The Future Princess

The Future Princess
Episode 35 / Hari perburuan 2.


__ADS_3

 “Apa kau sudah membawa alat panahku?” Bisik Cat berjalan menuju kereta kuda “Sudah Putri” Jawab Alexa disampingnya.


“Salam saya kepada Yang Mulia Raja agung dan Ratu Skanea, semoga kalian panjang umur dan sejahtera selalu” Ujar Cat memberi salam hormat. “Hahaha sudah-sudah jangan memberi salam terus. Putri sangat cantik hari ini, aku hampir saja melupakan istriku yang berada disampingku ini. Bahkan Putra Mahkota pun sepertinya ikut terpukau saat melihatmu hahaha” Ujar baginda Raja memuji.


“Terima kasih atas pujiannya Yang Mulia” Ujar Cat tersenyum.


“Ehhmm” Andrea telah menunggunya didepan pintu kereta kuda dengan tampang cuek tersebut dan dengan jarak yang dekat, ia pun memberikan tangan kanannya untuk Cat agar Cat meraihnya. Cat melihat gerakan Andrea yang memberikan tangan dihadapannya. Awalnya Cat menolak dan akan langsung masuk saja tanpa membalasnya, namun karna memikirkan ada Raja dan Ratu ditempat itu, ia pun terpaksa menerimanya dan masuk kedalam kereta kuda tersebut.


Para kereta kuda tunggangan dari Istana pun mulai berjalan meninggalkan istana menuju hutan Golio. Perjalanan akan dilakukan selama 3 jam dan akan sampai menuju 11 pagi. Setelah sampai di lokasi, Raja akan langsung memberi pembukaan dan arahan tanda dimulainya perburuan tanpa panjang lebar nantinya. Dan perburuan akan dilakukan selama 3 hari berturut-turut.


Sepanjang perjalanan menuju hutan Golio didalam kereta kuda yang mereka tumpangi. Cat dan Andrea hanya diam membisu. Satu sama lain tak ingin mengobrol atau memulai pembicaran. Cat berfikir bagaimana caranya agar ia bisa menghentikan Andrea untuk tidak berburu Harimau. Karna diingatannya, Andrea sangat berambisi untuk mendapatkan hewan buas dan berakhir terluka parah akibat serangan harimau betina yang saat itu sedang hamil.


“Huuftt” Cat menghembuskan nafas gusar. Bagaimana ia memulai pembicaraan dengan laki-laki dihadapannya ini.


“ Apakah Yang Mulia akan berburu nanti???” Tanya Cat memberanikan diri. Respon Andrea pun terlihat bingung dan memandangi Cat penuh Tanya “Ini adalah Acara perburuan, tentu saja aku akan berburu. Seharusnya kau


bertanya apakah aku sudah sarapan atau belum, bukan menanyakan hal yang sudah pasti” Jawab Andrea yang membuat Cat kesal dan terperanga. Pertanyaannya salah ternyata. Ia pun melanjutkan pertanyaannya yang lain.


“Hewan apa yang akan Yang Mulia dapatkan atau hewan apa yang akan menjadi target buruan anda?” Sambung Cat kembali. “ Apa pun hewan yang ada dihadapanku, ia lah targetku” Ujar Andrea yang mulai tertarik dengan

__ADS_1


rasa keingintahuan Cat. “Kenapa kau tertarik sekali dengan apa yang akan aku buru? Apa kau ingin ikut aku masuk ke dalam hutan untuk berburu??”


“Tidak Yang Mulia. Saya lebih baik menunggu di kemah saja dengan yang lain”


“Apa kau tidak ingin memohon kepadaku supaya memberimu hasil buruanku??”


“Hehehe Yang Mulia tidak perlu repot-repot. Saya akan menunggu anda di kemah nanti”  (Salah, salah, ngapain juga nungguin dia?? Aku tidak tertarik dengan hasil buruanmu, justru sekarang nyawamu akan dalam bahaya. Aku akan diam-diam menyelinap masuk kedalam hutan agar ia tak memburu harimau betina itu)


Akhirnya selama 3 jam perjalanan, mereka pun sampai diwilayah hutan Golio. Semua para Pria bangsawan dan kesatria pun berkumpul dititik perkumpulan untuk menunggu pembukaan dari Baginda Kaisar. Sedangkan disisi yang lain para wanita bangsawan berkumpul bersama Ratu yang berada diposisi paling depan untuk melepas para lelaki untuk memulai perburuan.


