
...SKYLINE FLIGHT 543 LOST CONTACT IN SOUTHERN GUMMA PREFECTURE, JAPAN, NORTH WEST OF TOKYO...
...Domestic flight Skyline 543 departed Tokyo’s Haneda airport at 6:12 PM and was scheduled to land in Ōsaka one hour later. The plane had left Tokyo airspace and had ascended to 24,000 feet (7,300 metres) when the first distress calls came from the plane’s pilot, who initially reported losing altitude and then reported difficulty controlling the plane. The plane fell to around 10,000 feet (3,000 metres). The pilot continued to send distress calls and asked to be rerouted to the Tokyo airport. But about 45 minutes after takeoff, the plane crashed into Mount Takamagahara near Mount Osutaka in the Kantō Range....
Kecelakaan pesawat-tunggal yang terjadi di pegunungan Takamagahara, Gunma merupakan yang terparah dalam sejarah penerbangan Jepang. Dengan seluruh 15 awak pesawat meninggal, dan juga 505 penumpangnya meninggal (termasuk aktor dan penyanyi terkenal Kyu Sakamoto) dengan total meninggal 520 orang.
Dunia ikut digemparkan oleh peristiwa jatuhnya pesawat jenis Boeing yang dipiloti oleh Capt. Abimanyu Syailendra dengan tujuan bandara internasional Osaka itu. Diduga kecelakaan terjadi akibat kerusakan mesin saat di udara sehingga pesawat kehilangan kontrol dan akhirnya terjatuh di ketinggian 10.000 kaki (3000 meter).
***
Aurora
Tidak.... Tidak...!!!!
TIDAAAAAAKKKK!???
Matanya nanar sambil menutup mata dan telinga. Bukan, bukan Abi. Pasti bukan Abi. Abi tidak boleh pergi secepat ini, tidak. Dia bahkan belum bertemu bayinya, bagaimana bisa dia pergi begitu saja.
Namun pemberitaan tentang jatuhnya pesawat tujuan Osaka yang dipiloti oleh Capt. Abimanyu Syailendra terus disiarkan diseluruh media Jepang maupun Internasional, tak terkecuali media Indonesia. Membuatnya tak bisa menyangkal bahwa itu memang benar Abi, Abi nya, ayah dari bayi yang tengah tumbuh dalam rahimnya saat ini.
Ditambah fakta bahwa accident tersebut merenggut seorang korban aktor sekaligus penyanyi terkenal Jepang yang tengah naik daun, Kyu Sakamoto. Hingga pemberitaan terus disiarkan dimana-mana seolah tak pernah surut. Dunia berduka...
Ia meringkuk sendirian, memeluk lututnya, menatap televisi yang menyala tanpa suara dengan pandangan kosong. Ia seolah terjebak didalam terowongan gelap, pengap, tak bisa keluar.
I 'm gonna be the best father. Ada banyak yang akan aku ceritakan kepadanya kelak. Ada banyak yang ingin aku lakukan bersamanya. Aku ingin membacakan cerita untuknya setiap malam. Membuatkannya sarapan, jika perlu membuatkannya bekal untuk ke sekolah."
"Aku akan mengajaknya bermain bola atau berenang, apapun yang ia inginkan. Aku tidak akan menolak jika dia menangis minta ice cream. Aku akan mengajaknya keliling dunia.
Senyum Abi saat mengucapkan itu masih segar diingatan, terus berputar bak kaset kusut di kepalanya, refleks ia menyentuh perutnya perlahan dan menangis lagi. "Aku harus bagaimana, bagaimana, aku bisa gila, lebih baik aku menghilang dan tak pernah jadi apa-apa."
__ADS_1
"Hiks...hiks...hiks...?!"
.
.
.
Fatih
Berita jatuhnya pesawat yang dipiloti Abi di pegunungan Takamagahara sungguh berita paling memilukan sepanjang kariernya menjadi seorang pilot.
Ini merupakan duka bagi semua, terlebih teman-teman satu angkatan di sekolah penerbangannya dulu, yah walau bagaimanapun ia pernah satu coach dengan pria itu.
Abi seorang berkebangsaan Jerman, ayahnya seorang anggota FBI, menikah dengan wanita berkebangsaan Indonesia, yah ibu Abi asli Indonesia, berasal dari Bali. Sejak pensiun, kedua orang tua Abi menetap di Zurich.
Jenazah Abi telah di evakuasi dan selanjutnya akan langsung diterbangkan ke Zurich, tempat keluarga nya berada. Daniel kakak tertua Abi serta Byan, saudara kembar Abi yang menyambut pelepasan jenazah di bandara Haneda, Tokyo.
Ia hanya bisa menghela nafas berat berkali-kali, yah resiko pekerjaan. Terkadang entah itu faktor human error, atau faktor alam menjadi tantangan tersendiri dalam profesi yang ia geluti.
Selepas semuanya usai, ia bertolak ke Sapporo. Aurora adalah orang yang sangat ingin ia temui. Pukul tujuh malam ia tiba di apartemen gadis itu. Pintu tertutup, tiga kali ia mengetuk namun tidak dibuka.
Ia mencoba memutar hendle pintu, terbuka. Sempat menggerutu sebentar sebab Rora yang begitu ceroboh tak mengunci pintu, bagaimana jika ada orang jahat masuk, decaknya pelan.
Namun ia terhenti di langkah pertama saat pintu terbuka, tertegun menyaksikan pemandangan di depan mata.
Rora..?!
Rora langsung menghambur kearahnya, memeluknya erat..
__ADS_1
"Abi...Abi...dia tidak boleh pergi..!"
"Katakan pada Abi, dia tidak bisa meninggalkanku, dia tidak boleh berbuat seperti ini padaku!" Rora meracau dengan penampilan yang sangat menggenaskan.
Ia masih terpaku ditempat, sempat mengelus kepala Rora pelan namun ada yang berdenyut pilu di hatinya.
Seperti apa hubungan Rora dan Abi yang ia tidak tahu, sedekat apa mereka sampai Rora sangat kehilangan, apa mereka pacaran?... Pertanyaan itu memenuhi pikirannya. Disaat yang sama Rora terus menangis dalam pelukannya, tangis yang sangat menyedihkan siapapun yang mendengar.
Ia menuntun Rora untuk duduk di sofa, mengambilkan gadis itu minum. Sambil terus mencoba membaca wajah Rora, yah Rora sangat kehilangan, tampak di wajah gadis itu yang sayu dan tertekan, mungkinkah Abi dan Rora adalah sepasang manusia yang saling mencintai?...
"Jenazah Abi sudah dibawa ke kampung halamannya di Zurich." Pelan, ia mulai berbicara.
Rora menoleh tanpa ekspresi, "Dia...dia benar-benar pergi? apa kamu lihat jenazahnya? apa itu benar Abi?"
Mata Rora nanar lalu mendekatinya, "Bisa jadi itu bukan Abi, mungkin jenazah orang lain. Abi pasti selamat, Abi belum mati. Yah dia selamat dan sekarang ada disuatu tempat."
"Rora..."
"Aku ingin kesana, aku ingin lihat sendiri. Abi tidak boleh pergi! TIDAAK BOLEHH! Rora berteriak histeris hingga membuatnya kembali memeluk gadis itu sambil menahan sesak di dada.
"Rora, jangan seperti ini. Ada apa denganmu?"
Rora terus menangis, sesekali meraung hingga entah sampai kapan akhirnya gadis itu lelah dan tertidur masih dalam pelukannya.
To be Continue...
Happy reading
like ya, komen, hadiah seikhlasnya biar othor semangat nulis😁😁😁
__ADS_1