
“Apa yang kau lakukan??” Tanya Andrea sedikit kesal. “Saya hanya memastikan kalau ini bukan mimpi. Benar, ternyata ini bukan mimpi” Tuturnya dengan senyum klise.
“Yang Mulia jangan bercanda. Kita belum menikah dan masih terlalu dini untuk tidur satu ranjang” Bantah Cat. “Tujuanku kita satu ranjang agar kau tidak melakukan hal-hal konyol dengan meminum obat-obat itu secara berlebihan. Hampir saja nyawamu melayang karna obat-obat itu.” Cat pun teringat apa yang dilakukannya kemarin karna depresinya tersebut.
“Aku tidak akan membiarkan halt itu terjadi lagi, jadi aku memutuskan untuk mwnjagamu sekaligus mengontrol obat-obat yang kau makan. Kau dan aku akan tetap disini. Aku juga akan memindahan barang-barang dan pekerjaanku agar lebih mudah nantinya.” Ahh ini gila pikir Cat mulai frustasi.
Pemandangan menakjubkan lainnya ritual sarapan pagi bersama. Apakah pemandangan seperti ini akan rutin terjadi?? Pikir Cat mulai terusik. Kini, Cat tidak lagi mengkonsumsi bubur. Koki istana telah menyediakan hidangan daging atau makanan lainnya asalkan bukan makanan pasien. Cat cepat-cepat menghabiskan makanannya yang sudah diiris kecil langsung oleh koki istana. Andrea memperhatikan gerakan makan Cat yang terbilang cepat.
“Pelan-pelanlah. Kau akan tersedak nanti”
“uhukkkk uhukk” Pernyataan Andrea benar. Cat batuk karna tersedak oleh makanan akibatnya. Ia segera meraih minumannya dengan tangan kanan. Ia tidak akan melakukan hal bodoh lagi seperti kemarin. Setelah menghabiskan satu gelas minuman, Cat melanjut kembali memakan dagingnya.
“Krekk” Andrea bangun dan mengakhiri sarapannya lebih cepat”Aku harus kembali lebih cepat untuk bekerja, kau habiskanlah sarapanmu lalu istirahat” Andrea pun berlalu setelah memberi Cat nasihat. Apakah barusan
seperti nasehat??.
“Apakah kondisi Cat sudah membaik” Tanya Baginda Kaisar kepada Andrea.
“Masih belum pulih Yang Mulia. Karna trauma yang terjadi, ia sulit untuk mengendalikan diri. Apalagi tangan kirinya sulit digerakkan. Ia menjadi lebih mudah marah” Tutur Andrea.
__ADS_1
“Huffttt” Padahal aku sudah membahas rencana pernikahanmu dan Tuan Putri dengan para menteri, tapi sepertinya belum bisa dalam waktu dekat” Andrea terkejut mendengar kalimatnya Baginda Kaisar.
“Baginda, jika Baginda membahas rencana pernikahan tanpa saya, ini akan menyulitkan saya terutama Catrin. Ia masih butuh waktu untuk tenang. Perang dengan Imperial juga belum lama terjadi walau pun itu singkat.
“Nak, para tetua dan Menteri juga sudah mendesak kita untuk melakukan acara pernikahan. Mereka juga mendesak Ayah untuk memilih beberapa Selir untukmu” Ujar Baginda yang dibantah oleh Andrea dengan cepat. “Selir??. Saya belum berniat untuk memiliki Selir Yang Mulia.”
“Tapi untuk menguatkan posisi kerajaan, posisi Selir sangat diperlukan, baik dari keluarga mana pun bahkan rakyat biasa jika kau mau. Hanya posisi Puteri Mahkota, Permaisuri dan Ratu yang dipilih dengan hati-hati.” Andrea memang paham posisi itu juga penting.
“Ingat, Ayah sudah tidak muda lagi dan semakin tua. Kondisiku juga semakin menurun. Jika memang ini adalah pertanda, sebaiknya segera kau lakukan upacara pernikahan agar keturunan kerajaan tidak terhenti” Tutur Baginda menasehati. Ahh bahkan Cat saja belum bisa dijinakkan, lalu sekarang harus segera menikah, yang ada wanita itu akan kembali terguncang.
Andrea harus bisa bicara pelan-pelan dengan Catrin. “Hamba akan memikirkannya Yang Mulia. Kalau begitu hamba mohon pamit” Ujar Andrea dan ia pun mulai meninggalkan ruang tersebut. Andrea berjalan sambil terus memikirkan hal yang ia dengan Baginda Kaisar “Pernikahan??” Gumamnya sedikit kesal. Ia bukannya tidak mau. Ia malah berharap bisa melakukannya dengan baik.
pikirnya mungkin.
Sampai didalam ruang kerjanya, Andrea malah tidak mengerjakannya pekerjaannya yang menumpuk diatas meja. Ia malah bermenung sambil melipat kedua jemarinya yang tepat berada beberapa centi dari wajahnya.
“Shane??” Panggil Andrea tiba-tiba dengan intonasi ringan.
“Ya Yang Mulia” Jawab Shane.
__ADS_1
“bagaimana caranya agar wanita bisa jatuh hati padaku” Pertanyaan yang spontan membuat Shane reflek mengernyit dan mengkerutkan dahinya sempurna. “Y-yang Mulia, bukankah hampir wanita seluruh Samudera ini
ingin memiliki anda??!” Tanya Shane tidak mengerti. Kebanyakan wanita yang melihat wajah tampan kelas dingin ini sudah pasti akan dibuat tergila-gila. Kenapa dia malah menanyakan hal yang mustahil??. Tapi tunggu?!.
Memang ada satu perempuan yang agak berbeda. Benar, Tuan Putri Catrin, kini ia tahu jawabannya. “Yang Mulia, jika ini menyangkut Tuan Putri, saya pikir anda harus banyak menghabiskan waktu dengan beliau.”Andrea berusaha menela’ah apa yang disampaikan oleh Shane. Dia bahkan bertanya kepada orang yang tidak memiliki pengalaman dalam percintaan. Dan mereka mirip.
“Menghabiskan waktu bersama??. Seperti apa itu??” Tanya Andrea dingin bercampur bingung. “Ya seperti makan bersama, Jalan-jalan, mendengarkan apa yang ia keluhkan, memberinya nasehat dan dukungan” Hal-hal yang disebutkan oleh Shane tidak ada dalam kamus besar Andrea. Hanya saja ia sudah melakukan makan bersama dan itu sudah dilakukannya dari kemarin.
“Kau tahu kan kalau hal itu tidak pernah ku lakukan bahkan dengan siapa pun. Kecuali makan bersama. Aku sudah melakukannya akhir-akhir ini” Tutur Andrea. “Tapi Yang Mulia, jika Yang mulia hanya melakukan hal itu saja, itu masih belum cukup. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar membuat wanita itu nyaman dengan Yang Mulia”
Bersambung
@yulia.fernanda__
Jangan lupa dukung terus dengan cara vote, love, like, sharing plus komen. Dan baca juga
· Love in Seoul City
· Cerita Julia dan Korea Selatan
__ADS_1
· Cerita Julia dan Korea Selatan 2.