
Christ menciumi bibir naraya dan menahan tubuh naraya karna berontak
"Christ kumohon jangan lakukan,aku belum siap" ucap naraya
Christ dengan lahap menciumi bibir naraya,dan mulai turun ke arah dada.dia Memperhatikan sebentar tubuh telanjang naraya yang hanya tersisa Bra dan celana dalam warna merah yang senada.cukup menantang fikirnya
Christ kembali menciumi leher naraya yang di balas dengan geliatan tubuh naraya "Christ kumohon" Pinta naraya
"Aku tidak akan melakukan jauh,percayalah" ucap christ yang sudah membuka pengait bra tersebut
di pandanginya dua gunung kembar itu.tidak terlalu besar namun kencang menantang
Christ mengelus elus ****** naraya dengan hidungnya..
Naraya menggeliat
Di ciuminya area sekitar dada dan mulai menjilati setiap inci payudara naraya.dan meninggalkan banyak tanda merah disana
tangan christ sudah mulai turun ke arah celana dalam naraya,dan ingin melapas namun di tahan oleh naraya
"Christ cukup,kau sudah janji" ucap naraya yang sadar situasi
Christ menghempaskan nafasnya kasar,baiklah" ucapnya yang jengkel
"Maafkan aku" ucap naraya melemah
"Pakai bajumu,aku sudah tidak bernafsu" ucap christ datar
__ADS_1
"Christ" ucap naraya lirih
Namun christ sudah tidur membelakangi naraya,dia sedang mengatur nafas
Christ turun dari tempat tidur dan memakai jaketnya
"Mau kemana?" Tanya naraya yang melihat christ berjalan menuju pintu
"Mau keluar,mencari pelampiasan" Ucap christ dan memutar handle pintu
Dengn sigap naraya memeluk christ dari belakang.dan selimut yang dia pakai untuk menutupi tubuhnya yang telanjang karna ulah christ sudah terjatuh ke lantai
"Christ maafkan aku" ucap naraya yang masih di posisi semula
"Sudahlah lepaskan aku" ucap christ yang berusaha melepaskan diri dari pelukan naraya
"Iya" ucap christ singkat
"Yasudah pergi sana,sekali kamu melakukan itu dengab wanita lain.jangan harap aku akan memaafkanmu " ucap naraya melemah
Christ menatap sedikit tubuh telanjang naraya dan memungut selimut dan menutupi tubuh kecil naraya
"Pakai ini,nanti kamu kedinginan" ucap christ
Namun naraya hanya diam dan kembali ke tempat tidur.dia menutupi tubuhnya sampai ke ujung kepala memakai selimut tadi
Ceklekkk
__ADS_1
Pintu sudah tertutup,naraya fikir christ jadi pergi..
Naraya menangis di balik selimut dan terus menangis dan tiba tiba ada tangan yang memeluknya dari balik selimut.dengan sigap naraya mendongak ke arah luar selimut dan melihat siapa yang memeluknya
"Christ" ucapnya kaget
"Kenapa nangis?" tanya christ yang sudah ikut tidur di samping naraya
"Kenapa disini.katanya mau nyari pelampiasan" ucap naraya sinis
"Hehehehe..aku gak mungkin nyari wanita lain.sedangkan disini ada wanita yang sangat cantik dan seksi" goda christ yang membuat naraya manyun
"Aku bakalan nunggu kamu siap.aku gak akan maksa.oke" ucap christ tersenyum
"Maafin aku,gak seharusnya aku nolak.itu udah jadi kewajiban aku buat melayani kamu christ" ucap naraya tertunduk dan memainkan jari nya di dada christ yang sudah bertelanjang dada
"Aku bisa maklum kok" ucap christ dan mencium ujung kepala naraya
Naraya mendongak ke arah christ dan
Cupppp..naraya mencium sekilas bibir christ
"Nakal kamu yah" ucap christ nakal
Naraya langsung menbenamkan mukanya di dada bidang milik christ dan mereka tidur berpelukan...
****
__ADS_1