
" Christ kenapa kayak gitu sih " tanya naraya yang masih menangis
" *Cepat obatin atau kau lihat aku mati karna kehabisan darah " ucap christ santai
dengan sigap naraya membopong tubuh christ agar duduk di kasur dan mengambil **kotak P3k***
" Sini biar aku obatin dulu luka nya " naraya segera meletakkan tangan christ di pahanya dan meneteskan obat merah
" Awwww pelan pelan dong,sakit tau "
" udah tau sakit,tapi masih berbuat gila " jawab naraya menekan kuat perban yang dia tempelin dengan plaster karna kesal
" kamu mau bunuh aku yah " ucap christ menahan perih
" salah sendiri,lagian kenapa sih harus kayak gitu "
" gak tau " jawab christ singkat
" jangan gitu lagi christ,aku takut " ucap naraya lemas
" Maaf yah udah buat kamu takut " jawab christ lembut dan mengusap kepala naraya
" jangan lakuin lagi christ,aku takut " jawab naraya sambil menangis
" sini peluk " Christ segera meletakkan kepala naraya di dada bidang milik christ
" maaf,aku cuman gak suka kalau kamu deket sama cowok lain.kita baru aja nikah." ucap christ lirih
Naraya mendongakkan kepalanya ke atas dan melihat ke muka christ
__ADS_1
" Kamu cemburu sama nathan? " tanya naraya sok imut.
Christ mengangguk
" beneran? " tanyanya lagi
" bukan cuman sama dia,ke semua cowok yang deket sama kamu " ucap christ
" Termasuk ayahku " tanyanya konyol
" mungkin " jawab christ singkat
" gila " jawab naraya pelan namun masih bisa didengar christ
" kamu ngomong apa? "
" enggak,aku bilang kamu ganteng " ucap naraya langsung berhambur ke pelukan christ
" Makasih yah jes udah ada disini buat aku " ucap christ lirih namun masih bisa di dengar naraya.
" Jes? siapa dia? " tanya naraya dan melepas paksa pelukan christ
dengan gelagapan christ yang sudah menyadari kesalahannya
" Enggak nar,aku gak ngomong jes,mungkin kamu salah dengar " ucap christ beralasan
" Hmmm...gitu yah,maaf yah mungkin aku salah dengar " jawab naraya
" Hehehe,yaudah keluar yuk.engap nih di kamar sini kalau gak berbuat apa apa " Ucap christ tersenyum nakal ke arah naraya
__ADS_1
" Christiannnnn " jawab naraya sambil mencubit perut christ
*Mereka berdua keluar dari kamar dan kembali ke kamar mereka.
" Aku mau mandi nar,tapi susah buka baju.mau bantuin gak? " tanya christ
" hmmn...gimana yah? " ucap naraya ragu
" yaudah deh kalau gak mau " jawab christ yang kembali duduk di kursi yang ada di kamar tersebut
" yaudah deh,sini aku bantuin " ucap naraya yang masih ragu
" ikhlas gak nih? " tanya christ
" ikhlas christ,sini aku bukain baju kamu " naraya membuka satu persatu kancing kemeja christ
GLEKKK* ( Dia menelan air ludahnya sendiri dan bengong karna melihat dada bidang atletis dan putih christ )
" Aduhh,lap dulu nar air ludahnya.udah pada tumpeh tumpeh tuh " ledek christ yang melihat naraya memperhatikan dadanya
" Apaan sih christ " jawab naraya malu malu
" ini milik kamu kok,santai " ledek christ sambil mengelus seksi dadanya
" Christt " naraya mencubit perut christ karna merasa sangat malu di goda christ
" Kamu cantik kalau lagi malu gini nar " ucap christ dan menyelipkan rambutnya di belakang telinga naraya
" Hmmn.. " naraya tak sanggup lagi untuk membalas ucapan christ,jantungnya sudah beelomba lomba menimbulkan rona merah di pipinya sendiri
__ADS_1
Bersambung...