
Hilangnya Putri Cetrinel membuat geger kerajaan dan juga seluruh rakyat Skanea. Semua prajurit dikerahkan untuk pencarian tunangan Putra Mahkota tersebut. Bahkan Lewis membuat sayembara jika ada yang bisa menemukan anaknya, maka diberikan hadiah sebanyak sebidang tanah luas dan 100 keping emas. Mendengar itulah seluruh lapisan masyarakat ikut mencari Putri Cetrinel. Hadiah yang bukan main. Bagi rakyat biasa, ia akan menjadi kaya raya dengan hadiah sebanyak itu.
3 hari berlalu pasca hilangnya Putri Cetrinel. Pencarian pun diperluas ke daerah perbatasan Golio, Qannes, Kalen dan perbatasan utara lainnya termasuk dermaga yang mungkin saja bisa menjadi tempat pelarian dan persembunyian para pencuri. Tidak hanya diwilayah penduduk, pencarian tetap dilanjutkan dibagian hutan belantara. Dengan menghilangnya tunangan Putra Mahkota, maka hal ini dijadikan lahan emas bagi orang-orang yang rakus akan kekuasaan.
“Salam saya kepada Baginda Raja dan Yang Mulia Putra Mahkota hamba dan Putri hamba datang menghadap Yang Mulia” Seorang Menteri pertahanan bernama Linsen Ve Klier bersama Putrinya bernama Sandra Ve Klier
membuat janji temu bersama Baginda Kaisar dan Putra Mahkota. Tujuan si Menteri tentu saja ingin memperkenalkan anaknya kepada Baginda Raja.
“Apa yang ingin kau sampaikan Linsen??” Tanya Andrea to the point. Ia ingin segera mengetahui maksud kedatangan Linsen, apalagi kedatangannya yang membawa putri bungsunya kehadapannya dan Baginda. “Yang
Mulia, hamba turut prihatin atas apa yang terjadi pada Tuan Putri Cetrinel Maldovan. Tentunya kejadian ini siapa pun tidak ingin ada yang terjadi.”
“Sebutkan saja tujuan kedatanganmu kemari Linsen, dan kenapa kau sampai-sampai membawa anak perempuanmu??” Pandangan Andrea begitu dingin dan menusuk, hingga Linsen yang melihatnya pun merasa seperti ditikam.
“Baginda, mengingat pentingnya posisi calon istri dari Putra Mahkota dikerajaan ini, saya memohon kepada Yang Mulia untuk bisa segera menemukan Putri Cetrinel. Seperti Yang Mulia ketahui. Kerajaan ini perlu adanya sosok calon penerus kerajaan yang akan meneruskan tahta Yang Mulia”
Andrea semakin geram dengan pernyataan Linsen, ia seperti memberi perintah kepada Kaisar dan dirinya.
“Ini sudah berlanjut 1 minggu, tapi jasad Tuan Putri belum juga ditemukan”
“Lancang sekali kau Linsen menyebut Tuan Putri telah mati, apa kau ingin leher mu ku gantung dialun-alun kota??” Ungkap Andrea emosi. Linsen seperti menyemburkan minyak dikobaran asap yang ada pada diri Andrea.
__ADS_1
“Saya tidak berani Yang Mulia” Ujar Linsen dengan terbata-bata. Sebenarnya ia takut. Tapi demi harga diri dan keinginannya, ia akan berusaha. Sedikit lagi keinginannya pasti akan tercapai. “Maksud kedatangan hamba kemari karna ingin memperkenalkan anak gadis hamba kepada Yang Mulia.”
“Kau memperkenalkanku dengan anakmu supaya aku bisa menikahinya?? Begitu maksutmu?” Tanya Andrea tajam.
“Kita perlu adanya posisi istri Putra Mahkota Yang Mulia. Kita tidak boleh membiarkannya kosong begitu saja. Negeri ini perlu adanya sosok Permaisuri. Kita tidak boleh melawan takdir Yang Mulia. Sampai saat ini jasad Putri Cetrinel masih belum ditemukan”
“Sekali lagi keluar dari mulutmu kata-kata jasad, aku akan memenggal kepalamu saat ini juga Linsen” Andrea sekuat tenaga menyabarkan isi hatinya agar tidak terjadi pertumpahan darah diistana.
