The Future Princess

The Future Princess
Episode 129 / Takdir seperti dulu.


__ADS_3

Lari pacu kuda sedikit melambat ketika mereka memasuki area perkotaan padat penduduk yang lumayan jauh dari istana Kaisar. Semakin terlihat pula banyaknya orang yang lalu lalang disekitar sana. Pusat perkotaan Skanea adalah letak jantungnya kekaisaran, karna disinilah pasar transaksi bisnis berskala besar yang hanya meramaikan pasar industry menengah keatas. Pasar ini termasuk pasar modern yang kebanyakan terlihat hanya kaum bangsawan atas yang berbelanja disana.


Disini transaksi besar dilakukan baik disegala sector seperti kain, rempah-rempah, perhiasan, kosmetik, ternak peliharaan dan lain-lain. “Ini adalah jantung bisnis kerajaan kita. Seperti yang kau lihat. Disini banyak para pedagang-pedagang besar yang sedang melakukan transaksi. Jadi tidak heran banyak dari mereka pembeli berasal dari bangsawan.” Ujar Andrea menjelaska. “Lalu dimana pasar untuk rakyatnya kalau disini kebanyakan hanya ada para pedagang besar ?” Tanya Cat melirik kesana kemari memperhatikan apa pun yang ia lihat.


“Tidak jauh dari sini. Ada pasar rakyat. Mereka juga membeli dagangan dari sini awalnya. Karna disini transaksi orang-orang besar, maka pihak kerajaan membangun lokasi ini dengan bagus dan mewah. Lihatlah, bahkan disini kau tidak akan bisa melihat satu pun pengemis yang datang” Ujar Andrea bangga.


Terlihat memang ini seperti pasarnya orang-orang berkelas. Andrea pun turun dari kudanya. “Mari aku pegang bahuku. Aku akan menurunkanmu” Cat lagi-lagi terdiam saat Andrea memegang pinggangnya dari bawah. Pelan-pelan ia menyentuh kedua bahu Andrea dan dengan lembut Andrea mendorong tubuh Cat turun dari Kuda.


“Mungkin kau belum pernah kesini. Jadi aku sengaja mengajakmu kemari. Kau juga harus melihat denga kedua matamu kondisi kekaisaran ini” Tutur Andrea yang dibalas pelan oleh Cat “B-baiklah Yang Mulia” Jawab Cat dan mereka pun memarkirkan kuda ditempat khusus terlebih dahulu sebelum akan melewati pasar.


Hari ini entah berapa kali Andrea membuat Cat tertegun dan memanas. Pria itu memegang tangannya dan berjalan diantara kerumunan banyak orang yang lalu lalang disekitar itu. “Panggil aku Rael dan aku akan memanggilmu Rin selama disini” Andrea berbisik agar tidak terdengar orang-orang.


“B-baiklah t-tuan r-rael” Ujar Cat grogi sambil mendorong pelan tubuh Andrea. Sedari tadi Andrea selalu saja membuat Jantungnya tidak tenang. Entah kenapa jika dengan pria itu, Jantungnya selalu berdetak aneh. Ini bahaya bagi kesehatan Jantungnya pikirnya.


Andrea tahu kenapa Cat seperti itu dan itu membuatnya suka. Kedua ujung bibirnya tertarik senang seketika. Mereka terus berjalan melihat-lihat segala macam dagang yang ada disana. ‘Ini adalah kain dan wewangian dari timur tengah.”


“Ini adalah tenun buatan tangan dari asia. Barang ini baru datang tadi malam”

__ADS_1


“Tolong kirimkan 2 peti ke kediamanku tenun ini”


“Ini adalah madu hutan dari Amazon. Produksi mereka tahun ini terbatas karna disana sedang dilanda banjir besar. Harganya tentu dua kali lipat dari biasanya. Jika ingin yang murah ambil saja madu dari india. Itu sangat murah walau pun tidak sebagus dari hutan Amazon”


“Minggu lalu kapal dari negeri Tien tiba. Batu-batu permata yang mereka bawa sangat banyak dari tahun sebelumnya. Aku akan memberimu diskon jika membeli dalam jumlah banyak.


