
"Kenapa ini?" tanya Dila.
"Nona, Anda tak perlu risau. Ini adalah urusanku dengan Sonny. Mohon kiranya tak membahas hal ini dengan Tuan Muda, Bibi, Nona. Bukan aku ingin merahasiakan, namun kondisi perusahaan baru saja stabil dan Anda berdua jelang detik-detik bahagia menyambut si kecil," tutur Rolex panjang lebar.
"Betul Non, biarkan para ajudan yang membereskan," dukung Bi Inah atas ucapan Rolex.
"Baiklah, yang penting Abang aman. Jangan sampai suamiku terluka," pinta Dila, hatinya belum juga tenang. Entah akan ada kejadian apa didepan sana. Ia hanya pasrah pada ilahi.
"Jaga suamiku, lindungi keluargaku," ucap Dila dalam hati tak luput dari rangkaian doa.
Setelah mengantar Nyonya muda, memastikan majikannya aman. Rolex segera memacu mobilnya menuju pin point yang di sepakati dengan Sonny.
Satu jam kemudian.
Pria asing yang dia temukan telah mendapat penanganan intensif. Sonny seketika tercengang kala melihat wajahnya. (pria asing di bab 40 dan 72)
"Lex! gila!"
"Aku mencurigai sesuatu, ini terkait dengan kejadian saat tuan muda di racuni, apakah pelakunya sama?" gumam Rolex disamping Sonny.
Sekretaris itu ikut berpikir atas pernyataan Rolex. Ia membuka note di ponselnya, mencoba menghubungkan puzzle yang sempat terputus karena mentoknya clue.
"Lex, bisa jadi. Pria ini pasti akan ada gunanya nanti," balas Sonny.
"Kita urus dia, samarkan Identitasnya dan bungkam orang-orang tadi. Lalu tempatkan dua bodyguard di sini. Jangan sampai tuan muda tahu dulu, sebelum aku menemukan petunjuk baru," Rolex menatap serius. Tatapan mata dengan mimik wajah seram siapapun yang melihatnya.
"Abdeen? atau yang lain? Sanjaya? AmartyaRama? tentang proyek atau apa ini?"
"Entah, bisa jadi proyek juga masalah pribadi. Awasi Cheryl, dia kulihat akrab dengan tuan muda Abdeen. Ckck, memang selingkuhannya," Rolex menggeram marah.
"Justru karena selingkuhan, mungkin misi Nyonya Cheryl ingin kembali ... dan dia mendapat apa ya? properti udah banyak, kecuali...." Sonny menimbang.
"Binggo, Nyonya muda. Cheryl bekerjasama dengan Abdeen ingin menyingkirkan Nyonya ... dan Nyonya muda bisa jadi bertukar tempat untuk dimiliki ... Son, siapkan tambahan bodyguard. Minta satu agent khusus wanita pada agency Blackshark milik Jimsey, untuk mengawal Nyonya Dilara," titah Rolex dengan nada tegas.
"Jika benar, terbukti dugaanku juga tuan besar. Ezra, hanya kamu yang bisa menjaga Dilara dari kejahatan yang tak ia sangka. Ini urusan pribadimu, Bang. Semoga kali ini kamu melawan karena Dila patut di perjuangkan."
Ia juga mendapat kabar burung tentang sakitnya sang tuan muda Abdeen hingga keberadaannya sempat menghilang tanpa kabar hingga peresmian kemarin.
"Apa yang kamu rencanakan? jangan buat Rolexander berpikir keras," lirihnya menatap sang pria asing yang terkapar tak berdaya di atas brangkar.
Setelah berkoordinasi dengan Sonny. Pria itu bergerak cepat, memasang beberapa cctv di kamar vvip yang dia sewa untuk pria asing. Effort luar biasa, seakan mengingkari kebiasaannya.
Dia hanya mengikuti kata hati, bahwa kali ini mungkin Tuhan sedang menunjukkan sesuatu petunjuk yang bisa dia gunakan satu saat nanti.
__ADS_1
...***...
Sementara itu, resto mewah.
Sekretaris pribadi Ezra pamit undur diri kala kedua pimpinan perusahaan bertemu saat santap siang.
Sudah satu jam berlalu, Sonny baru kembali menemui Bosnya yang baru saja selesai mencapai mufakat.
Tiba-tiba.
"Sayang," suara seorang wanita, memeluk Ezra dari belakang saat ia hendak mengangkat cangkir kopi.
"Lepas!" sentaknya menepis lengan seseorang. Pimpinan El Qavi, bangkit.
"Bos, maaf," Sonny berlari mengejar bosnya.
"Pergi!" usir nya pada Cheryl.
