
Pegawai tersebut juga mengatakan bahwa jika ingin menyewa mata-mata ia harus mengatakan kode rahasia dan untung saja pegawai tersebut tahu kode rahasianya karna ia pernah menyewa mata-mata tersebut untuk
mematai kekasihnya.
Ela pun pergi ke pusat keramaian menggunakan kerudung penyamaran agar tidak mudah dikenali apalagi oleh kesatria Johny. Pasti saat ini kesatria Johny datang ke penginapannya dan mencari dirinya. Ia sudah mengatakan
kepada pegawai penginapan jika pria tersebut datang katakan saja ia pergi entah kemana dan kemungkinan besar pasti kesatria Johny mencari keberadaannya.
Ela hanya perlu cepat bergerak dan lekas kembali, tidak. Ia ingin pergi sendirian jalan-jalan tanpa kesatria Johny. Saat ia berjalan-jalan dan sampai ditempat tujuan, ia segera masuk dan bertemu seorang pegawai kedai minuman tersebut dan menyebutkan kode rahasia “Saya pesan Teh serut susu” Ketika Ela menyebutkan kode tersebut si pelayan langsung paham dan menyuruhnya untuk menunggu sebentar.
Tidak begitu lama Ela menunggu, si pelayan kembali dan menyuruhnya untuk mengikutinya ke lantai atas. Ela pun menurutinya dan mengikuti sipelayan dari belakang.
“Tok tok tok, nona ada tamu yang ingin menemui anda” Mereka tiba didepan pintu dan sipelayan meminta izin untuk masuk. “Masuklah” Ujarnya seseorang dari balik pintu tersebut. Si pelayan membuka pintu dan menyuruh Ela untuk masuk. “Kalau begitu saya pamit undur diri nona” Ujar si pelayan meninggalkan Ela. “Terima kasih” Ujar Ela dan ia pun masuk ke ruang dengan seorang wanita yang sudah menantinya duduk manis diatas kursi
kebesarannya.
“Silahkan duduk nona” Wanita tersebut mempersilahkan Ela duduk dihadapannya dan Ela tentu saja menurutinya dengan segera.
“Apa yang bisa saya bantu nona?” Wanita itu bertanya sambil menopang dagu diatas satuan kedua jemari tangannya yang bertumpu diatas meja.
“Saya langsung saja dan tidak ingin membuat anda menunggu lama. Beri saya informasi mengenai daftar orang-orang yang memiliki rambut emas di kekaisaran ini, terutama wanita” Tutur Ela singkat dan padat tanpa panjang lebar.
“Hahahaha” Wanita tersebut tertawa mendengar keinginan Ela, dan tentu saja si empunya bingung dengan reaksi si wanita tersebut.
__ADS_1
“Boleh saya menanyakan sesuatu??” Tanya si wanita dihadapan Ela.
“Anda hanya perlu mencarikan daftar nama tersebut. Saya tidak akan memberitahukan alasan saya kepada anda.” Jawab Ela lugas dan sedikit keras.
“Justru tidak nona, dalam hal mematai, jarang sekali saya bertanya alasan kenapa mereka ingin mematai orang tersebut. Saya hanya ingin bertanya, apakah anda bukan berasal dari kekaisaran ini??”
“Jawaban saya tentu saja yang sudah anda fikirkan. Saya bukan rakyat dari Negara ini dan sepertinya saya juga tidak perlu memberitahu anda identitas saya” Ada hal kenapa Ela tidak ingin membeberkan identitasnya. Ini berkaitan karna ia bukanlah warga kekaisaran ini.
“Oke baiklah saya tidak akan bertanya lebih lanjut. Saya juga akan langsung ke intinya saja. Berapa yang bisa nona berikan kepada saya untuk penawaran ini?” Tanya wanita yang penampilannya aneh namun mencolok
tersebut.
Ela memberikan sebuah saku yang tentu saja berisi kepingan emas “Ini adalah uang muka sebanyak 10 keping emas. Jika tuntas, saya akan menambahkannya secara lunas kepada anda”
“Carikan aku daftar pemilik wanita yang memiliki rambut emas” Ujar wanita tersebut tanpa melirik kesamping bawahannya. “Tunggu sebentar nona” Ujar pria tersebut lalu kembali masuk ke dalam pintu itu kembali. Ela tampak terkesima sesaat mendengar tunggu sebentar. Ternyata semudah itu pikirnya mencari informasi tersebut. Tidak lama kemudia pria itu keluar kembali dengan secarik kertas dan memberikannya ke wanita itu.
Wanita itu mulai membacanya dan menyerahkannya dihadapan Ela tepat diatas meja “ Dikekaisaran ini sangat jarang yang memiliki rambut emas. Dulu satu keluarga memiliki identic rambut emas namun mereka sudah
lama meninggal bunuh diri bersama karna kemiskinan dan kelaparan. Setelah itu belum ada yang memiliki rambut emas yang nona maksud tapi…” Wanita itu berhenti secara tiba-tiba dan membuat Ela dirundung penasaran yang besar.
“Tapi apa??” Tanya Ela curiga. “Informasi ini akan sedikit mahal nona” Ujar wanita tersebut tanpa basa-basi. “Saya akan membayar mahal informasi ini asalkan tuntas tanpa bertele-tele” Ujar Ela sedikit kesal.
“Baiklah saya lanjutkan. Belum lama ini muncul seorang nona berambut emas dan saat ini wanita tersebut diangkat oleh salah satu bangsawan terkenal dikerajaan Imperial”
__ADS_1
“Deg” Ela hampir jantungan mendengarnya, itu pasti Catrin pikirnya.
“L-lalu??” Tanya Ela mulai gemetar. “Dan menurut rumor, wanita tersebut akan memasuki istana sebagai Selir Yang Mulia Putera Mahkota” Wanita tersebut menceritakan sangat pelan hingga membuat Ela sesak nafas menunggunya “Akhhh”.
“S-siapa nama wanita tersebut dan keluaga bangsawan mana yang mengangkatnya??” Tanya Ela sedikit berkaca-kaca.
“Marquess Franklin. Ia adalah kaki tangan Yang Mulia Raja dan terkenal dengan kejujurannya. Dan anak yang diadopsinya bernama CATRINN”
“Ahh” Ela terdiam seribu bahasa. Kedua maniknya terbelalak sempurna seakan ingin keluar dari tempatnya. Ini terdengar sangat jelas sekali dikedua indera pendengarannya. Tidak salah lagi itu adalah wanita yang selama ini ia cari. “Wahh ada cerita menarik rupanya” Ujar wanita tersebut menambahkan lagi dan itu membuat Ela kembali penasaran. “Apa itu??”
“Katanya dia ditemukan pertama kali oleh Putera Mahkota Felix disebuah sungai yang tidak jauh didalam hutan, wahh ini cerita yang sangat romantic. Jika ditulis didalam sebuah Novel pasti akan laku” Ela dibuat terguncang hebat mendengar hal itu.
Bersambung
@yulia.fernanda__
Jangan lupa dukung terus dengan cara vote, love, like, sharing plus komen. Dan baca juga
· Love in Seoul City
· Cerita Julia dan Korea Selatan
· Cerita Julia dan Korea Selatan 2.
__ADS_1