The Future Princess

The Future Princess
Episode 70 / Kecam Viscount.


__ADS_3

“Oh Tidak” Liliana berlarian saat mendengar Catrin tiba dikediamannya dengan kondisi trauma. Saat Catrin dibawa ke kamarnya kedua kakak angkat laki-lakinya juga ikut mengiringi Felix menuju kamar adik perempuannya. Sesudahnya Cat diletakkan diatas ranjang dan diperiksa oleh dokter pribadi kediaman Marquess, barulah Banny membuka kata.


“Apa yang terjadi dengan adikku Robert” Robert yang saat itu ikut masuk kedalam kamar Cat langsung bersimpuh didepan keluarga Marquess. “Maafkan saya tuan. Ini adalah kecerobohan saya tidak menjaga nona dengan baik”. Banny melirik kesatria Robert dengan  penuh amarah.


“Aku harus mendengar terlebih dahulu apa yang terjadi dengan Catrin sebelum menjatuhkan hukuman yang pantas untukmu” Kata-kata Barlin cukup membuat raut wajah Robert berkeringat dingin dan gemetar.


“Nona Sovea mengajak nona ke sebuah kandang yang awalnya kami semua tidak tahu itu kandang apa. Saat ditinggal sebentar oleh nona Sovea. Tiba-tiba Harimau keluar dari tempat istirahatnya dan bermaksud akan menyerang nona. Saat saya ingin menyelamatkan nona, pintu telah terkunci dan tidak dapat dibuka. Untung saja Yang Mulia Putera Mahkota datang dan menolong nona” Jelas Robert menceritakan.


“Pihak istana akan mengusut kejadian ini ke kediaman Viscount Daniel hingga tuntas. Kalian hanya perlu menjaga Catrin agar tetap tenang hingga keputusan hukuman dijatuhkan kepada Sovea” Tutur Felix yang membuat seisi ruang terdiam sesaat hingga Liliana mengucapkan terima kasih diikuti yang lain.


“Belas kasih anda tiada tara Yang Mulia” Ujar Liliana lega sambil menundukkan tubuhnya beberapa derajat.


Catrin telah mendapat perawatan dari dokter pribadi keluarga Marquess. Marquess yang tidak lama kemudian datang melihat kondisi Catrin mengaku terkejut saat mendengar laporan dan ia lebih syok lagi saat mendengar bahwa Cat diberi minuman kadaluarsa oleh Sovea hingga Catrin keracunan mual, muntah dan pusing. Ia pun mengancam perbuatan anak Viscuont yang menyentuh putrinya hingga hampir celaka termasuk insiden Harimau tersebut.


Kini bangkai Harimau tersebut dibawa oleh kesatria Viscount ke hutan belantara untuk menjadi makanan hewan buas liar yang lain. Sementara Sovea mendapat hukuman oleh Ayahnya dilarang keluar dari kediaman


termasuk dikamarnya. Sovea ketakutan dan mulai merasa bersalah. Tapi yang lebih ia takutkan lagi adalah bagaimana dengan posisinya dimasa depan. Ahh hancur sudah segalanya saat ini.


Tidak butuh waktu lama penyelidikan oun selesai. Kini dokumen penyelidikan tersebut telah ditangan Putera Mahkota Felix diruang kerjanya. Ia mengepal sebelah tangannya saat satu tangannya masih sibuk memegangi dokumen tersebut.


“Plakk” Felix mulai memukul meja. Johny yang berada disisinya pun hampir terhenjak kaget. Tapi bukan Johny namanya jika ia kaget dengan berlebihan. Ia bisa mengambil sikap stay cool seperti sikap para kesatria lainnya. Setelah dokumen penyelidikan tersebut sampai kepada Felix, beliau langsung memberi perintah untuk segera menjatuhi hukuman kepada keluarga Viscount.

__ADS_1


“Katakan kepada keluarga Viscount Daniel bahwa putrinya dihilangkan dari daftar anggota calon Selir kerajaan dan denda sebanyak 500.000 keping emas kepada kerajaan. Nantinya uang itu akan kita berikan kepada rakyat miskin dalam bentuk pangan. Ini lebih baik dari pada aku memenggal anak perempuannya itu” Ungkap Felix dan perintah itu pun diturunkan segera dan dilaksanakan.


“Yang mulia, bukankah itu terlalu berlebihan jika ia dikeluarkan dari daftar calon Selir kerajaan??” Tanya Johny cemas.


“Jika untuk denda saya paham karna Lady Catrin adalah keluarga dari Marquess Franklin, makanya anda sengaja memberikan senilai denda tersebut kepada Viscount.” Lanjutnya kembali.


“Katakan kepadanya alasanku memberi hukuman itu karna Catrin adalah Calon tunanganku.”


“Ahh” Johny baru saja mendengar kalimat calon tunangan dari mulut Putera Mahkota. Itu berarti beliau memang benar-benar serius dengan perkataannya.


“Saya akan menjalankan perintah anda Yang Mulia” Tutur Johny, ia pun berbalik keluar untuk melanjutkan apa yang diperintahkan Felix.


Viscount yang telah mendapat hukuman dan denda tersebut semakin tidak tahan lagi. Ia kembali mencari anaknya yang dihukum didalam kamar dan kembali menjambak serta menampar kembali ipinya. Belum sembuh bekas


Sovea yang sudah menjerit ketakutan dan kesakitan tersebut tidak kuasa menahan emosi dan tangisnya yang mendapat pukulan dari sang Ayah.


“Lebih baik kau mati saja. Kau telah membuat malu keluarga. Aku harus mengeluarkan uang segitu banyaknya karna ulahmu.”


“Hhuhuu heug heugh” Rengek Sovea. “Dan kau tahu apalagi hukuman yang kau dapatkan??” Viscount Daniel benar-benar membulatkan kedua bola matanya mempelototi sang anak. Sovea yang mendengarnya pun sangat penasaran dengan apalagi hukuman yang ia dapat.


“Kau dihapus dari daftar calon Selir kerajaan oleh Putera Mahkota”

__ADS_1


“Deg” Kata-kata itu lebih menyakitkan baginya ketimbang tamparan dan pukulan dari sang Ayah.


“Kenapaa?” Sovea akhirnya membuka suara dengan sisa kerintihan ditubuhnya yang masih terasa. “Kenapa aku dikeluarkan dari daftar Calon Selir padahal aku hanya menakut-nakuti wanita sialan itu?”


“Kenapa katamu??? Karena wanita yang kau takuti iu adalah calon tunangannya” Sovea terdiam mencerna sebentar kata-kata itu dari mulut Ayahnya. Sudah seperti ratusan anak panah yang menghunus ke arahnya saat


ia mendengar kalimat itu.


“Putera Mahkota sudah mengeluarkan statement kalau Lady Catrin, putri dari Marquess Franklin sebagai calon tunangan Putera Mahkota yang akan menjadi Permaisuri istana. Kau telah berhasil membuat kedudukanmu


hilang begitu saja karena ulah tololmu itu” Kecam Daniel.


Bersambung


@yulia.fernanda__


Jangan lupa dukung dan baca juga


·         Love in Seoul City


·         Cerita Julia dan Korea Selatan

__ADS_1


·         Cerita Julia dan Korea Selatan 2.


__ADS_2