
“ Kamu hati-hati kerjanya ya, sayang. See you,” ujar Nayara saat menutup percakapan mereka.
“ See you on the bed ,” sahut Zavian menggoda istrinya.
Tawa renyah Nayara terdengar dan Zavian juga ikut tertawa kecil . Ada bunyi kecupan halus sebelum telepon diputus dan senyuman Zavian belum surut . Dia berjalan kembali ke dalam kantor dan duduk di sofa yang ditempatinya tadi.
Zavian menemukan beberapa pesan dari Nayara. Ada beberapa gambar gaun malam yang sepertinya akan dikenakan oleh wanita itu nanti malam. Makanya Nayara bilang bahwa dia butuh jawaban Zavian. Rupanya dia ingin mengenakan sesuatu yang disukai oleh suaminya.
“ Bagus semua,” gumam Zavian sambil menatap layar ponselnya dimana ada empat jenis gaun dengan warna dan model berbeda.
Selama ini Zavian selalu melihat Nayara dalam balutan gaun hitam yang tampak kontras dengan kulit putihnya. Nayara memang cantik sekali saat mengenakan warna hitam atau merah. Tapi nanti malam Zavian ingin melihat istrinya dalam tampilan yang berbeda.
Sebuah gaun berwarna putih yang berbahan mengkilap dipilih oleh Zavian. Sepertinya Nayara akan cantik mengenakan gaun itu.
Zavian sudah lama sekali melupakan momen ulang tahunnya. Tidak ada yang memberinya kejutan atau perayaan spesial. Bahkan Mamanya sendiri melupakan tanggal kelahirannya.
Bagi Zavian, setiap kali tahun berganti maka bertambah pula jumlah umurnya. Tidak ada perayaan apa-apa karena Zavian merasa hal itu tidak penting meski dia tetap mengingatnya. Tapi kali ini, ada letupan semangat di dalam dirinya yang seperti menunggu sebuah kejutan.
Bersama Nayara , dia merasa bahwa segala momen menjadi jauh lebih spesial. Bahkan untuk hal sepele sekalipun.
Zavian melupakan perselisihannya dengan Mama Widya dan kembali bekerja seperti semula. Kehadiran Nayara meski melalui sambungan telepon berhasil membuatnya merasa bahwa dunianya masih baik-baik saja. Masih ada wanita yang mencintainya dengan begitu tulus dan menjadikannya sebagai laki-laki paling hebat.
Saat pulang ke rumah, Zavian disambut oleh pemandangan yang membuatnya nyaris tidak bisa berkedip. Nayara berdiri di ujung tangga paling atas untuk menyambut kedatangannya. Wanita itu benar-benar mengenakan gaun pilihannya dan tampak berkali lipat jauh lebih cantik. Gaun putih ternyata pilihan yang tepat. Rambut Nayara yang panjang dibuat bergelombang indah dan jatuh ke sisi kiri bahunya. Jika ditanya siapa yang paling cantik di dunia ini , maka dia akan melantangkan nama istrinya.
“ Cantiknya…” ucap Zavian sambil berjalan menaiki tangga dengan langkah tergesa.
__ADS_1
Nayara memeluk Zavian dan mereka berciuman sesaat. “ Aku sudah menyiapkan dinner romantis malam ini,” bisik Nayara.
“ Kalau begitu aku mandi sebentar, ya. Bau banget, nih. Keringetan dari tadi siang,” ujar Zavian.
Nayara mengangguk dan menunggu suaminya selesai mandi yang ternyata memang sebentar. Zavian mengganti pakaian kerjanya dengan sebuah kemeja pilihan Nayara. Setelah itu mereka turun ke lantai bawah dan menuju bagian belakang rumah. Ada suasana romantis di pinggir kolam renang yang telah diciptakan oleh Nayara untuk mereka.
Nayara bahkan mengundang chef dari restoran terkenal untuk memasak makan malam spesial mereka kali ini. Sajian menu terbaik membuat Zavian merasa puas. Dia juga berkali-kali memuji penampilan cantik istrinya.
“ Apa hadiahku?” tanya Zavian penasaran. Dia telah menunggu ini sejak tadi.
Nayara memberikan sebuah kotak yang dihias pita diatasnya. Saat kotak itu dibuka, Zavian menemukan jam tangan di sana. Ada decak kagum bersamaan dengan ucapan terima kasih yang tulus.
