
Dengan penuh rasa bersalah Christ menghubungi naraya dengan penuh kecemasan
-Halo "ucap naraya di seberang sana"
-Halo nar "Ucap christ yang antusias akhirnya telfonnya di angkat oleh naraya yang membatalkan sambungan telfon sejak tadi"
-Ada apa
-Gue cuman mau ngajak lo ketemuan.bisa gak? "Tanya christ"
-Sorry gak bisa
-Please,kali ini aja janji
-Yaudah besok ketemu di tempat kemarin.bye
Tutttt....tutttt sambungan telfon mati
***
Hari ini naraya tidak masuk kuliah,cuman menitip absensi saja.karna dia ingin bertemu christ
"Nar,maaf banget soal kemaren.gue khilaf" ucap christ yang sangat merasa bersalah
"Iya gpp,gue maklum.orang kaya emang selalu bersikap seenaknya" Jawab naraya dingin
"Bukan gitu nar maksud gue,gue memang merasa bersalah dari dalam diri gue yang paling dalam.gue minta maaf yah" Ucap christ dengan WATADOS
Naraya yang melihat kesungguhan christ merasa iba juga.dan sebenarnya dia juga yang salah.gak mendengarkan penjelasan christ terlebih dahulu
"Hmmm,yaudah kali ini gue maafin lo" Ucap naraya singkat
"Beneran nar? "Ucap christ antusias"
**Naraya tersenyum
"Oke**,karna lo udah maafin gue.gue bakalan mentraktir lo.pesan sepuasnya pertanda kita sudah baikan" ucap christ
"Lebay lo" ucap naraya sambil tertawa kecil
Dan mereka pun beberapa makanan sambil melemparkan candaan satu sama lain
Di sela sela keheningan,christ mulai berani bertanya.kenapa dia bisa sebenci itu padanya
"Nar,gue mau nanya" ucap christ
__ADS_1
"Nanya aja kali" ucap naraya
"kenapa sih lo benci banget sama gue,sampe sampe nolak nikah sama gue" tanya christ
"Tuhkan,mulai deh ngajak ribut lagi" ucap naraya
"Gue cuman nanya nar,maaf kalo salah" ucap christ
"Hehehe...gue becanda kok.perlu nih gue jawab?" tanya naraya
"Yah perlu lah,gue kan nanya" ujar christ
"Alasan gue gak mau nikah sama lo,karna caranya yang salah.dan seolah olah menginjak injak harga diri gue" ucap naraya
"Maksudnya? gue gak ngerti? tanya christ
"Mana ada christ cewek yang mau di nikahin cuman karna hutang! lagipula dulu gue gk kenal siapa lo.dan banyak di luar sana beredar gosip kalau lo tuh orang nya jahat,kejam,dan brengsek gak punya hati.mana mau gue punya suami yang begitu.gila aja" tutur Naraya yang masih sibuk dengan makanan nya
"Gue kan kaya nar,lo gak tertarik?" tanya christ yang memancing
DENGAN MATA YANG SUDAH MELOTOT KE ARAH CHRIST
"gue gak semurah itu yang bisa di beli dengan uang.paham" Jawab naraya ketus
"Sorry" ucap christ lirih
"Nar?" panggil christ
"Apa" jawab naraya ketus
"Lo marah?" tanya christ
"Enggak!" jawab naraya ketus
"Trus kenapa cuek" tanya christ
"Gak ada yang cuek" jawab naraya singkat
"Nar" panggil christ lagi
"Apasih christ" jawab naraya setengah membentak..
"Gue suka sama lo" ucap christ singkat
Naraya terbelalak
__ADS_1
"Konyol" ucap naraya singkat
"Dari dulu" ucap christ lagi
"Apasih,gue gak ngerti.kita baru ketemu beberapa kali.dari dulu pala lo peyang"Ucap naraya
"Lo lupa?" ucap christ
"Tentang OSPEK dulu" ucap christ lagi
Naraya berusaha mengulang kembali momen ospeknya,tapi tak ada yang berkesan disana
"Jangan ngaco ahh,gak lucu" ucap naraya
"Tentang cowok yg nyuruh lo nembak kakak senior dan lo di bully habis habisan," ucap christ yang berusaha memberikan sesuatu yang memancing ingatan naraya
Setelah beberapa kali memutar otak mengingat sesuatu tentang ospek..
"Sekarang tugas kamu,tembak kakak kelas di ujung sana" instruksi senior yang menunjuk ke arah cowok yang terkenal rese dan galak itu"
"tapi kak" naraya sama sekali tidak percaya bisa melakukannya
"tidak ada tapi tapian.lakukan" ucapnya tegas
Dengan langkah yang sangat pelan naraya bergegas mendekati cowok rese tersebut dan mengutarakan perasaanya.dan langsung di tolak mentah mentah pria tersebut
"Dasar murahan" ucap lelaki itu
"Maaf kak,saya hanya mendapatkan hukuman ospek saja" Ucapp naraya yang ingin menjelaskan duduk perkara nya.namun semua orang sudah menertawakannya
****
"Sialan,jadi lo yang ngerjain gue" Ucap naraya yang mengingat semua kejadian memalukan tersebut
"Hehehehe,iya nar.sorry" ucap christ terkekeh malu
"jadi gimana nar? tanya christ
"gimana apa nya?" tanya naraya bingung
" lo mau gak jadi pacar gue?" tanya christ
"Sorry gue bisa"jawab naraya tegas
" ini terlalu cepat dan gak masuk akal.sorry gue harus pergi" ucap naraya yang bergegas meninggalkan chris
__ADS_1
"Gue tunggu sampe minggu depan oke" ucap christ yang di jawab oleh naraya dengan melengkungkan tangannya berbentuk oke
****