
Cat pun melirik hadiah-hadiah yang dikirimkan para lady bangsawan tersebut yang masih utuh didalam kamarnya. “Apakah aku harus mengirim permintaan kepada Lucas dan Ayahnya untuk mengirimkan buku-bukunya kepadaku??. Ahh tidak-tidak. Itu curang namanya.” Gumam Cat berpikir keras. “Kenapa Putri harus takut??, kan anda membelinya? Itu kan tidak masalah” Alexa yang lumayan pintar.
“Wahh kau sudah mulai berangsur-angsur pintar Alexa” Puji Bibi Rose disampingnya yang dibalas senyuman oleh Cat.
“Baiklah. Aku akan menulis surat untuk Lucas dan Ayahnya. Aku akan pesan beberapa buku saat pergaulan kelas atas nanti” Ujar Cat.
“Bibi, bisakah kau panggilkan menteri perdagangan untuk menghadapku??. Aku harus membicarakan tentang perizinan buku tersebut kepada beliau”
“Baik tuan putri”
“Alexa, pindahkan semua hadiah ini ke tempat lain.” Perintah Cat yang langsung dikerjakan oleh Alexa “Baik tuan putri”.
Tidak lama kemudian Menteri perdagangan datang menghadap Cat “Saya datang menghadap Yang Mulia Puteri Catrinel. Saya Marqeuss Noah, menteri perdagangan kekaisaran. Ada apa Yang Mulia Puteri memanggil saya”
Salam sapa Marquess dengan ramah dan sopan.
“Silahkan duduk tuan Marquess. Ada yang ingin saya diskusikan dengan anda” Marquess pun duduk dihadapan Cat.
“Mengenai apa itu Tuan Putri?” Mereka mulai membicarakan bisnis alur perizinan pengederan novel yang diterbitkan dari kekaisaran Imperial. Meski pun sebelumnya pernah terjadi perang singkat karna ulah dirinya. Mereka tetap melakukan kerjasama bisnis antara dua kerajaan tersebut.
“Ini mengenai perizinan peredaran novel yang diterbitkan kekaisaran Imperial. Saya ingin tahu sudah sampai dimana progresnya Tuan Marquess.”
__ADS_1
“Maksud tuan Puteri buku yang berjudul Putri Bangsawan dan Penjaga istana itu??”
“Benar tuan Marquess. Anda pasti tahu bahwa buku itu sangat-sangat laris dan sangat ditunggu-tunggu para bangsawan di kekaisaran ini”
“Ahh Tuan Puteri tidak perlu resah. Perizinan sudah disahkan. Tidak akan lama lagi buku itu siap edar di Kekaisaran ini. Tidak ada salahnya karya tersebut debut di Kekaisaran kita. Asalkan para rakyat dan bangsawan senang, itu sudah menjadi tugas saya sebagai menteri perdagangan”
“Wahh. Itu adalah keputusan yang bagus Marquess. Anda memang sangat cocok bekerja dibidang ini. Tidak salah Rakyat dan raja mengeluh-eluhkan kinerja anda yang sangat bagus. Penilaian mereka memang tidak salah saat saya bertemu dengan anda tuan Marquess”
“Ahh Puteri terlalu melebih-lebihkan. Saya masih jauh dari kata bagus Yang Mulia Puteri. Saya masih harus belajar banyak mengenai Kerajaan. Justru saya kagum dengan Yang Mulia Puteri yang berhasil mengangkat ekonomi wilayah Kalen. Ide anda sangat luar biasa. Tidak pernah terfikirkan bahkan Yang Mulia Kaisar sekali pun mengenai Pohon yang bisa menyelamatkan kehidupan manusia diantaranya”
Marquess Noah bahkan lebih pandai memuji Cat. Beliau adalah orang yang bijak dan cocok mengabdi pada Kekaisaran. Di kehidupan sebelumnya ia memang dikenal Bangsawan rendah hati dan jujur. Tapi ada maksud lain juga ia memanggil Marquess Noah. Ia ingin mendekatkan diri pada beberapa bangsawan berpengaruh untuk kedudukannya kelak. Termasuk memuji pekerjaan mereka.
“Saya hanya belajar dari buku Marquess. Jika bukan karna itu pasti saya tidak akan berani menyebutkan hal itu kepada seluruh bangsawan.”
kepergian Marquess dari kamar Cat.
“Benar. Aku akan mulai masuk pergaulan kelas atas. Mulai dari Marquess Noah. Dan tugasmu Alexa. Atur pertemuanku pada nona-nona bangsawan yang mengajakku Tea time. Dan atur juga jadwal untuk mengundang para
ladies bangsawan saat buku-bukuku datang. Aku harus segera mengirim surat ke Lucas dan Ayahnya untuk memesan buku lebih banyak.”
“Baik Tuan Puteri” Alexa mengangguk dengan gembira dan cepat.
__ADS_1
Dan beberapa saat kemudian di Kekaisaran Imperial, tepatnya dikediaman sementara yang ditinggali Lucas bersama Ayahnya yang merupakan penulis terkenal seantero kekaisaran dan kini telah debut di Kekaisaran Skanea. Betapa girang Ayahnya saat tahu ia mendapat surat dari Catrin dan memintanya untuk mengirimkan beberapa buku novel untuknya.
“Nak, ini surat dari Putri Mahkota Catrin. Dia mengirim surat untuk kita” Lucas melihat Ayahnya yang berlarian penuh tawa kearahnya yang saat ini sedang sibuk menulis untuk projek buku baru didalam ruang kerjanya.
“Ayah, beliau masih calon Puteri Mahkota. Nanti orang-orang berfikir bahwa beliau sudah diangkat sebagai Puteri Mahkota”
“Hahaha. Itu tidak penting nak, lihatlah. Ini adalah stempel kerajaan Skanea yang ditujukan untuk kita. Itu artinya beliau pasti akan menjadi bagian dari keluarga Istana. Sudah lama kita tidak bertemu dengannya. Jika kau sudah tidak sibuk, lekaslah balas surat ini. Ayah akan menyiapkan beberapa buku untuk Tuan Putri, hahaha” Ia pun melenggang keluar kamar dengan gembira dan Lucas memperhatikan Ayahnya dari punggung dengan menggelengkan kepalanya.
Jika mengingat tentang Kerajaan Imperial, bagaimana kabar sang Putera Mahkotanya setelah ditinggal Catrin??. Kabarnya baik-baik saja. Hari-hari setelah ditinggal Catrin, Felix sedikit kesepian. Ia menjalani hari dengan baik-baik saja. Bertemu dengan para bangsawan, dikenalkan dengan beberapa gadis bangsawan atau pun didekati beberapa wanita bangsawan. Tentu, Felix yang terkenal dengan keramahannya pun terbuka dengan kondisi tersebut.
Bukan hanya dikenalkan atau didekati, para wanita tentu saja menunjukan keagresifannya terhadap calon pewaris kerajaan tersebut seperti mendekat dan menyentuh tubuh Felix. Menyentuh dalam artian dipegang bahkan dirangkul. Namun, setelah ia disentuh. Felix berpura-pura pamit untuk kembali ke kamarnya. Dengan langkah tergesa-gesa menjauhi area pesta termasuk para wanita yang dengan sengaja menempel kepadanya. Ia membuka atribut kekaisaran satu persatu kesembarang arah dengan perasaan jijik.
Bersambung
@yulia.fernanda__
Jangan lupa dukung terus dengan cara vote, love, like, sharing plus komen. Dan baca juga
· Love in Seoul City
· Cerita Julia dan Korea Selatan
__ADS_1
· Cerita Julia dan Korea Selatan 2.