“ Ini jam tangan limited edition, aku sudah mengincarnya sejak lama tapi gak kebagian,” ucap Zavian dengan mata berbinar senang.
“ Aku senang kamu menyukainya, padahal cuma jam tangan,” ujar Nayara.
“ Ini bukan sekedar jam tangan biasa, Sayang. Tapi bagiku ini adalah kado istimewa,” sahut Zavian .
Nayara tersipu mendengar ucapan suaminya. Kemudian dia berkata,” Sekarang coba buka ponsel kamu, Sayang. Ada juga hadiah dari Zean.”
Zavian meraih ponselnya dan menemukan sebuah video dimana anaknya yang sekarang berusia sepuluh bulan mulai belajar mengucapkan sebuah kata. Lalu Zavian terharu saat mendengar Zeano mengucapkan ‘ Dy- dy ‘ meskipun sang putra hanya bisa mengucapkan kata belakangnya saja tapi Zavian mengerti maksud perkataan Zean, ia merasa sangat bahagia mendengar Zean memanggilnya Daddy secara berulang.
“ Ya Tuhan, anak kita sudah pintar,” ujar Zavian sambil mengerjapkan mata demi mengusir kabut tipis di sana.” Ini juga kado terbaik untukku.”
Nayara tersenyum lebar melihat bagaimana Zavian mensyukuri semua hal yang dilakukannya. Nayara tahu bahwa Zavian sedang menghadapi konflik yang rumit bersama keluarganya yang lain. Pilihan-pilihannya terasa salah meski dia telah berusaha bersikap tenang dan memilih jalan yang dirasa lurus. Tapi Nayara mencoba menjadi pereda nyeri dan tempat paling nyaman untuk suaminya.
__ADS_1
“ Dari semua ini, ada sebuah hadiah terbaik dan juga paling indah yang kumiliki,” ucap Zavian .
“ Apa itu ?” tanya Nayara penasaran.
Zavian mengarahkan kamera ponselnya dan menjepret istrinya. Dia berdecak kagum sebelum memperlihatkan layar ponselnya ke arah Nayara.
“ Ini… ini kado terindah di dalam hidupku,” ujar Zavian sambil menatap istrinya yang tengah terpana .” Kehadiranmu adalah satu-satunya hal paling istimewa.”
Nayara mengangguk pelan, lalu dia berdiri mengitari meja untuk duduk di dalam pangkuan suaminya. Ponsel Zavian berbunyi dan menampilkan sebuah pesan dari Mama Widya.
‘ Selamat ulang tahun, anakku Zavian.’
Zavian hanya membaca pesan itu sekilas, lalu layar ponselnya padam. Zavian tidak akan berlama-lama meratapi takdirnya sebagai anak yang tersisih. Biarkan saja Mama Widya bersikap begitu. Zavian tidak peduli lagi. Ada sesuatu yang mati secara perlahan di dalam hatinya.
Mama Widya memaku menatap hidangan diatas meja. Segalanya masih tertata rapi dan belum tersentuh sama sekali, persis seperti dua jam yang lalu. Ia membuang napas berat ketika suara operator provider bermonolog mengabarkan bahwa nomor ponsel Zavian sedang tidak aktif. Dia menggeser layar ponsel dimana pesannya tidak kunjung mendapat balasan.
Setelah menyadari bahwa hari ini adalah tanggal ulang tahun Zavian, Mama Widya berniat membuat perayaan kecil-kecilan. Oleh karena itu, sejak sore dia meminta para pekerja dapur untuk menyiapkan makanan istimewa.
Mama Widya juga mengundang keluarga yang lain seperti para ipar dan juga keponakannya. Sayangnya, satu jam yang lalu mereka mengabari tidak bisa datang. Tante Tania sedang ada di luar kota bersama teman-teman arisannya, sedangkan suaminya Farhan juga sedang ada makan malam bersama kolega bisnis. Sementara itu tante Siska tidak bisa datang karena menemani suaminya yang launching film baru. Keponakannya yang lain juga tidak ada yang bisa datang karena undangan Mama Widya memang mendadak sekali.
.
...****************...
Terlambat Mama wid... hati anakmu sudah terlanjur kecewa 😮💨
__ADS_1