Terjerat Cinta Tuan Muda

Terjerat Cinta Tuan Muda
Jangan sekarang,aku belum siap


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan pukul 02:00 pagi Acara pernikahan telah usai.Naraya dan christ sudah Masuk ke kamar hotel yang di pesan khusus pengantin. .


"Huftttt..capek banget aku" ucap naraya lemas


"Mau di bantuin gak" ucap christ mendekati naraya


Naraya tersenyum


"Kamu ganti baju dulu gih" Ucap naraya


"Tapi aku mau bantuin kamu lepas itu sanggul.kayaknya berat yah" Ucap christ sambil memegang rambut naraya yang di hiasi sanggul dan perhiasan rambut lainnya


"hmm..iya nih,makanya buruan ganti baju.biar kamu bisa bantuin aku"Ucap naraya yang sudah berjalan menuju kaca besar yang sengaja di sediakan oleh pihak hotel


"Siap boss" Ucap christ yang bergegas ingin mengganti baju


Christ membuka bajunya yang jelas jelas dilihat naraya dari pantulan kaca.Punggung lebar dan dada bidang.hmmm cukup menggiurkan bukan???


"Jangan buka disitu christ"


"kenapa?" ucap christ tak mengerti dan menautkan kedua alisnya


"Aku malu" ucap naraya yang tertunduk malu


Tapi christ terlalu keras kepala untuk mendengarkan larangan naraya.justru semakin berani membuka celana panjang dan celana dalamnya


"Christ..." ucap naraya malu


Naraya bergidik ngeri melihat dari sela sela jarinya yang sudah meutup mukanya. punya christ yang begitu besar dan panjang


"Gpp sayang,kita kan udah nikah" ucap christ santai..


Naraya menghela nafasnya dalam


Yaudah deh cepetan ganti baju,katanya mau bantuin aku.'Ucap naraya yang sudah sibuk menghapus makeup nya dengan Cleanser wajah dan kapas di tangannya

__ADS_1


Christ segera memakai bajunya dan setelah selesai dia segera mendekati naraya


"Di bagian mana yang mau di bantu? bagian sini?" ucap christ yang sudah ingin membuka resleting gaun naraya


"Dasar mesum bantuin lepas sanggulnya aja" ucap naraya sambil mencubit paha christ yang sudah duduk di kursi tepat di belakangnya


Hehehehe..tadi katanya bantuin...


"Bukan yang itu juga keless" Ucap naraya manyun


Christ mulai melepas dengan hati hati sanggul dan perhiasan rambut naraya dan mulai mengolesi minyak agar mudah di sisir.karna rambut naraya terlihat begitu keras akibat Kispray rambut yang dipakai untuk menempelkan sanggul tersebut


"Sudah selesai" ucap christ


Naraya yang sudah tertidur lelap karna rambutnya seperti di usap usap justru mengundangnya tidur dan tidak menyadari christ sudah selesai dengan tugasnya


"Aelah malah tidur" ucap christ yang melihat naraya dari kaca"


"Sayang,udah selesai" ucap christ membangunkan naraya dengan cara mengelus elus lembut bibi mungil dan merah milik naraya


"Mmmmhhh,udah selesai" ucap naraya yang mengerjap erjapkan pandangannya


"Udah,kamu sih ketiduran" ucap christ yang cemberut


"Hehehehe...maaf,keenakan rambut aku di pegang pegang sama kamu.jadi ngantuk deh"


"Hmmm..


"Hei jangan ngambek dong,maaf" ucap naraya..


"Rayu aku sampai aku luluh" ucap christ yang berlalu ke kasur king Size kamar pengantin tersebut


Naraya tak menghiraukan ucapan christ dan berlalu ke kamar mandi untuk mengganti baju


namun dia kesulitan membuka resleting gaunnya tersebut

__ADS_1


"Christ,bantuin aku bentar" teriak naraya dari kamar mandi


Dengan sigap christ menghampiri naraya "Ada apa?"


"Susah banget nih bukan resletingnya" ucal naraya yang berusaha menggapai namun tangannya gak sampai


Dengan senyuman nakal christ mulai membantu menurunkan resleting tersebut


"Udah" ucap naraya yang menyangga bagian depan agar tidak terlepas


"Belum" ucap christ nakal


"Apa? jangan macam macam christ" ucap naraya yang mundur perlahan lahan


"Macam macam apa,aku hanya mendekati istriku" ucap christ yang terus mendekati naraya


"Christ.." ucap naraya yang sudah tidak bisa bergerak karna terpojok


"Apa?" ucap christ mendekatkan wajahnya ke wajah naraya


**Naraya menutup mata


Cupppp**...


Christ mencium lembut bibir naraya namun tak ada balasan.karna naraya baru pertama kali berciuman.christ menggigit kecil kecil bibir naraya dan mendesah."ehhhhmm"


Ciuman christ sudah turun ke leher dan meninggalkan jejak merah disaa.naraya menjerit kesakitan namun berganti desahan karna christ sudah mencium kembali bibir basah milik naraya


"Ke tempat tidur yuk" ucap christ menatap sendu wajah naraya


"Gak mau"


Dengan sigap christ melepaskan gaun naraya.dan menggendong tubuh mungil naraya ke tempat tidur


****

__ADS_1


__ADS_2