhianatan sehebat ini.
" Za..... " panggil Nayara dengan lirih.
" Iya?" balas Zavian sambil menatap Nayara .
__ADS_1
" Ini pertama kali aku minum wine dan ternyata rasanya enak. " ucap Nayara. Ia masih menyesap isi gelasnya dan tampak mulai menikmati sensasi pahit serta panas yang melewati tenggorokannya.
Saat Nayara meletakkan gelasnya ke atas meja, jubah tidurnya tersingkap hingga menampilkan lengannya yang putih mulus. Nayara langsung membenahi, tapi kain licin itu kembali jatuh tergelincir melewati bahunya. Untungnya di balik itu masih ada gaun tipis dengan tali kecil yang menggantung di bahu Nayara.
Zavian menggulirkan pandangannya ke arah bawah, dia mendapati setengah paha Nayara yang terekspos bebas . Zavian mengerjapkan mata beberapa kali dan berusaha mengalihkan pandangan ke arah lain. Tapi godaan itu terlalu indah untuk diabaikan , hingga akhirnya ia malah menatap kakak iparnya itu dengan lekat.
Apalagi saat Nayara mengikat rambutnya secara asal-asalan dan masih menyisakan sebagian helaian yang berjatuhan di sisi wajahnya. Zavian tak mampu lagi mengalihkan pandangan walau sedetik pun.
" Sekarang aku tidak akan jadi wanita baik lagi. " ucap Nayara mantap.Dia menoleh ke arah Zavian dan menampilkan senyum samar. Kamu akan jadi orang pertama yang menemukan diriku yang baru dan mengucapkan selamat tinggal pada sosok Nayara si gadis baik. "
Saat Nayara kembali meraih botol wine, Zavian menahan tangan wanita itu dengan cepat. " Cukup, Nay. Kamu sudah mabuk. "
" Apa katamu tadi, Za? " tanya Nayara dengan mata yang mulai tidak fokus karena kesadarannya mulai terenggut perlahan. " Aku berhak mendapatkan sesuatu yang enak di saat suamiku punya teman tidur baru. Dan itu adalah wine ini benarkan? "
" Benar, tapi ternyata toleransi alkoholmu masih terlalu rendah. Sebaiknya kamu masuk kamar dan tidur. " ujar Zavian.
Nayara malah menyingkirkan tangan Zavian dan menuangkan kembali wine ke gelasnya. Lalu menenggak cairan itu hingga tandas tanpa sisa. Setelah itu Nayara menjatuhkan kepalanya ke meja sembari memejamkan mata. Sedangkan Zavian menatap wanita itu dengan khawatir.
" Aku bosan menjadi wanita yang baik dan penurut. " kata Nayara kemudian kembali meraih gelasnya dan menenggak sisa wine hingga mengernyit sesaat. " Ternyata baik saja tidak cukup membuat suami ku tetap setia. Aku harus menjadi wanita yang cantik, seksi , dan pandai menggoda seperti ja*lang."
" Kamu sempurna dengan apa adanya dirimu saat ini . " puji Zavian yang memang benar adanya. Itulah yang Zavian lihat dari seorang Nayara yang sangat sempurna di matanya.
Tidak perlu ada yang diubah dari diri Nayara. Sejak dulu saat pertama kali Nayara masuk dan dikenalkan ke dalam keluarga Rayyansyah wanita itu sudah mencuri perhatian nya . Namun sayang sekali Nayara malah dijodohkan dengan sang kakak, Fabian.
Selama ini Zavian pikir kehidupan pernikahan Nayara dengan kakak nya baik-baik saja , sampai dia menemukan sebuah fakta menyakitkan. Perselingkuhan Fabian yang kemudian berakhir dengan pernikahan yang jelas-jelas menyakiti Nayara hingga titik terdalam.
Sekarang Zavian menatap Nayara yang sedang bergelimang duka . Dia ingin mengulurkan tangan , tapi tidak yakin apakah tindakannya benar atau salah.
" Menurutmu siapa yang paling cantik? Aku atau Sarah? "tanya Nayara pada adik iparnya itu. Zavian menahan gelas didepan bibirnya sejenak, menatap Nayara dengan sorot mata tajam dan penuh penilaian.
__ADS_1
Zavian tau bahwa selama ini kakak iparnya adalah wanita yang menawan dengan kecantikan alaminya . Tapi Zavian tidak pernah menyangka bahwa Nayara akan terlihat sangat cantik luar biasa dengan penampilan rambut terikat setengah, mata sayu, pipi merona dan sebagian bahu terbuka.
" Dirimu, Nay. Kamu jauh lebih cantik dari pada Sarah dan wanita lainnya di dunia ini. " jawab Zavian jujur.
Nayara malah tertawa mendengarkan jawaban Zavian. Wanita itu menggeleng-gelengkan kepalanya sebelum kembali bertanya. " Dari satu sampai sepuluh, berapa nilai ku di matamu? "
" Seribu. " jawab Zavian dengan yakin dan mantap.
" Jangan mengada-ngada, Za. Aku tidak percaya kalau aku sesempurna itu. " keluh Nayara sambil mendecih samar.
" Kalau begitu nilai mu satu juta. "sahut Zavian lagi.
" Aku makin tidak percaya. " balas Nayara. Bibirnya mencibir sinis dan dia berdiri hendak meninggalkan kursinya. " Kurasa semua pria di keluarga Rayyansyah ini memang berbakat melontarkan omong kosong. "
" Kamu bertanya tentang nilaimu di mataku, Nay ? Bagiku kamu memang cantik dan sempurna, bahkan jutaan angka-angka menjadi tidak berarti lagi. "
" Fabian juga pernah menggombaliku seperti ini, tapi dia malah meniduri wanita lain setelahnya. " Nayara mendecih sinis.
" Jangan samakan aku dengan Fabian! Kami berdua berbeda. " ketus Zavian yang merasa muak disamakan dengan sang kakak.
" Oh ya? " Nayara mengurungkan niatnya untuk beranjak pergi. Wanita itu malah mendekat ke arah Zavian dan berdiri tepat di depan adik iparnya itu. " coba ku lihat perbedaan kalian berdua. "
Tak disangka , tangan Nayara terulur menyentuh wajah Zavian dan mengelus rahang pria itu. " Benar kalian berbeda . Kurasa kamu jauh lebih tampan dibandingkan Fabian. Hidungmu.. matamu.. dan bibirmu.. "
Zavian mematung tanpa gerakan , dia merasakan usapan halus telapak tangan Nayara di wajahnya. Apalagi saat ibu jari wanita itu mengelus pelan bibirnya. Darah Zavian rasanya bergejolak dan berkumpul ke satu titik di tubuhnya.
.
...****************...
__ADS_1
*Nayara, jangan bangunin singa lagi tidur deh. Nanti di terkam sama Vian loh ! ðŸ¤
guys jgn lupa subscribe dan rate bintang 5 ya kalo suka.. Like tiap bab nya dan komen, jgn lupa juga hadiah bunga atau kopinya boleh. Saranghae 🫰🫶*