"Jangan kuatir, aku hanya say hay ko. Dadah sayang," Cheryl melenggang pergi.
Tak Ezra kira, kepergiaan wanita ulet keket itu ternyata bersama klien yang baru saja ia temui.
"Gila, Bos mimpi apa dulu beliau istri Anda?" ucap Sonny mengelus dadanya, ia banyak beristighfar.
"Kita kembali ke kantor. Sanjaya kenapa?"
"Menarik kita ke pedalaman Bos. Aku yang akan berangkat, kecohlah kali ini. Anda akan menyambut kelahiran pangeran bukan?" Sonny menawarkan diri.
"Kau bisa?"
"Ck, Bos. Itu hanyalah masalah kecil. Mereka melebihkan sehingga kita di tegur kementrian. Serahkan padaku, nikmati waktu Anda menjadi Ayah. Sampaikan saja, bahwa Anda akan berangkat," usul Sonny kemudian.
"Baik, thanks ya Son. Aku memang enggan meninggalkan Dilara sendiri di rumah bahkan untuk sekedar ke kantor," balas Ezra tersenyum penuh arti seraya meninggalkan resto.
...***...
Mansion Sanjaya.
Berulang kali Akbar Sanjaya memutar video perhelatan acara peresmian rivalnya King Abdeen beberapa hari lalu.
Dia memfokuskan pada seorang wanita hamil yang sangat cantik, mirip seseorang yang di kenalnya.
"Mirip sekali, apakah dia?" gumamnya tak habis pikir, hingga tampilan layar itu dia zoom hingga dimensi seratus kali.
__ADS_1
"Enggak, gak mungkin. Dia gak bilang padaku, " elaknya masih dengan nada lirih juga wajah yang mulai pucat pasi.
"Dimana kamu berada sekarang? kamu menghilang begitu saja sejak saat itu," ia ragu sekaligus ingin mencari tahu.
"Jhon, tolong cari tahu siapa wanita hamil yang hadir saat acara king Abdeen kemarin? berikan laporan lengkap padaku," perintah nya untuk sang asisten.
"Baik, Tuan," jawab Jhon seraya undur diri dari hadapan sang majikan.
Pria paruh baya yang masih terlihat tampan, tak melepaskan pandangan dari layar di hadapannya hingga suara milik gadis manja datang membuyarkan lamunan.
Akbar, menutup layar laptopnya.
"Papaaaaaaaaa ... aku bahagia, akan pergi dengan Ezra saat penanganan kebocoran proyek pulau kelapa nanti, satu bulan loh di sana," ujarnya pada sang Ayah.
"Bukannya kabar mengatakan bahwa Ezra sudah menikah, Ana?"
"Siapa bilang?" aku akan menyingkirkannya.
"Entah, hanya kabar burung mungkin. Karena tidak ada kelanjutan berita yang dulu itu bukan? saat kita menuduhnya pedofil dan pelecehan sek-sual terhadap gadis dibawah umur," imbuh sang ayah. (bab 6)
"Iya, nihil. Gimana? Papa mendukungku kan?"
"Entahlah, jika memang Ezra baik untukmu, nanti segera akuisisi perusahaannya jika kau berhasil menjadi istrinya," tegasnya lagi.
"Tentu donk, tapi aku butuh menyingkirkan Cheryl dahulu. Namun rasanya tak mudah, wanita itu di lindungi oleh King Abdeen. Bagaimana caranya?"
"Masa menyingkirkan wanita tak guna itu saja kamu tidak mampu? coba selidiki perusahaan ayahnya atau circle lain yang bisa kau manfaatkan untuk menjatuhkan wanita itu. Jangan berurusan dengan Abdeen, anak muda itu gila!" pesan Akbar Sanjaya pada Anastasya.
"Baik Pa. Akan aku pikirkan ... bye Pa, aku istirahat dulu," ujar sang putri kesayangan melangkah pergi dari ruangan ayahnya.
"Ana, jika memang benar. Kamu akan mempunyai saudara ... semoga menerimanya," lirih pendiri Klan Sanjaya Grup.
Pandangan netra tuanya menerawang keluar jendela, mengingat kepingan masa lalu dengan seseorang hingga pilihan sulit itu terpaksa dia ambil.
.
.
...__________________________...
...Yang pusing, minum obat jangan lupa. Mommy nebar clue banyak didepan sana, saatnya di tarik semua satu-satu....
...Kan mommy ga demen cinta-cintaan flat karena di awal itu alur cerita mudah ditebak 🙃... gak suka kalau gak mikir 😁. Gak suka nulis rata tanpa selipan... mencoba membuat ciri khas. Semoga enjoy, apalagi kembang dan kopi ngalir 😂...
__ADS_1
...#othorsongong emang 🤣...