
Keesokan harinya Cat bersama kedua pelayan dan kesatrianya pergi meninggalkan Istana menuju kediamannya. Akhirnya ia kembali hidup setelah hampir saja akan membusuk di Istana. Ia ingin merasakan udara jernih diluar Istana yakni dikediamannya sendiri, melakukan aktifitas seperti biasanya dikediamannya tercinta.
Cat telah sampai di kediamannya. Kedua kakanya telah menanti kedatangan adik tercinta.
“Selamat datang Tuan Putri” Ucap Cleon sambil membungkuk dihadapan Cat yang baru saja keluar dari pintu kereta kuda. Setelah turun dari keretanya, Cat segera memeluk kedua kakaknya. Cleon dan Casnav terhenjak kaget.
“Aku rindu kalian” Mendengar ucapan itu, mereka berdua pun tersenyum dan membalas pelukan sang adik.
Seperti biasa setelah Cat sampai dikediamannya ia menemani kedua kakaknya latihan pedang di taman belakang bersama Paman Smith. Henry dan kedua pelayan Cat dengan setia menemani Cat disana.
“Sayang” Panggil Lauren. Cat segera mencari sumber suara yang ia rindukan setelah beberapa lama di Istana.
“Ibu” Panggilnya saat ia melihat kearah sumber suara. Saat dilihatnya wajah senyum sang Ibu, Cat segera bangun dan berlarian kearah Ibunya dan memeluknya. Lauren segera membalas pelukan anak gadisnya yang berlarian ke arahnya. Betapa rindunya ia dengan anak tirinya tersebut.
“Ibu” Rengeknya dalam dekapan Lauren.
“Ada apa cantik ibu?” Tanyanya yang membuat Cat semakin mengencengkan pelukannya.
“Ibu, aku tidak ingin menikahi Yang Mulia”
Deg…
__ADS_1
Jantung Lauren berdetak. Setelah pulang dari Istana, kata-kata itulah yang ia dengar pertama kali. Memang sebelumnya Cat juga tidak ingin dengan pernikahan ini. Apakah terjadi sesuatu dengan anaknya?
“Apakah Yang Mulia melukaimu? Apa dia jahat kepadamu?”
Cat tidak mungkin menceritakan apa yang ia alami selama di Istana.
“Cat memang tidak menyukai Yang Mulia” Jawabnya yang membuat Lauren tersenyum, Ia sempat berfikir bahwa mungkin saja Cat dilukai oleh Putra Mahkota. Bukan dilukai secara Jasmani tapi secara Rohani atau mentalnya.
“Cantik Ibu, Pernikahanmu masih lama sekali sayang. Lama kelamaan pasti dihati Cat akan ada Putra Mahkota didalamnya”
(Dia tidak akan pernah ada dihatiku. Itu tidak mungkin. Aku telah bertekat untuk balas dendam dengannya. Aku akan menyelamatkan keluargaku dari kejahatannya)
Taman belakang kediaman Cat tampak semakin indah dari waktu ke waktu. Hamparan Lavender yang beberapa tahun lalu ia minta, tumbuh semakin cantik. Sama hal nya dengan Catrin saat ini. Ia menjadi gadis cantik belia yang telah beranjak umur 16 Tahun. Gadis yang berstatus Tunangan Putra Mahkota Skanea itu telah menjadi primadona atau boneka hidup di negeri Skanea. Pesta ulang tahunnya baru saja usai beberapa hari yang lalu. Seluruh bangsawan baik dalam negeri maupun luar negeri datang untuk memenuhi undangan pesta perayaan ulang tahunnya.
Tidak terkecuali Yang Mulia Putra Mahkota yang turut hadir dipesta tunangannya tersebut. Kini umur Putra Mahkota 21 Tahun. Putra Mahkota Andrea telah tumbuh tinggi dan kekar diantara para bangsawan pria lainnya. Ia semakin gagah dan tampan. Semua wanita akan memujanya tanpa terkecuali. Mata silver, dagu runcing dan rahang yang kokoh. Tinggi 189 dengan kedua bahu yang lebar.
