Terpaksa Menikahi Tuan Muda

Terpaksa Menikahi Tuan Muda
42. Cemburu


__ADS_3

*Apa bisa aku lari saja sekarang. Kenapa laki-laki sok akrab ini mengenal Tuan Saga. Lebih-lebih sepertinya mereka akrab*.


“Matahari, benar, ini kamu kan?” Noah mendekat memastikan. Sambil membungkukkan kepala segala. “Benar! hampir saja aku tidak mengenalimu. Turunkan tasmu, kau sudah ketahuan. Hehe.” Daniah menurunkan tasnya sambil bergumam kesal.


“Ma-ta-ha-ri Apa kalian saling kenal?” Saga meletakan tangannya di bahu Daniah, mencengkeramnya kuat. Seperti terusik sesuatu miliknya diganggu orang lain.


Bagaimana kalian bisa saling mengenal, dan kenapa Noah memanggilmu matahari?


Lengan Daniah berdenyut karena Saga mencengkeramnya dengan kuat, dia meringis sambil memegang tangan Saga. Laki-laki itu menyadari, dia mengendurkan cengkeramannya tapi tidak merubah posisi tangannya.


Senyum jenaka yang muncul kapan saja itu menyeringai. Sepertinya keahliannya membuat orang sedikit kesal. Karena dia hanya tersenyum, tidak ada niat menjawab pertanyaan Saga.


“Noah, apa kalian sudah saling mengenal?” Helena yang masih merasa bingung.


“Tidak!” Daniah


“Iya.“ Noah


Saga melihat Daniah dengan pandangan menusuk, tidak suka.


Ah, sial, bagaimana aku bisa bertemu lagi dengan orang sok akrab ini di sini. Aku harus menjawab apa ini. sepertinya Tuan Saga juga tidak suka.


“Saga, kami kebetulan bertemu saat dia sedang mema..”


“Tuan Noah senang berjumpa dengan Anda lagi, maaf saya tidak mengenali Anda tadi.” Daniah menabrak tubuh Noah, dia menginjak kaki lali-laki itu. Noah menjerit tanpa mengeluarkan suara.


Sementara Saga meremas tangan kirinya yang tadi menempel di lengan Daniah. Geram.

__ADS_1


Apa-apaan dia ini, memeluk laki-laki lain di depanku.


“Bagaimana kalau kita bicara sebentar.” Dia memegang tangan Noah. “Suamiku saya permisi sebentar.” Tanpa mendengar jawaban dari Saga dia sudah berjalan menjauh.


Daniah menarik tangan Noah di bawah sorot mata tajam Saga.


“Ternyata Daniah hebat juga, berbeda dari yang kudengar dari Clariss, dia bahkan mengenal Noah.” Helena mendekat dan melingkarkan tangan di lengan Saga. Laki-laki itu sekali lagi tidak berusaha menghindar atau menolak. Mereka berjalan beriring karena Helena menarik lengan itu, menyisir galery.


“Saga aku merindukanmu.” Helena berjalan sambil menyandarkan kepalanya di bahu Saga.


“Benarkah?”


“Aku sangat merindukanmu.”


Saga tidak menjawab. Kakinya berhenti melangkah, dia memandang sebuah lukisan di dinding.


“Saga.” Suara Helena terdengar sedih.


“Kalau hanya seperti ini dari dua tahun lalu aku juga bisa memberikannya padamu, bahkan bisa lebih baik dari pada galery kecil ini. Aku bisa membuatkanmu galery seluas gedung perpustakaan nasional atau museum nasional.”


“Dan aku hanya pelukis yang dikenal sebagai kekasihmu. Bukan pelukis dengan karya-karyaku.”


Huh! Saga tergelak.


Alasan itu selalu kau pakai..Bahkan hari ini lukisanmu bisa berharga sepuluh kali lipat juga masih karena aku. Karena aku di belakangmu, karena kau mantan kekasih yang masih kusponsori.


“Sekarang boleh kan aku menjadi lebih serakah.”

__ADS_1


Saga menoleh pada wanita yang ada di sampingnya.


“Aku sudah mendapatkan impianku, dan aku ingin kembali padamu. Aku ingin mendapatkan cintamu lagi.”


Cih, wanita itu benar-benar tidak tahu diri. Bagaimana dia bisa segampang itu menyatakan perasaannya. Apa dia benar-benar tidak tahu malu.


Han yang berdiri di samping Saga, mendengar semua. Melirik tajam pada Helena.


“Aku sudah menikah.”


“Daniah.” Helena mendekatkan tubuhnya ke samping Saga. “Ya, kau berhasil membuatku sangat marah dan kesal ketika mendengar kabar kamu akan menikah, dan lebih-lebih menikah dengan gadis sepertinya. Kau tahu bagaimana frustasinya aku dan ingin segera kembali ke tanah air.”


“Ele”


Lihat, kamu bahkan masih memanggilku dengan nama itu. hanya kamu yang memanggilku begitu. Helena seperti mendapat angin segar, bahwa Saga masihlah sama seperti dulu. laki-laki yang mencintainya, dan akan melakukan apa pun untuknya.


“Ya kau berhasil, aku kembali  karena kesal dan cemburu dan sekarang  aku akan merebut cintamu lagi.”


“Berusahalah! Karena dua tahun ini aku sudah berubah.”


Saga yang hendak melangkah terhenti, tangannya terkepal erat. Apa yang dilihat di depannya sungguh membuatnya kesal.


Helena di sampingnya juga melihat.


“Dia dekat juga ya dengan Noah.”


BERSAMBUNG.................

__ADS_1


__ADS_2