Terjerat Cinta Tuan Muda

Terjerat Cinta Tuan Muda
Pernikahan


__ADS_3

Hari yang di tunggu tunggu telah tiba,christ dan naraya akan melangsungkan pernikahan di sebuah hotel mewah yang sudah di hiasi dengan papan bunga yang mengucapkan HAPPY WEDDING


"nar,hari ini kamu begitu cantik" Handoko yang sudah berdiri di depan putrinya itu


Naraya tersenyum


"Maafkan papah" handoko melemah


"Papah gak salah pah,justru naraya yang harus minta maaf.karna sudah kasar sama papah akhir akhir ini"


"hmmn..


"Yasudah ayo keluar,calon suami mu sudah menunggu"


"Iya pah..


Naraya berjalan menuruni anak tangga dan bergandengan dengan papahnya..


"Pah aku degdegan banget" ucap naraya yang sudah menggeser wajahnya lebih dekat ke telinga handoko


"kamu tenang aja nak,semua akan berjalan dengan lancar" Ucap handoko sebari menepuk punggung tangan putrinya tersebut


Semua mata tertuju ke arah naraya,begitu juga dengan Christ.dan bertepuk tangan ke arah mereka


"Baiklah,kita akan memulai acara sakral yang di pimpin oleh saya sendiri" ucap penatua agama

__ADS_1


Semua sudah berdiri di hadapan altar dan akan menyaksikan ikrar pernikahan antara naraya dan christ


"Saudara Christian hadinata,Saya akan menikahkan engkau dengan saudari Naraya Handoko di hadapan Tuhan.apakah engkau siap menemaninya di dalam suka maupun duka,di dalam kaya maupun miskin,dan di dalam sehat maupun sakit.jika bersedia.katakan bersedia"


"Saya bersedia" Ucap Christ tegas


"Baiklah,sekarang giliran mu..


Saudari naraya Handoko,saya akan menikahkan engkau dengan saudara Christian Hadinata di hadapan Tuhan.apakah engkau siap menemaninya di dalam suka maupun duka,di dalam kaya maupun miskin,dan di dalam sehat maupun sakit.jika bersedia.katakan bersedia"


"Saya bersedia" Ucap naraya menangis haru


"Acara pemberkatan selesai" Ucap penetua agama


Christ membuka penutup wajah naraya dan menghapus air matanya dengan lembut


Naraya mengangguk


Christ melakukan kissing wedding di depan tamu undangan dan di sambut tepuk tangan dan teriakan "Woooooooo"


Semua tamu undangan sudah di persilahkan untuk menikmati hidangan yang di sediakan.naraya dan christ melakukan sesi pemotretan bersama kedua orang tua mempelai


"Selamat yah sayang" ucap handoko memeluk putri semata wayangnya itu


"Terimakasih ayah" ucap naraya yang menangis di pelukan ayahnya dan melepaskan pelukan

__ADS_1


"Christ,sekarang kamu adalah pengganti dari tugas ku untuk menjaga putriku.tolong jaga dan cintailah dia seperti aku menjaga dan mencintainya" Ucap handoko sebari menepuk pundak christ


"Baik ayah,aku akan melakukan yang terbaik untuknya.percayalah,aku tidak akan menjualnya" Sindir christ yang langsung di balas handoko tertunduk malu


Naraya lantas mencubit perut christ


"Maaf,aku hanya bercanda" ucap christ


"Selamat yah nay" Ucap dina tersenyum di paksakan


Karna ini hari pernikahannya mau tidak mau dia menyambut hangat dina ibu tirinya tersebut "Makasih tante"


"Nar,nanti kalian tinggalnya di rumah bareng mamah dan papah aja yah" ucap maya ibu dari suaminya christ


"Aku gimana sama christ aja mah" Ucap naraya sambil melirik ke arah christ


Maya melirik kembali ke arah chris


"kenapa melihat ku seperti itu?" hardik christ yang merasa di perhatikan


"Boleh kan christ,malam pertamanya dirumah aja" ucap maya girang


"Mahhh.."ucap naraya yang bersemu merah


"Siap bos,cucu lagi otw" ucap christ yang melirik nakal ke arah naraya

__ADS_1


"Christ" pipi naraya tambah memerah


Semua orang tertawa menyaksikan naraya yang malu malu karna di goda ibu mertua dan pacar yang sekarang sudah menjadi suaminya tersebut


__ADS_2