Jika diperhatikan, ia layaknya sebuah ukiran pahatan karya ciptaan Tuhan yang tiada tara. Ketika bersanding dengan Catrin, mereka layaknya sebuah paket lengkap dan membuat semua mata iri melihatnya.
---
Cat kembali berjalan-jalan ditaman belakangnya sendirian. Karna kediamannya baru saja menyelesaikan pesta meriah ulang tahunnya. Jadi seluruh pelayan sibuk saling beres-beres. Ia tidak ingin menggaggu kerja pelayannya dan ia memutuskan untuk berjalan-jalan sendiri. Tapi bukan hanya tidak ingin mengganggu pelayannya, Cat juga sedang ingin sendiri. Saat dipesta ulang tahunnya kemarin ia kembali frustasi. Disaat pestanya berlangsung, ia selalu ditinggal dan lebih memilih berbincang-bincang dengan tamu lainnya. Semua orang hampir menggosipinya. Bukan hampir lagi, tapi memang ia sudah jadi buah bibir para penggosip disana. Ditengah-tengah pesta pun Putra
__ADS_1
Mahkota pulang begitu saja tanpa pamit dahulu kepadanya. Memang sih itu tidak mungkin baginya untuk saling berpamitan. Tidak normal jika itu dilakukan oleh Putra Mahkota kepadanya.
“Akhirnya saya menemukan Tuan Putri” Cat terkejut saat mendengar suara tersebut. Ia segera melihat kearah sumber suara yang berada dibelakangnya. Saat ia melihat kebelakang, ia kebingungan. Entah siapa yang berada dihadapannya saat ini. Pria tinggi dan tampan tersenyum ke arahnya.
“S,siapa anda?” Tanyanya bingung.
“Tuan Putri sudah lupa dengan saya?. Maaf saya lancang. Saya lupa memperkenalkan diri. Saya Pangeran Ernest De Valdmir menghadap Tuan Putri Skanea. Semoga Putri berumur panjang dan sehat selalu” Cat kaget dan sungguh-sungguh tak percaya. Orang yang ia tunggu-tunggu akhirnya datang menemuinya. Sudah 6 Tahun mereka tidak bertemu. Awalnya Cat antusias akan menunggu Pangeran Ernest selama setahun dua tahun awalnya. Tapi setelah itu ia akhirnya menyerah karna mungkin Pangeran Ernest tidak akan datang lagi menemuinya.
“P,Pangeran Ernest??” Tanyanya kembali.
“Betul tuan Putri. Lama tidak berjumpa dengan Tuan Putri” Pangeran Ernest melipat sebelah kakinya dan langsung bersimpuh sambil meraih tangan kanan Cat dan mencium punggung tangannya “Tuan Putri semakin cantik” Cat langsung merona. Rasanya seluruh badannya mulai panas karna pujian Pangeran Ernest. Meskipun ia sudah mendengar berpuluh ribu kali orang memuji kecantikannya. Tapi mendengar langsung dari mulut Ernest membuat kedua pipinya memerah sempurna.
Oh Tidak. Sebenarnya perbuatan Pangeran Ernest sungguh tidak layak untuk dilakukan. Putri Catrin adalah tunangan Yang Mulia Putra Mahkota. Ia akan dicap mengkhianati dan selingkuh dibelakang Putra Mahkota jika
sampai ada yang mengetahuinya dan rumor itu tersebar.
“Saya datang untuk memenuhi janji saya 6 tahun yang lalu dengan Putri” Sambungnya sambil berdiri dan memperbaiki posisinya semula. “ Selamat datang Pangeran Ernest. Senang bertemu dengan anda” Ungkapnya sambil memberi hormat kepada Pangera Ernest.
Bersambung.
__ADS_1