The Future Princess

The Future Princess
Episode 13 / Putra Mahkota Angkuh.


__ADS_3

Cat melepaskan busur panahnya dan busur tersebut akhirnya menancap disebuah papan sasaran, walaupun tancapan panahnya tidak dibagian tengah namun Cat gembira bukan main. Semua yang menonton pertunjukan itu juga ikut bahagia walaupun mereka sebenarnya hanya pura-pura agar Putri senang.


“Wah aku bisa” Cat melompat-lompat senang karna bisa pertama kalinya ia melepaskan busur panahnya kearah sasaran, meskipun panahnya menancap dibagian tepi namun ia bahagia.


“Bwahahahahaa” Momo tertawa mengejek. Yang membuat semua orang ikut memperhatikan ia termasuk sang kakak.


“Putri lucu sekali, panah mu itu meleset lo putri. Tapi kau gembira bukan main seakan-akan panahmu menancap ditengah-tengah busur” Cat kesal mendengar ejekan Momo, Sang kakak segera memarahinya “ Momo, jaga


ucapan mu. Kau lancang dengan Putri. Ayo minta maaf” Kesalnya yang membuat adiknya takut dengan tatapan auman sang kakak.


“M,maafkan aku Putri. Aku pantas untuk dihukum”


“Hhuuffttt” Cat menghembuskan nafas dengan gusar “Sudahlah, ini hanya permainan. Lagi pula hal kecil segini saja sudah membuatku bahagia apalagi kalau aku benar-benar bisa tepat sasaran” Ucapnya tak peduli.


“Baiklah, ayo Putri kita pelajari sekali lagi agar Putri semakin bisa memanahnya” Timpal Ernest.


Pangeran Ernest sangat piawai melatih Putri Cat, meskipun begitu Pangeran Ernest jadi punya kesempatan bisa bersama dengan Putri Cat. Selain karna pekerjaannya untuk mengunjungi kerajaan Skanea, disisi lain ia juga ingin mendekati Putri Catrinel Maldovan Dominique.


Tap….


Prokkk prokk prokk


Semua kesatria dan pelayan Cat bertepuk tangan karna Putri Cat kembali berhasil menancapkan panah di papan tersebut.


“Bagus Putri, sudah ada kemajuan walaupun panahnya belum berada ditengah, tapi Putri melakukannya dengan baik.”


“Terima kasih Pangeran Ernest. Berkat bantuan Pangeran saya bisa memanah walaupun ini sangat sulit” Ujarnya sambil tersenyum indah. Senyum yang membuat Pangeran Ernest jantungan termasuk para kesatria yang


melihatnya.


“Dia baru saja tersenyum, berarti memang dia normal”  Umpatnya, namun dibalik umpatan Andrea, sebelah tangannya terkepal, kesal kah ia??.


Setelah beberapa lama mereka bergulat dengan memanah hingga akhirnya mereka harus menghentikan aktifitas mereka.


“Pangeran, apakah Pangeran bisa mengajarkanku lagi berkuda dan memanah?” Tanya Cat kepada Ernest.


“Tuan Putri suatu kehormatan bagi saya bisa mengajari tuan Putri, tapi saya minta maaf, besok saya akan balik ke negeri saya. Jadwal saya hanya sampai hari ini saja. Saya sungguh sangat menyesal Tuan Putri” Ungkapnya


prihatin. Wajah Ernest tampak iba, ia juga ingin lebih lama di Skanea. Apalagi secara tidak langsung Putri Cat menawarkan bantuan kepadanya.


“Anda akan balik ke Persia?? Sayang sekali kita hanya bisa bertemu sebentar” Cat juga tampak sedih.


“Tuan Putri tenang saja, saya berjanji akan kesini bertemu dengan Tuan Putri dan mengajarkan Putri cara memanah dan berkuda. Saya juga akan mengajari Tuan Putri cara menggunakan pedang sekaligus” Mendengar hal

__ADS_1


itu Cat tampak sumringah dan tak percaya.


“Benarkah??” Tanya Cat.


“Tentu tuan Putri” Jawab Ernest.


