Satu Malam Dengan Istrimu

Satu Malam Dengan Istrimu
Izinkan aku memilikimu


__ADS_3

Kepala Zavian mendadak pening . Efek wine ditambah dengan kelakuan Nayara membuat segalanya semakin terasa kacau.


" Ucapkan ' Halo ' pada sosok Nayara yang baru. " bisik wanita itu dengan lirih.


" Halo. " sapa Zavian menuruti perintah Nayara untuk menyapa sosoknya yang baru.


Hal itu membuat Nayara tergelak kecil tanpa melepaskan tangannya dari wajah Zavian. Selanjutnya Nayara bergerak lebih berani dengan mendekat dan mendaratkan satu kecupan di bibir Zavian, membuat pertahanan pria itu semakin menipis.


Awalnya Nayara hanya mengecup sudut bibir Zavian dengan pelan tapi lama kelamaan dia malah melummat dengan begitu intens dan dalam.Tangan Nayara menangkup sisi wajah Zavian seolah tidak mengizinkan pria itu menjauh atau berpaling sedikit pun.


Zavian hanya diam , menikmati aksi kakak iparnya yang diluar dugaan. Tidak di pungkiri , Zavian sangat menyukai ciuman sepihak yang dilakukan oleh Nayara . Inilah Nayara yang telah kehilangan dirinya akibat pengkhianatan hebat suaminya. Rasanya sangat menyakitkan tapi tidak ada yang bisa meringankan luka itu.


" Sampaikan pada kakak dan juga ayahmu bahwa pengkhianatan ini telah menumbuhkan rasa sakit yang begitu dalam dihatiku. " bisik Nayara sesaat setelah tautan bibirnya terlepas.


Mata Zavian terus mengunci tatapan sayu wanita dihadapannya, lalu sebuah gelenyar aneh berdesakan di dalam dadanya. Rasa sakit yang di alami Nayara seolah bisa dirasakan oleh Zavian.a


" Thank you untuk winenya. " ujar Nayara sambil menepuk-nepuk pipi Zavian dengan pelan. Matanya menatap bibir Zavian sekilas lalu menyunggingkan senyum tipis. " Enak. "


Nayara hendak pergi, tapi Zavian dengan cepat menangkap pinggang wanita itu hingga terkurung di dalam dekapannya. Zavian tidak akan membiarkan Nayara pergi setelah berhasil membangkitkan sesuatu yang berbahaya di dalam dirinya.


Kemudian Zavian menyambar bibir Nayara, menghissap dan melummatnya dengan penuh hasrat. Dekapannya yang erat tidak bisa lagi membuat wanita itu melarikan diri . Lalu tangan Zavian meraba setiap lekukan indah yang selama ini hanya bisa di kaguminya dalam diam.


" Bukankah kamu bilang bahwa kamu ingin berhenti menjadi perempuan yang baik? " tanya Zavian pada Nayara setelah melepaskan ciumannya. Kening keduanya beradu dengan napas yang memburu.


" Ya, aku bahkan dikhianati karena alasan konyol itu. " jawab Nayara.


Zavian menyeringai tipis sebelum melancarkan kelicikannya. " Kalau begitu, mari menggila bersamaku! Lepaskan topeng Malaikat kebaikanmu dan hanyutlah dalam kesenangan penuh dosa. "


" Hanya malam ini saja. " ujar Nayara menyetujui ajakan gila Zavian.

__ADS_1


" Aku tidak keberatan jika kamu masih ingin berlanjut pada malam-malam selanjutnya. " sahut Zavian disertai senyuman penuh kemenangan.


Selanjutnya Zavian kembali mencium bibir Nayara hingga dia merasa sesak karena hampir kehabisan napas. Wanita itu terengah saat ciuman Zavian terlepas dari bibirnya dan berganti dengan erangan pelan karena setelah itu Zavian malah meremass dada Nayara dari luar pakaian yang dikenakannya.


Apalagi saat Zavian menemukan kenyataan bahwa Nayara tidak mengenakan Braa dibalik pakaiannya. Hal itu membuat Vian semakin kehilangan akal sehatnya. Gairahnya terus memuncak bersamaan dengan letupan- letupan hasrat yang memintanya untuk bergerak lebih jauh .


" Damn it! " Zavian mengumpat frustasi saat celananya terasa begitu sesak. Pria itu berdiri dan mendesak punggung Nayara ke meja bar yang ada dibelakangnya . Botol wine yang masih menyisakan isi setengahnya dan gelas-gelas milik mereka terabaikan begitu saja.


Ciuman Zavian semakin menuntut dan dalam, telapak tangannya menelusuri setiap lekuk tubuh kakak iparnya dengan lebih berani.


