
“Saya menghadap Yang Mulia agung Skanea” Ujar Cat memberi salam hormat
“Ada apa kau datang kemari?” Tanya Andrea dingin.
“Yang Mulia bisakah bantu hamba untuk bertemu dengan Yang Mulia Raja?”
“Untuk apa?”
“Ada hal yag harus hamba katakan kepada Yang Mulia Raja”
“Apakah tidak bisa memberitahukan kepadaku? Biar aku yang mengatakannya” Gumam Andrea namun ditolak mentah-mentah oleh Cat.
“Terima kasih sebelumnya Yang Mulia, tapi ini harus hamba sendiri yang mengatakannya. Karna ini akan sulit jika hanya Yang Mulia saja yang mengatakannya”
“Apa kau seperti tidak mempercayaiku begitu?” Andrea mulai bergeming dan berprasangka aneh.
“Bukan begitu Yang Mulia, tapi Yang Mulia akan mengetahuinya nanti ketika kita bertemu Yang Mulia Raja” Dari pada harus memikirkan hal-hal aneh lebih baik ia membiarkan Cat melakukan apa yang ingin Ia lakukan.
“Baiklah. Besok pagi kebetulan aku akan bertemu Yang Mulia Raja. Kau sekalian ikutlah denganku. Dan kita besok tidak bisa berlama-lama dengannya karna kesehatan beliau kurang baik” Jawaban Andrea membuat Cat sedikit mendapatkan angin segar “Terima kasih Yang Mulia. Kalau begitu saya pamit dulu. Selamat beristirahat Yang Mulia” Cat berlalu pergi dan meninggalkan Andrea
---
__ADS_1
“Saya menghadap matahari Agung negeri ini” Begitu salam Cat kepada Raja Julian bersama Ratu ditemani Putra Mahkota didekatnya yang juga ikut memberi salam kepada sang Raja.
“Oho lama tidak bertemu dengan Tuan Putri Catrin. Ada apa gerangan Putri?” Julian tersenyum memandangi calon menantu yang akan menjadi bagian dari keluarga kerajaan. Begitu pula raut wajah Ratu yang tersenyum saat melihat Catrin dihadapannya.
“Yang Mulia hamba mendengar kalau kesehatan Yang Mulia akhir-akhir ini kurang baik, jadi hamba datang untuk menjenguk Yang Mulia sekaligus membawa obat herbal untuk Yang Mulia minum” Julian terkesan dengan maksud kebaikan Putri Cat “Aku sungguh terharu atas kebaikanmu Putri. “Aku akan menerimanya”
“Ini adalah cuka Apel yang baik bagi kesehatan Yang Mulia. Cuka Apel ini didatangkan langsung dari Negara timur yang terkenal dengan cuka Apelnya. Semoga ini membantu menjaga kesehatan Yang Mulia” Penjelasan Cat yang langsung dibalas oleh Kaisar “Aku akan menerimanya Putri. Terima kasih banyak”
“Yang Mulia, itu bukanlah apa-apa dibanding kebaikan dan kemurahan hati Yang Mulia kepada negri ini” Tambah Cat.
Selang beberapa detik Cat mulai masuk kepada inti tujuannya “Yang Mulia, ada yang ingin hamba diskusikan. Apakah boleh hamba meminta pendapat Yang Mulia?” Sambung Cat agak ragu
“Apa itu, katakanlah !” Tanya Kaisar.
“Putri, apa kau serius?” Tanya Andrea disampingnya.
“Maafkan hamba yang lancang ini Baginda, tapi mengingat kesehatan Yang Mulia, lebih baik merekrut seorang dokter pintar untuk merawat Yang Mulia. Maafkan kelancangan hamba baginda tapi mohon pikirkanlah Yang Mulia keinginan hamba yang hina ini” Tuturnya kepada Kaisar.
( Jika kau ingin menghukumku, hukumlah. Aku tak peduli. Tapi aku mohon terima lah permohonan ku ini ) Pikir Cat.
“Putri, saya akan memikirkan ini nanti. Siapakah kandidat yang putri tujukan kepada saya?”
__ADS_1
“Saya memikirkan Profesor Cleyton dan anaknya Angela Yang Mulia. Saya yakin mereka bisa membantu Yang Mulia memulihkan kesehatan Yang Mulia “ Pintanya lirih.
“Huuuffttt” Kaisar menghembuskan nafas gusar. Sementara Ratu hanya bisa diam dan hanya bisa melihat keadaan.
---
Yang Mulia dan Ratu kembali ke kediaman mereka. Setelah mendengar permintaan Cat yang membuat mereka kebingungan. Sepanjang perjalanan menuju istana kediaman, Julian kepikiran dengan kata-kata Cat tadi. Disamping anak itu telah menyadari sejak dini peyakitnya, namun keinginannya pun bukan suatu kesalahan untuk ditolak. Untuk itu ia memutuskan untuk memikirkannya terlebih dahulu. Sebab selama ini ia hanya mengandalkan dokter Jimmy dirumah sakit Blimrios.
Saat itu Angela dan Ayahnya dipindahkan ke istana sebagai dokter penanggung jawab kesehatan Kaisar. Namun kepindahannya lebih lama setelah kesehatan Yang Mulia Kaisar semakin memburuk. Selain itu muncullah desas desus atas ketidakbecusan Ayahnya dan Angela selama menangani penyakit Kaisar. Padahal memang penyakit itu sudah tidak bisa disembuhkan lagi meski pun dengan ramuan atau pengobatan apa pun.
---
Setelah beberapa hari menimbang dan memperhatikan secara seksama dan meminta pendapat dengan Putra Mahkota dan Ratu, akhirnya Yang Mulia Kaisar pun mengizinkan Angela dan Ayahnya untuk menjadi penanggung
jawab kesehatannya di Istana. Bukan hanya untuk kesehatan Kaisar saja, namun keluarga kerajaan termasuk Catrin. Dan Kaisar pun memerintahkan untuk membuat bangunan rumah sakit di lingkungan Istana untuk memperdalam ilmu kesehatan yang akan dikembangkan Angela dan Ayahnya.
Sambil menunggu pembangunan rumah sakit tersebut, Angela dan Ayahnya akan bekerja di salah satu bangunan diutara yang dekat dengan barak tentara kerajaan. Bangunan itu telah lama tak terpakai yang dulunya adalah untuk digunakan untuk konfrensi pertemuan para bangsawan dari luar negeri
Mendengar hal itu, Cat segera menuju bangunan utara untuk menemui Angela yang sedang berberes-beres pindah di tempat praktek barunya bersama Ayahnya.
“Ela” Teriak Cat memanggil. Teriakan Cat sontak membuat para pekerja yang sedang membantu Ela beres-beres bersama Ayahnya melihat kearah sumber suara. Ela pun sontak lebih terkejut lagi ketika ia melihat Cat yang masuk kedalam bangunannya yang masih kumuh tersebut. “Tuan Putri?!” pekiknya tak percaya dan langsung berlarian kearah Cat. Ela langsung memberi salam hormat dihadapan Cat “ Salam kepada Tuan Putri Catrin..”
__ADS_1
* Jangan lupa like dan komennya ya. Maaf baru up. Thor lagi ada kesibukan soalnya. hehehe.
Bersambung.