“Yang Mulia, cobalah Yang Mulia pikirkan. Ini sudah 1 minggu berlalu. Para pejabat pemerintahan telah resah dengan kabar hilangnya Tuan Putri Cetrinel. Kita juga harus melihat dari sisi yang lain. Negeri ini butuh sosok Permaisuri dan penerusnya. Sampai kapan kita harus menunggu. Bukankah tidak lama lagi pernikahan anda akan dilakukan. Hamba rela menukar anak hamba dengan Putri Cetrinel demi ketenangan Negara ini”
“Haha”
“Ha Ha Ha Ha Ha…” Andrea tertawa sekeras-kerasnya. Seakan ada komedi lucu yang menggelitiki tubuhnya sekarang. Padahal hatinya hancur saat ini.
“Yang Mulia Baginda Kaisar, ini hanyalah solusi agar kerajaan ini tetap bertahan kedepannya” Ujar Linsen, ia mulai menggit sebelah bibir bawahnya karna kesal dengan tawa berlebihan dari Andrea.
“Ada atau tidak adanya Putri Cetrinel. Kerajaan ini tetap berjalan sesuai sebagaimana mestinya. Negara ini akan tetap kuat dari Negara manapun. Jadi jangan pernah berpikir untuk bisa menjadikan Putrimu untuk menjadi bagian dari keluarga kerajaan, apalagi melalui pertukaran. Kau pikir kerajaan ini seperti dagang katamu” Linsen mengepalkan kedua tangannya dibalik kerah lengan bajunya yang panjang.
Sandra pun tak menampik dirinya yang mulai sakit hati kepada Andrea. Saat mendengar Ayahnya yang akan memperkenalkan dirinya kepada Putera Mahkota. Ia telah mempersiapkan diri sebaik mungkin, memilih pakaian dan parfum terbaik dari negeri ini demi bisa bertemu dengan pujaan hatinya. Namun tak disangka harga diri keluarga menjadi tercoreng berkat keegoisan Ayahnya.
Akhirnya Linsen dan Sandra pulang dengan wajah penuh amarah dan malu.
__ADS_1
---
“Yang Mulia, sebentar lagi Matahari akan terbenam. Kita harus meninggalkan Hutan dan kembali ke Istana.” Ujar Johny, sang pengawal pribadi Putra Mahkota Felix. Kedua pria ini berkuda sepanjang hutan dengan tujuan yang
tak diketahui oleh si pengawal. “Johny, entah kenapa aku ingin berlama-lama disini. Sepertinya ada sesuatu yang harus aku bawa pulang dari sini” Ujar Felix tanpa mengindahkan pengawalnya yang menunggunya dibelakang tubuhnya.
“Yang Mulia Putera Mahkota, apakah Yang Mulia ingin kita berburu satu hewan dulu baru kita kembali ke Istana?” Tanya Johny sedikit ragu.
“Bukan, rasanya bukan itu” Jawab Felix sambil menjalankan kudanya pelan. Felix dan Johny kembali mengayun Kudanya kesembarang arah. Lalu tiba-tiba kedua mata felix terbelalak saat melihat jasad diatas tumpukkan semak. Ia lalu mengayunkan kudanya lebih cepat menuju jasad tersebut dan langsung diikuti segera oleh Johny. Felix yang telah dekat dengan jasad itu pun turun dari kudanya. Ia melihat jasad itu tertelungkup.
“Jasad wanita??” Tanya Johny. Felix lalu memutarkan tubuh tersebut yang memang agak dingin saat disentuh. “Ahh” Felix dan Johny terkejut saat melihat sosok jasad wanita yang mereka lihat. Felix pun mengecek denyut nadi wanita tersebut dari lehernya “Johny, wanita ini masuh hidup. Ayo kita bawa dan selamatkan dia” Ujar Felix.
Bersambung.
@yulia.fernanda__
Baca juga
· Love in Seoul City.
· Cerita Julia dan Korea Selatan.
__ADS_1
· Cerita Julia dan Korea Selatan 2