“Aku akan ambil 15 peti batunya”


Begitulah riuhnya para beberapa pedagang yang sedang bertransaksi dengan para pembeli. Cat sedikit terlena melihat situasi yang begitu ramai hingga ia tidak sadar terlamun dan hampir saja dari arah berlawanan ia tertabrak oleh seseorang. Untung saja Andrea dengan sigap melindungi Cat hingga ia tidak jadi tertabrak oleh orang yang tidak dikenal tersebut.


“Jangan melamun dan jangan jauh-jauh dariku” Ujar Andrea sedikit khawatir. “Ya Yang ehmm tuan Rael” Balas Cat hampir keceplosan.


Mereka terus berjalan melewati kerumunan kearah yang dituju. Andrea masih intens menggenggam sebelah tangan Cat. Cat masih belum terbiasa dengan genggaman tangan Andrea apalagi tangannya yang mulai berkeringat. Tapi meski pun itu sekilas wajah Andrea tampak menikmati dan senang. Cat hampir saja tidak percaya melihat mimic wajahnya yang kalau bisa ditafsirkan itu jarang sekali terjadi bahkan dikehidupannya yang dulu.


Tapi tunggu !!! , Cat menyadari satu hal. Selama ia hidup kembali. Banyak sekali hal-hal aneh diluar yang pernah ia rasakan semasa ia sebelum bereinkarnasi. Jalan-jalan seperti ini dengan Andrea belum pernah ia lakukan dikehidupan sebelumnya. Putra Mahkota Felix, kerajaan Imperial, perang tetangga karna dirinya dan masih banyak lagi. Bukankah itu bukan termasuk cerita kehidupannya yang dulu?.


Dan bila diingat, harusnya saat ini Raja Julian pasti sudah mengalami sakit keras. Tapi itu sudah jauh-jauh hari ia ingatkan kepada Kaisar untuk menjaga kesehatannya sedari dini. Dan menurut yang ia dengar pun Raja tersebut masih dalam kondisi sehat. “Tuan Rael” Panggil Cat sambil menghentikan langkah kakinya dan itu juga membuat Andrea melakukan hal yang sama, bukan karna ia ingin mengatakan sesuatu, melainkan karna Cat.

__ADS_1


“Ada apa Rin?” Tanya Andrea sedikit lembut. Dan lagi-lagi itu membuat Cat deg-degan.


“Apa Ayah tuan Rael baik-baik saja??” Cat memandang wajah Andrea dengan intens, seolah-olah ia sangat butuh jawaban. Pertanyaan yang dilontarkan Cat membuat Andrea teringat saat sebelumnya ia bertemu dengan Baginda Kaisar yang membicarakan tentang pernikahannya dengan Cat. Diantara itu, terseliplah beberapa alasan kenapa Baginda Raja ingin agar ia segera melangsungkan pernikahan yakni karna kesehatannya.


“Kesehatannya akhir-akhir ini kurang begitu bagus. Tapi kau tenang saja. Cleyton pasti bisa menyembuhkan Ayahku” Balasnya tenang. Jika memang demikian yang dikatakan Andrea, maka Cat tidak perlu khawatir. Tapi biar


pun begitu, tetap saja hatinya tidak tenang. Walau pun ia menyadari bahwa sebagian besar terselip begitu banyak tragedy yang dulu tidak pernah ada dalam hidupnya sebelum ia bereinkarnasi. Tapi mungkin saja takdirnya bersama Andrea tetap akan terjadi seperti dulu.


Bersambung


@yulia.fernanda__


Jangan lupa dukung terus dengan cara  vote, love, like, sharing plus komen. Dan baca juga


·         Love in Seoul City


·         Cerita Julia dan Korea Selatan

__ADS_1


·         Cerita Julia dan Korea Selatan 2.


__ADS_2