
Dengan penuh keberanian naraya pergi ke restoran XX untuk menemui Tuan muda christ sesuai jadwal yang di tentukan.dan titah dari ayahnya.tetapi orang yang di cari tak kunjung kelihatan juga
............
"Halo ayah,Dimana dia.aku udah di restoran" tanya naraya yang sudah merasa kesal lewat sambungan telfon..
"Maaf nak tuan muda tak jadi menemuimu hari ini.katanya dia sedang sibuk.dan pertemuan akan di undur seminggu lagi" Jawab ayahnya yang takut takut cemas kalau kalau putrinya membatalkan pernikahan tersebut
"Baiklah,katakan padanya.jadi orang kaya harus punya etika dan waktu ysng konsisten" Jawabnya kesal sebari mematikan sambungan telpon
Tuttt..tutttt...tutttt " Sambungan telpon mati"
........................
Dengan langkah malas naraya memberhentikan sebuah taxi dan segera berangkat menuju Kampus tempat dia kuliah
Setelah sampai dia langsung masuk ke kelas untuk mengisi absensi karna hari ini jadwal kuliah di batalkan karna dosennya sedang sakit
naraya keluar dari kelas dan dengan kesalnya mengomel sendirian
*Yaampun kenapa sih semua orang dengan gampang nya ngebatalin gitu aja.gak punya otak apa.gue capek bolak balik oon.kenapa hari ini rasanya gue sial banget ,"Omelnya tak karu karuan
__ADS_1
Tiba tiba ada seseorang yang menepuk bahunya yang ternyata Nathan teman sekampusnya
"Heh lo knapa ngomel ngomel sendiri,lagi pms?" Tanya nathan sebari duduk di sebelah naraya
"Eh lo.enggak juga" sahut naraya singkat
"Lo knapa" Tanya nya lagi
"Gue kesel aja hari ini mata kuliah di batalin karna si botak tengil itu lagi sakit" Jawab naraya yang sudah merasa kesal sampai ke ubun ubun
"Pak budi maksud lo?" Nathan
"Hmmm" Jawab naraya singkat
"Seneng pala lu peyang,minggu depan gue mulai jadwal mikirin judul skripsi kampret.gue butuh bimbingan dia" Jawab naraya sebari memakan stik wafer yang dia keluarkan dari dalam tasnya
"Mau?" tawarnya pada nathan
nathan hanya mengambil beberapa dan tersenyum
" Oh gitu,pantesan.btw lo pulang sama siapa nih.mau bareng gak?" Tanya nathan sebari menawarkan tumpangan
__ADS_1
"Enggak ahh,gue pulang sendiri aja.lagian gue masih banyak urusan" Ucap naraya antusias seperti seorang penting saja
"Eleh gaya lu ***,yaudah kalau gitu gue balik duluan.bye" Ucap nathan yang segera pergi meninggalkan naraya karna sebenarnya dia sendiri juga masih ada urusan dengan pacarnya
Naraya segera beranjak dari duduk nya dan menunggu bis yang akan di tumpanginnya,dia tak lekas pulang ke rumah karna masih merasa jengkel dengan ayah dan ibu tirinya yang selalu memperlakukannya seperti bukan siapa siapa dalam keluarga ituu
ΦΦΦΦΦΦΦ
T A M A N
Naraya duduk di sebuah bangku taman yang terbuat dari kayu sambil sesekali mengedarkan pandangan seperti mencari seseorang
Apa dia tidak kemari lagi yah.aku ingin bertemu sekali lagi.dan menanyakan maksud dari ucapannya Malam setelah dia mengantarkan ku pulang..
''Hmmm,mungkin cuman kebetulan aja kali yah bisa ketemu sama si batman itu.ngarep banget *****" Ucapnya dalam hati
Naraya duduk disana sudah hampir dua jam tanpa beranjak sedikit pun,dia hanya tersenyum sesekali melihat anak kecil berlari lari sambil tertawa disertai kasih sayang dari ayah dan ibunya yang mengejar anak itu
Naraya kembali teringat momen dimana naraya kecil mendapatkan kasih sayang lenuh dari ibu dan ayah kandungnya,semua nya hancur berkeping keping semenjak hadirnya dina ibu tirinya tersebut.dia penyebab hancurnya kebahagiaan naraya.
Dengan jengah naraya menghembuskan nafas nya kasar ke udara,tak terasa air matanya keluar dan merasa sesak di dada mengingat kejadian kejadian di masa lalu*
__ADS_1
******************