Cat berdiri tepat disamping Ratu disisi yang sama dengan Ibunda Phillip. Phillip yang juga berada diposisi paling depan bersama Putra Mahkota pun melirik Cat. Ia melihat Cat dari sisi kanannya “Tunggu aku” Begitu kata Phillip memberi aba-aba dengan menggerakkan mulutnya kepada Cat. Cat pun kebingungan saat Phillip menggerakkan bibirnya, entah itu untuk dirinya atau untuk wanita lain yang berada dibelakangnya mungkin.


“Tunggu aku” Ulang Phillip memberi bisikan kode kepada Cat.


“Pangeran Phillip memberi kode kepadaku” Ungkap salah satu wanita tersebut.


(Apa?? Tunggu dia??? Emangnya nanti mau ngapain??) Cat pun hanya menundukan kepada sambil memberi salam kepada Phillip. Dan Phillip pun membalas dengan tersenyum, sementara para wanita bangsawan dibelakang Cat telah merona sambil berbisik bersama teman-temannya.


“Kau yakin?? Tapi dia tersenyum ke arahku” Kali ini persepsi lain dari wanita bangsawan segerombolan mereka. “Tidak. Dia tersenyum ke arahku. Mana mungkin ia melirik kalian?” Ujar yang lain.

__ADS_1


Sampai pada akhirnya mereka bertengkar dengan suara pelan namun terdengar dan sedikit mengganggu “Ehhmmm” Ratu yang mulai risih langsung memberi kode keras agar para wanita tersebut berhenti berisik.


“Pada perburuan kali ini. Aku akan mempersembahkan hadiah terbaik bagi kalian yang bisa mendapatkan buruan terbesar dan terkuat. Hadiah kali ini akan berbeda dari tahun sebelumnya yakni 100.000 Seli dan 100 koin emas ditambah satu bidang tanah diwilayah Golio ini hahaha” Alhasil semua yang mendengar pun terkejut kecuali Putra Mahkota, Ernest dan Phillip. Hadiah seperti itu sudah hal biasa bagi mereka. Tapi mungkin bagi bangsawan lain, itu


adalah hadiah terbesar.


“Dan tentu saja hasil buruan kalian berikanlah kepada wanita yang kalian sukai atau yang kalian inginkan, maka wanita itu akan aku hadiahi 100 koin emas lagi untuknya tapi dengan syarat hasil buruannya yang paling besar dan susah untuk ditaklukan” Tambah paduka Raja yang membuat para lelaki bersemu merah dan bersuka cita. Yang lebih bersemu merah lagi para wanita bangsawan yang telah menanti-nanti hal tersebut dengan berharap.


“Maka dengan ini perburuan resmi saya buka”


“Yeahhh hidup paduka Raja”


“Hidup Yang Mulia” Begitu seruan para lelaki memuji Kaisar Julian.


Akhirnya perburuan pun dimulai. Para lelaki pun bergerak dan berpencar menelusuri hutan untuk memulai aksi. Sementara para wanita pun menunggu didalam tenda masing-masing sambil melakukan kegiatan tak bermutu misalnya bergosip memamerkan kekayaan keluarga masing-masing atau jalan-jalan didekat tenda atau ada juga yang mencari muka dihadapan Ratu.


Sedangkan ditenda lain, Cat bersiap-siap mengganti pakaiannya dibantu 2 pelayannya untuk segera mengejar kerumunan Putra Mahkota, namun.. “Tuan Putri, Ratu Louisa memanggil anda ke tendanya” Cat terhenjak kaget. Pasalnya ia ingin segera pergi dari tempat ini “Baiklah aku akan kesana. Sampaikan pada Yang Mulia saya akan segera kesana” Ujar Cat kecewa. (Bagaimana ini?? Aku harus segera mengejar Putra Mahkota. Nyawanya dalam bahaya) Pikir Cat frustasi.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2