Dibalik sebuah pemandangan saling membutuhkan satu sama lain, disisi lain ada manik-manik yang terlihat kesal. Entahlah kesal karna cemburu atau tidak suka, tidak bisa diartikan apa-apa.


Akhirnya latihan memanah pun berakhir.


Shane segera mendekati Putra Mahkota untuk membantunya


“Yang Mulia” Ujarnya sambil menundukan kepalanya


“Ayo kita pergi, mataku mulai sakit” Ujarnya yang membuat Shane bingung.


---


Hari ini adalah hari keberangkatan Pangeran Ernest dan Putri Morissa menuju ke negaranya. Putri Cat dan Putra Mahkota mengantar kepergian mereka di pintu Istana kerajaan.


“Terima kasih Yang Mulia dan Tuan Putri telah mengantar kami. Suatu kehormatan bagi kami bisa menginap dan belajar dengan Putra Mahkota dan Tuan Putri. Terima kasih juga atas jamuannya selama kami disini. Maaf jika kami sudah membuat Yang Mulia dan Tuan Putri tidak nyaman.” Ucapnya panjang lebar.


“Tidak apa-apa Pangeran Ernest. Terima kasih telah berkunjung ke negaraku. Semoga kalian puas dan betah. Datanglah lain kali kesini jika kalian memiliki waktu” Ujar Andrea.


“Terima kasih atas ajarannya Pangeran Ernest. Datanglah kembali jika kau ada waktu” Ujar Cat.


Setelah puas dengan salam perpisahan, Akhirnya kereta kuda Pangeran Ernest dan Putri Momo mulai berjalan meninggalkan Istana perlahan demi perlahan hingga kereta tersebut hilang dari pandangan.


“Kenapa?? Sedih karna berpisah?” Ejek Andrea ke Putri Cat.


“Tentu saja saya sedih. Manun saya tidak akan bersedih lama-lama, karna Pangeran Ernest akan berjanji kembali lagi dan mengajari saya nanti”


“Saya permisi Yang Mulia” Tambahnya dan pergi meninggalkan Andrea yang mematung disana. Ia tidak ingin berlama-lama karna akan membuat emosinya semakin bertambah. Sementara Andrea terlihat kesal. Kedua


tangannya mengepal sempurna sambil melihat kepergian Cat yang hampir hilang dari pandangannya. Shane yang setia dibelakang Andrea pun hanya mampu terdiam.


Kedua pelayan Cat dan Henry pun angkat bicara ketika mereka mengikuti Cat menuju kamarnya “Tuan Putri, saya rasa tuan putri terlalu keras kepada Yang Mulia. Saya takut beliau akan marah dan menghukum Putri” Ungkapnya


prihatin.


“Benar tuan Putri, saya takut Yang Mulia murka” Sambung Alexa.


“Sudahlah, kalau ia ingin menghukumku, hukum saja. Dan aku memang tidak menyukainya. Dia sangat angkuh” Timpal Cat kesal.

__ADS_1


Perkenalan Karakter.


PIHAK I


Catrinel Maldovan Domonique : Utama


Lewis Dovan Dominique : Ayah Catrine, seorang jendral


Jamia Dovan Dominique : Ibu kandung Catrin


Lauren Dovan Dominique : Ibu Tiri Catrine


Cleon Maldovan Dominique : Kakak 1 Catrine


Casnav Maldovan Domique : Kakak 2 Catrine


Henry Green : Pengawal Catrine


Bibi Rose : Pengasuh Catrine


Alexa : Pelayan catrine.


Smith Eden : Pelatih / Guru kesatria


Willson : Guru pribadi Catrin


PIHAK II


Andrea Bernes Lerman : Pangeran Andrea, utama


Phillip West Lerman : Phillip, utama. Sepupu Andrea. Anak perdana mentri Skanea.


Julian Bernes Lerman : Raja Skanea


Louisa Bernes Lermann: Ratu Skanea


Shane : Pengawal/kaki tangan Andrea.


Lui : Kepala pelayan istana


PIHAK III


Ernest De Valdmir : Pangeran Persia

__ADS_1


Morissa De Valdmir : Putri Persia, adik ernest.


Chris : Pengawal Ernest


__ADS_2