
Sedangkan di sisi lain, Fabian bersenang-senang di kamar hotel dengan wanita bayaran yang disewanya. Kebetulan selama seminggu belakangan ini dia selalu dilayani oleh Sarah yang mampu membuatnya larut dalam fantasi liar di kepalanya.
Fabian tidak pernah peduli pada Papanya yang kini bernapas susah payah karena rasa sakit menyerang dadanya. Dia tidak akan merasa bersalah karena telah membuat masa depan perusahaan ayahnya berada di ambang kebangkrutan. Fabian juga tidak menaruh curiga pada Sarah yang terus menerus mendekatinya.
Karena di mata Fabian, segalanya akan tetap baik-baik saja. Ayahnya akan bekerja lebih keras memutar otak untuk mencari cara bagaimana membereskan hutang sebesar itu. Dia percaya bahwa Hendri, teman akrab sekaligus rekan bisnisnya akan bersikap amanah dalam memegang kepercayaannya. Fabian juga meremehkan keberadaan Sarah hanya sebatas wanita bayaran yang tidak punya power apa-apa.
Bagi Fabian, segalanya akan berjalan dengan baik-baik saja sesuai dengan keinginannya. Hingga keesokan harinya, saat dia mengawali hari dengan senyum lebar tanpa dosa, sebuah kejutan datang menyapanya.
Video panas anak pengusaha ternama beredar di dunia maya. Semua sosial media mendadak heboh mengangkat berita ini menjadi headline utama.
“ Brengssek ! Apa-apaan ini ?” umpat Fabian saat namanya disebut dengan jelas sebagai pemeran utama di dalam video tidak senonoh itu.
Dalam sekali lihat, Fabian tidak bisa menyangkal bahwa pria yang ada di dalam video itu memang dirinya. Dan wanita yang bergumul dengannya adalah Sarah meski wajah wanita itu di blur. Tapi kenapa semua ini bisa terjadi? Siapa yang menyebarkan aibnya?
Sebelum mendapatkan jawaban atas pertanyaannya, ponsel Fabian bergetar dan pesan demi pesan masuk meminta jawaban darinya. Bahkan video itu ikut beredar masuk ke grup keluarga Rayyansyah. Seolah-olah ingin memberi tahu semua keluarganya bahwa ternyata Fabian benar-benar brengssek.
“ Siialan ! Siapa yang berani melakukan ini? “ maki Fabian mulai panik.
Kejadian memalukan ini meledak dan mengejutkan semua pihak keluarga Rayyansyah. Berita itu menyebar cepat seperti api. Mama Widya langsung mengeluarkan Papa Adrian dari grup keluarga sebelum suaminya itu melihat video anaknya yang tidak senonoh. Dia tidak ingin suaminya merasa terkejut dan berimbas pada kesehatannya. Apalagi sejak kemarin Mama Widya melihat kondisi Papa Adrian yang sedang tidak sehat.
“ Hubungi pengacara keluarga kita dan bungkam seluruh media yang menayangkan berita ini !” teriak Mama Widya pada asistennya. “ Siapapun pelaku tindakan ini akan menerima balasan dariku !”
Mama Widya juga meminta agar tidak ada yang memberitahu suaminya tentang kejadian ini. Tapi seberapa keras usahanya dalam menjauhkan Papa Adrian dari segala kekacauan ini, semua itu menjadi sia-sia.Karena ternyata rekan bisnis yang sedang bekerja sama dengan perusahaannya langsung mengontak Papa Adrian.
“ Apa ini, Wid?” tanya Papa Adrian setelah melihat kelakuan anaknya yang kini tersebar di seluruh penjuru negeri. Dia melewatkan ponselnya dengan tangan gemetaran parah.
” Ya, Tuhan.. Bian .”
“ Pa, sabar dulu. Jangan terlalu emosi berlebihan,” bujuk Mama Widya pada sang suami.
Papa Adrian mencengkram dada sebelah kirinya yang kini terasa semakin sakit dan perih. Napasnya mendadak sesak dengan pemandangan yang perlahan -lahan mengabur. Tapi di antara rasa sakit yang hebat itu, Papa Adrian masih sempat berkata.
__ADS_1
“ Kemarin aku baru menemukan fakta bahwa Fabian menggadaikan aset perusahaan kita. Sekarang Fabian juga mencoreng keningku dengan arang. Memalukan sekali.”
“ Pa, jangan bicara dulu. Tenang ya,” bujuk Mama Widya lagi yang kini mulai didera rasa panik.
“ Kenapa Fabian melakukan semua ini padaku? Kenapa?”
“ Pa, diam dulu bisa gak ?”
Mama Widya menangis melihat suaminya yang mulai lemah dengan napas pendek-pendek. Air matanya berjatuhan dengan deras. Segala ketakutan dan kecemasan kini menguasai wanita paruh baya itu.
“ Panggilkan Zavian,” bisik Papa Adrian.” Aku harus bicara dengan Zavian.”
Di sisi lain….