" Jangan menangis lagi, ayo bersenang-senang bersamaku ! "


" Bagaimana kalau Fabian tau? "


" Jangan sebut lagi nama suamimu yang brengssek itu! Karena malam ini aku akan membuatmu lupa padanya. "


Bibir Zavian perlahan turun menelusuri leher Nayara yang wangi, dia menghirup dalam-dalam aroma vanila yang akan menjadi candu untuknya . Saat mendengar erangaan wanita itu, Vian mengecup kulit leher jenjang putih mulus dengan sedikit hisapan kuat hingga meninggalkan jejak kemerahan.


Setelahnya Zavian menurunkan gerakkan bibirnya ke pundak yang sejak tadi telah mencuri perhatiannya. Ia menarik jubah tidur berbahan satin itu hingga jatuh ke siku Nayara, kemudian tangannya menyusup ke balik kain untuk meremas dada yang membusung itu.


Bukit kenyal Nayara terasa penuh di tangan Zavian. Rasanya padat, kencang dan menggairahkan .Tangan Zavian meremass secara langsung dari dalam piyama Nayara , sedangkan bibirnya mencium dari balik kain licin itu. Meski terhalang kain tapi gigitan kecil Zavian di puncak bukit kenyalnya terasa menggelitik hebat.


" Ah... " Nayara merintih pelan tapi malah menekan kepala Zavian supaya semakin terbenam di dadanya . Punggungnya melengkung dengan dada membusung seolah memberi akses lebih luas pada Zavian untuk menyentuhnya. " Mmmhh.. "


Saat Zavian menjauhkan wajahnya , ada jejak basah di dada Nayara dan itu membuat kerikil kecil di puncak bukit kenyal miliknya mencuat tegang di sana semakin tercetak jelas. Zavian tidak bisa menahan diri untuk mencicipinya secara langsung .


" Indah sekali. " gumam Zavian .Kemudian menurunkan tali gaun tidur Nayara dan mengeluarkan sebelah bukit kenyalnya. Setelah itu ia menghissapnya dengan penuh hasrat hingga eraangan Nayara kembali terdengar.


Sementara itu sebelah tangannya meremass payudara yang masih tertutup kain. Nayara mengcengkram rambut belakang Zavian sambil menggelinjang geli, membuat Vian semakin bersemangat.

__ADS_1


Tubuh Zavian semakin panas dengan celana yang semakin sesak , dia meraba pangkal paha Nayara dan menelusupkan jari ke dalam kain segitiga wanita itu.


Saat menemukan rasa hangat dan licin di bawah sana , Zavian tersenyum puas. Sedangkan Nayara merintih pelan merasakan sensasi geli ketika jemari Zavian bergerak di bagian inti tubuhnya. Apalag ketika jemari itu bergerak liar , Nayara merasakan gejolak hebat menerpa tubuhnya.


" Aaaahhh..." ******* Nayara semakin tak tertahankan. Pinggulnya meliuk hebat seiring dengan masuknya jari Zavian ke dalam dirinya.


Semakin lama gerakan jari Zavian semakin tidak terkendali . Pria itu memaju mundurkan jarinya dengan ritme cepat ." Vian... aahh.." bibir Nayara sedikit terbuka saat melontarkan rintihannya.


Zavian sangat suka saat Nayara menyebut namanya di antara desaahan kenikmatan.


Tapi dia juga tidak tahan jika tidak mencium bibir kemerahan yang begitu seksi di matanya.


Dengan tangan yang masih bekerja di bagian inti Nayara , Zavian bergerak mencium bibir kakak iparnya untuk memberikan lumaatan yang kuat.


Hingga akhirnya Nayara menjeritkan nama adik iparnya tanpa rasa malu. Gelombang kenikmatan itu datang tanpa ampun hanya karena permainan jari Zavian.


" Za..... Aakhh.." wanita itu merapatkan kedua kakinya, menjepit jemari Zavian yang ada di sana.


Sementara itu Zavian melenguh pelan saat merasakan jemarinya dijepit oleh rasa hangat. Lalu cairan licin membasahi tangannya sebagai pertanda bahwa Nayara sudah mendapatkan pelepasan pertamanya.


" Aahhh.." Sisa- sisa ******* Nayara masih terdengar saat Zavian menarik tangannya dari bagian inti wanita itu .


Zavian memandangi wajah kakak iparnya yang tampak pasrah dan menerima dirinya. Sungguh, pemandangan yang menakjubkan dan sangat menggugah nalurinya.


" Izinkan aku malam ini memilikimu , Nayara ."


.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2