
Begitu ia memulai hidup baru disini, maka ia harus merelakan dan melupakan semua jati dirinya sebelumnya. Dan hiduplah sebagai Catrin yang baru. Memiliki keluarga baru dan akan menjadi bagian dari keluarga Kaisar yang baru. Serta dicintai seseorang yang lebih amat mencintainya dan lebih peduli terhadapnya.
Keheningan itu makin berasa sepintas mulai memporak-porandakan hatinya.
Hari berkabung kekaisaran Skanea sampai ditelinga Kekaisaran Imperial. Baginda Raja tersebut mulai ditekan rasa takut dan waspada. Mata-mata yang ia tunjuk untuk mencari tahu sosok tuan Putri yang menghilang tersebut telah menemui titik terang. Wanita berambut emas, bermata grey bernama Catrin Maldovan Dominique. Tidak salah lagi itu adalah Tunangan Putera Mahkota Kekaisaran Skanea.
Jika ia ikut diam tanpa turun tangan dengan apa yang sebenarnya terjadi, bukan tidak mungkin pecah belah diantara kedua kekaisaran akan terjadi karna dianggap bersekongkol untuk menculik calon Putri Mahkota kekaisaran. Sementara anaknya yang bodoh yang dimabuk asmara itu tidak memikirkan sebab akibat yang akan dia pikul setelahnya.
“Bawa wanita itu kembali kenegaranya dan katakanlah kepada mereka bahwa kalian tidak sengaja menemukannya disuatu tempat.”
Fellix yang mendengar pun tercekat, terdiam membisu. Apa jalan keluar yang harus ia upayakan agar wanita itu tetap berada disisinya. Ia bahkan hampir mati saat mengetahui ia adalah tunangan Putra Mahkta kerajaan sebelah. Kerajaan besar yang kaya akan militernya. Saat ini mereka telah mampu memproduksi senjata laras panjang dan laras pendek buatan sendiri dan mengexpornya ke berbagai benua.
Saat diketahui bahwa mereka telah menemukan jasadnya yang sebenarnya itu bukan jasad Catrin, perasaan hatinya mulai lega dan tampaknya ini adalah kesempatannya untuk memiliki wanita itu seutuhnya. Tapi itu tidak serta-merta menghilangkan segala keraguannya. Sosok wanita itu nantinya akan bisa dilirik banyak mata. Satu atau dua orang yang mungkin pernah melihat sosok Catrin sebelumnya pasti suatu saat akan menyadarinya. Dan disaat inilah, itu bakal jadi ancaman baru untuknya.
Arghhh ia frustasi. Apakah Catrin ia jadikan selir saja?. Selir tidak perlu ikut dalam pesta kerajaan yang mengundang banyak rekan, bangsawan dan juga tamu dari kekaisaran yang lain. Asalkan kasih sayangnya tidak terbagi pada seorang wanita lain, atau lebih tepatnya Permaisur atau bahkan Ratu dimasa depan pun. Ia akan selalu setia dan menyayangi wanita itu dalam keadaan apa pun.
Felix sudah menemukan jalan keluarnya. Saat ia bergumam sendirian, berdialog tanpa henti dalam pikirannya yang membingungkan, ia mendapatkan satu titik pencerahan. Langkahnya menuju ruang kerjanya pun terhenti saat ia tidak sengaja berpapasan dengan Johny, si kaki tangannya.
“Yang Mulia, tuan Marquess Franklin ingin menemui anda. Beliau sudah menunggu anda didalam” Ya. Ini adalah saat yang tepat untuk mengatakan kepada Marquess Franklin sebagai orang tua angkat Catrin. Ia akan berdiskusi mengenai Catrin yang akan memasuki istana sebagai Selir.
“Baiklah” Ujarnya dan langsung memasuki ruang kerjanya ketika pintu itu dibuka oleh Johny.
__ADS_1
“Salam kepada Yang Mulia Putera Mahkota” Franklin bangun dari dudukannya dan memberi salam penghormatan kepada Felix.
“Silahkan duduk kembali tuan Marquess” Ungkap Felix membalas sapaan Franklin.
Mereka pun duduk bersebarangan dimeja kerja Felix yang berukuran 1x1,5 meter itu. Mereka lumayan dekat hanya dengan beberapa meter pembatasnya hingga Franklin dapat melihat dengan jelas sudut-sudut kulit wajah, rambut dan kedua bola matanya berwarna hitam. Tidak dipungkiri bahwa pria ini memiliki paras bak patung pahatan yang sempurna. Ia hanya bisa berfikir dengan paras seperti itu, ratusan bahkan ribuan wanita rela mengantri dan menunggunya.
Yang membuatnya heran ialah, parasnya tersebut bisa juga membuat ia jatuh hati kepada seorang wanita. Namun tujuannya kemari bukan untuk itu. Ada hal lain yang harus diluruskan. Dan itu membuatnya tidak dapat tidur dengan nyenyak.
“Yang Mulia, saya sudah mendengar bahwa Kekaisaran Skanea kehilangan seorang Putri. Putri yang berstatus Tunangan Putera Mahkota kerajaan Skanea. Putri itu hilang…”
“Lalu???” Felix langsung memotongnya, tidak membiarkan lelaki tersebut menyelesaikan perkataannya yang sudah ia susun sebelum ia menemui Putera Mahkota ini.
“Catrin adalah Putri yang hilang tersebut.”
“Lebih baik kita kembalikan saja ia ketempat asalnya Yang Mulia”
Felix terdiam setelah mendengar hal yang sama. Perkataan yang sama kedua kalinya setelah Baginda Kaisar.
“Ini tidak akan bagus untuk kedua belah pihak. Saat ini kekaisaran Skanea sedang mengalami duka. Tentu harusnya kita selaku yang menemukan Putri tersebut mengantarkan ia ketempat asalnya” Tutur Franklin,
sedangkan Felix tetap terdiam tanpa melirik kearahnya.
__ADS_1
“Aku akan menjadikannya Selir, Franklin”
Kalimat itu membuat Franklin terdiam. “Yang Mulia?!” Panggilnya dengan sedikit naik. Tersirat itu adalah hal jangan dilakukan. “M-maksud Yang Mulia menjadikannya Selir???” Franklin bingung. Selir tetap saja seseorang yang dinikahkan. Hanya saja jabatannya tentu saja dibawah Permaisuri.
“Dia akan aku angkat sebagai Selir, Selir yang tidak diketahui orang-orang banyak. Hanya orang-orang tentu yang mengenalnya. Itu berarti dia akan selalu ada disisiku Franklin. Ia tidak akan diperkenalkan dalam pesta kekaisaran. Ia hanya akan tetap menjadi istriku. Itulah jalan keluar satu-satunya Franklin” Tutur Felix sedikit disayangkan menurut Franklin.
“Yang Mulia. Hamba paham bahwa Yang Mulia menyukai gadis itu. Tapi bisakah anda berfikir efek kedepannya seperti apa. Jika pihak Kekaisaran Skanea mengetahui ini, bukan tidak mungkin mereka menganggap kita
bersekongkol. Atau lebih parahnya kita bisa saja berperang dengan mereka hanya demi seorang gadis Yang Mulia”
“Kau lancang Marquess Franklin” Felix menautkan kedua maniknya tajam kearah bangsawan tersebut.
Bersambung
@yulia.fernanda__
Jangan lupa dukung terus dengan cara vote, love, like, sharing plus komen. Dan baca juga
· Love in Seoul City
· Cerita Julia dan Korea Selatan
__ADS_1
· Cerita Julia dan Korea Selatan 2.