
Hari hari begitu lambat berlalu,sudah lima hari setelah Christ menyampaikan perasaannya pada naraya,dia tak pernah lagi menghubungi naraya.sekedar bertukar kabarpun tidak.
Naraya merasa kehilangan sosok christ yang cerewet dan menyebalkan
'huuuuhhhh..menyebalkan
perasaan apaan,nany kabar juga enggak.sekedar basa basi juga enggak.rese,pdktan apaan tuh' bergerutu di dalam hati
Karna dorongan rindu naraya bertekad menghubungi christ duluan
(Tapi setelah beberapa kali menelpon,christ tak mengangkat telponnya)
apa dia cuman bercanda yah,ahh orang kaya memang begitu.sesuka jidatnya"fikir naraya
Tiba tiba. . .
Tring..bunyi sms
-Ada apa nona muda.apa kau merindukanku? "ujar christ melalui Pesan singkat (SMS)
-tingkat kepedan mu tinggi sekali "ucap naraya namun dia senyum senyum sendiri membaca Sms dari christ"
- Benarkah? lantas untuk apa kau Menelponku?
-Tidak apa apa,aku hanya iseng saja "Ucap naraya"
-Benarkah? yasudah kalau hanya iseng.jangan menghubungi ku lagi "Ucap christ tegas"
-Kau sensitif sekali.aku hanya bercanda
-Ooh,aku juga hanya bercanda mengatakan itu
-Hmmm,kau tidak ingin menanyakan sesuatu?"Naraya menawarkan christ untuk bertanya tentang jawabannya itu"
-Bertanya apa?
-apa saja? "ucap naraya yang masih ingin memancing dengan cara halus
-Tidak,aku sedang tidak ingin bertanya "Ucap christ"
__ADS_1
(Sialan ternyata dia sudah lupa,apa hanya sekedar mempermainkanku)
-Oh baguslah kalau begitu! "Jawab Naraya singkat
Sekitar 15 menit kemudian christ baru membalas pesan singkat naraya
-Apa kau sedang sibuk nona muda?
-Iya,aku sangat sibuk" jawab naraya yang sudah kesal karna pancingannya tidak di taggapi christ"
-Yah sayang sekali,padahal aku ingin menjemputmu hari ini,ingin mengajak ke wahana permainan (Pasar malam)
-benarkah? ahh kau ini jangan terlalu serius menanggapi.aku hanya bercanda tadi "jawab naraya yang mengelak dan tertarik sekali ingin pergi ke pasar malam.karna terakhir kali dia kesana ketika kelulusan SMA saking sibuknya mendaftarkan kuliah,terlebih terlalu dikekang oleh ayahnya
-Baiklah,nanti sekitar jam 7 malam aku akan menjemputmu.berdandanlah yang cantik "ucap christ"
-oke
Dengan perasaan berbunga bunga naraya bergegas memilih baju yang akan di pakainya nanti malam.Padahal masih jam 10 pagi loh.Lol~
Uhhhhh,masa gak ada baju yang cocok sih"ucapnya kesal
Hmmn,apa aku beli baju baru saja yah? eehhh jangan jangan.aku memakai gaun ini saja.dan memakai sepatu yang ini ucapnya
lalu dia berdiri di depan kaca besar dan mencocokkan gaun biru selutut dengan sepatu Sneakers warna putih tersebut ke tubuhnya.
'Sangat cocok' pujinya
tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 18:30 naraya sudah bersiap siap sejak tadi.dan menunggu christ menjemput
Tinn..tinnn "Suara mobil christ
Hmmmn,christ sudah datang "naraya bersiap siap keluar tak lupa membawa tas kecil dan memakai bando biru menyesuaikan penampilannya yang feminim
Naraya turun dan bergegas menuju pintu utama,baru saja menarik handle pintu.ibu tirinya sudah muncul dengan ayahnya
'Berkeliaran terus' Sindir dina pada naraya namun tak direspon naraya
'mau kemana nay,rapih banget' tanya handoko pada putrinya tersebut
__ADS_1
"Mau keluar bentar yah'' ucap naraya
baru ingin menanyakan,tiba tiba pintu sudah di ketuk
Tokk..tok..
(naraya segera membukakan pintu utama)
"Selamat malam handoko" ucap christ
"tuan muda christ" ucap handoko kaget
"Aku ingin membawa putrimu keluar sebentar.bolehkan? "tanya christ melirik tajam ke arah dina
'Tentu saja tuan muda' jawab dina yang mendahului handoko
'Handoko,kau belum menjawab pertanyaanku' ucap christ mengabaikan keputusan dina
'Tentu saja boleh tuan muda,tapi tolong jaga putri saya baik baik.karna dia putri saya satu satunya tuan muda.biar bagaimana pun saya ayahnya' ucap handoko supaya christ memaklumi permintaannya sebagai ayah
"Tentu saja aku akan menjaga nya,dia terlalu cantik bila menjadi perdagangan bisnismu' ucap christ menyindir
Handoko yang merasa tersindir malah tertunduk malu
''kau cantik" ucap christ pada naraya
Naraya langsung merona,pipinya tiba tiba memerah menahan malu
"Ayo kita berangkat sekarang" ucap christ dan menggenggam tangan naraya.dan naraya hanya menurut saja
"Ayah,aku pamit" ucap naraya berpamitan pada ayahnya dan melirik sebentar ke arah dina
"hati hati nay,jangan pulang larut malam" ucap handoko mengingatkan naraya.sudah menjadi tugasnya untuk menjaga naraya
"Baik ayah"
mereka berdua pun bergegas meninggalkan rumah dan berangkat menggunakan mobil mewah teebaru keluaran eropa.sangat klasik*
******
__ADS_1