Zavian membenahi selimut Nayara dan mencium pipi istrinya dalam-dalam. Telapak tangan Zavian mengelus permukaan perut Nayara dengan lembut agar tidak mengganggu tidur sang istri. Wanita itu masih tertidur pulas dan tidak menyadari pergerakkan Zavian di dekatnya.
“ Tadi Mama nelpon dan minta aku supaya segera datang ke sana. Firasatku gak enak tentang Papa dan kayaknya memang terjadi sesuatu. Jadi, aku pergi sebentar ya sayang,” ucap Zavian dengan pelan. Dia tahu bahwa Nayara sedang tidur tapi hal itu tidak akan menyurutkan keinginannya untuk membicarakan hal ini.
“ Nanti kalo istriku bangun dan nyariin aku, bilangin aku pergi ke rumah Mama ya Vy . Ada urusan mendadak,” jelas Zavian pada Evy.
“ Siap, Pak,” jawab Evy dengan tegas tapi tetap sopan.
“ Oh, iya kamu sudah tahu berita tentang Fabian ?” tanya Zavian yang duduk di puff chair sambil memasang sepatunya.
Evy mengangkat ponselnya dan menunjukkan pada Zavian. “ Sudah, Pak. Baru aja selesai baca beritanya.”
“ Nanti kamu ajak bicara dia dan hindarkan dari kemungkinan Nayara menonton video siialan itu,” ucap Zavian. Dia tidak ingin mata istrinya ternoda melihat video tidak senonoh kakaknya.
“ Baik, Pak,” sahut Evy.
Setelah berkata begitu pada Evy, Zavian segera keluar kemudian mengendarai mobilnya dan keluar dari komplek perumahan elit tempatnya tinggal. Ada panggilan masuk dari Mama Widya dan segera dijawab oleh Zavian menggunakan earphone .
__ADS_1
“ Za, kamu udah dimana?” tanya Mama Widya dari seberang telepon.
“ Lagi di jalan kesana, Ma,” jawab Zavian .
“ Langsung ke rumah sakit aja, ya. Papa udah gak sadar lagi,” ujar Mama Widya. Ada isakan di sana yang terdengar begitu pilu. “ Papa dari tadi nyebut nama kamu terus.”
“ Baik, Ma. Tapi Mama jangan nangis terus ya, tunggu aku di sana,” jawab Zavian. Dia melajukan mobilnya menuju rumah sakit yang dimaksud oleh Mamanya barusan. Saat berhenti di lampu merah, Zavian menatap layar ponselnya yang menampilkan berita tentang kakaknya. Ada begitu banyak hujatan dan caci maki yang kini beredar di media sosial terhadapan kelakuan Fabian.
Zavian bisa menebak seperti apa kaget dan kacaunya sang Papa saat mendengar kabar ini. Anak yang selama ini selalu dibangga-banggakannya kepada siapapun sekarang tega mempermalukan ayahnya seperti ini. Bukan hanya malu , tentu skandal ini akan ikut berpengaruh pada kerja sama yang sedang dijalani oleh perusahaan Rayyansyah.
Zavian tiba di rumah sakit sekitar dua puluh menit kemudian dan langsung menemui Mama Widya di depan ICU. Wanita itu ditemani oleh seorang laki-laki yang bernama Indra Hanggara. Zavian memeluk Mama Widya terlebih dahulu sebelum menyalami laki-laki yang berperan sebagai pengacara keluarga Rayyansyah.
“ Papamu…..” tangan Mama Widya terangkat dan menunjuk ruang rawat suaminya.
“ Keadaannya parah sekali dan dinyatakan kritis oleh dokter. Entah kenapa, Mama punya firasat buruk.”
Zavian paham kenapa pak Indra ada di sini. Mama Widya harus bersiap jika sesuatu yang buruk terjadi pada Papanya.
“ Semuanya akan baik-baik saja, Ma.” ucap Zavian menenangkan Mamanya yang kembali menangis.
“ Sejak kemarin Papamu sudah mulai drop dan Mama kasih minum obat. Tapi sekarang malah kritis begini,” tukas Mama Widya dengan suara sengau akibat tangisannya.
“ Mungkin karena terlalu syok melihat berita yang beredar ,” sahut Zavian pelan.
“ Fabian tega banget. Dia jahat, Za,” Mama Widya kembali menangis di pelukan anak bungsunya.” Mama gak nyangka Fabian akan sejahat ini pada Papa.”
Zavian mengusap punggung Mamanya sambil terus memberikan pelukan erat. Dia tahu sekali watak Fabian yang sejak dulu suka bermain perempuan. Bahkan saat Fabian masih berstatus sebagai suami Nayara saja Zavian sering menyaksikan kakaknya itu menyewa hotel dengan membawa wanita bayaran.
Zavian adalah salah satu dari sekian banyak orang yang tahu betapa buruk kelakuan kakaknya itu. Oleh karena it, Zavian bertekad ingin membahagiakan Nayara.
.
__ADS_1
...****************...