
Di perjalanan mereka berdua hanya diam dalam fikirannya masing masing tak ada yang berani berbicara,walaupun hanya sekedar basa basi
"Ayo turun,kita sudah sampai" ucap christ
Christ turun duluan dan membukakan pintu untuk naraya dan mengulurkan tangan dan di sambut oleh tangan lembut naraya " Uuuhhhh romantis sekali" 😊😊😊
"Kau cantik sekali malam ini nar "ucap christ memuji
"Jangan berlebihan christ,nanti aku bisa melayang'' jawab naraya yang sudah merona menahan malu
"Aku mengatakan faktanya nar" ucap christ memandang lekat ke wajah naraya
naraya yang tak kuat di pandang lama lama segera mengalihkan pandangan christ
"sepertinya wahana itu bagus,ayo naik itu" ajak naraya
"Hmnn,ucap christ yang masih belum terganggu dengan pandangannya pada naraya"
naraya lantas menarik tangan christ seperti sedang bergandengan tangan
Uuuhhhh seru banget christ "ucap naraya pada christ yang sudah berada di kurungan roda berputar itu
Christ tersenyum
"Apa kau bahagia?" tanya christ
"tentu saja,bahkan aku tidak menyangka kalau orang kaya sepertimu bakalan mau ke tempat seperti ini" ucap naraya lirih
(Christ langsung mencium bibir naraya sekilas)
"Jangan katakan itu lagi" ucap christ tajam
"Ba,,baiklah" jawab naraya gugup karna mendapatkan serangan mendadak
Tak terasa roda berputar itu sudah berhenti pertanda permainan telah usai
"kita mau kemana lagi?" tanya christ yang sudah keluar dari kurungan roda berputar tersebut
'hmmm,bagaimana kalau kita menaiki sampan terbang itu' ucap naraya sambil menunjukkan wahana yang cukup menguji adrenali tersebut
__ADS_1
"kayaknya gak usah deh nar" sahut christ bergidik ngeri..
"kenapa? kau takut yah? ahh cemen! "cibir naraya
"bukan takut,aku hanya khawatir kalau kau lah yang takut" ucap christ mengelak
"ahhh jangan banyak alasan christ,kalau kau tidak mau naik,biar aku saja sendiri" ucap naraya mengancam
"ahhh kau ini,jujur.aku takut nar" ucap christ yang sebenarnya bergidik ngeri
"tidak apa apa christ,ayo kita coba" ucap naraya antusias dan menarik tangan christ menuju pembelian karcis dan mereka segera naik ke sampan tersebut
baru beberapa kali ayunan christ sudah tidak kuat dan meminta untuk berhenti
''Christ turun dan muntah,mukanya sudah pucat"
(naraya yang sangat cemas membantu memijit tengkuk christ)
"kau tidak apa apa christ" karna melihat ekspresi christ lantas membuat naraya tertawa
'Hahahaha..ternyata kau takut yang begituan christ.cemen sekali"ucap naraya sambil memukul tangan christ
"Alasan mu tidak masuk akal christ" jawab naraya yang masih tertawa kecil
"dasar kau ini " ucap christ lemas
'yasudah kita duduk dulu,kau mungkin butuh istirahat.biar aku beli minuman sebentar'
(Naraya membeli dua minuman dan bergegas kembali pada christ)
"ini minum dulu" ucap naraya sambil menyodorkan minuman ke arah christ
"tidak mau,maunya kau yang memegang minuman dan mengarahkan sedotan itu padaku " ucap christ yang mulai manja
"Dasar kau ini manja sekali" ucap naraya namun masih melakukannya
'minum lah,agar tenggorokan mu tidak kering'
hmmm...
__ADS_1
(naraya bergantian meminum punyanya)
"mau yang itu" ucap christ sambil menunjuk minuman punya naraya
"aku sudah meminumnya christ,kau minum punya mu saja.nah" ucap naraya dan menyodorkan minuman ke arah christ
"tidak mau,mau nya yang itu" ucap christ sambil merengek seperti anak kecil
"kau manja sekali tuan muda.nah"ucap naraya menyodorkan minuman yang tadi dia minum
(Christ menghabiskan tanpa bersisa)
Glekk..naraya lantas menelan ludahnya sendiri "Kau haus sudah berapa lama tuan muda?" tanya naraya
"aku tidak haus,hanya saja ingin minum satu sedotan denganmu" ucapnya singkat
"baiklah kau rajanya" ucap naraya sambil tersenyum ke arah christ
Jam sudah menunjukkan jam 22:00 Mereka segera pulang.christ mengantar naraya sampai di depan rumah
"ayo" ajak christ
"kemana?" tanya naraya
"aku akan mengantarkanmu sampai runah" jawab christ singkat
"tidak usah christ aku bisa jalan sendiri" jawab naraya singkat
"aku sudah berjanji akan mengantarmu sampai rumah nar,jangan membantah ayo"ucap christ turun dari dalam mobil
Naraya masuk kerumah dan christ segera pulang..
didalam kamar naraya seperti orang gila tersenyum,tertawa bahkan berteriak teriak seperti orang gila.dia terlalu bahagia hari ini bila mengingat momen yang baru saja terjadi.
"uuuhhhh.aku capek sekali" ujar naraya lemas
hhmmmmm,hoooaaammmm..
naraya bergegas mengganti baju gaun dengan baju santai tak lupa menghapus makeup nya.dan dia pun terlelap dikasur empuk miliknya
__ADS_1
****