
#Hai reader kesayangan othor.. Smoga aja othor bisa terus menulis dengan lancar.
Jangan lupa bagi bunga πΉatau kopi β nya biar semakin semangat buat nulis.. #
Selamat Membaca π
...****************...
Caca sudah kembali ke kota D. Dia akan mulai bekerja di Oishii corp. Caca naik ojek online menuju kantor barunya. Begitu tiba, Caca lamgsung menuju ke ruang HRD.
"Selamat bergabung di Oishii corp Raisa." sambut Irawan, sang manager HRD.
"Makasih Pak. Lama gak jumpa." balas Caca.
"Iya nih udah lebih dari 6 bulan saya nunggu kamu kembali ke sini. Soalnya cuma kamu yang bisa menaklukkan Bu Sinta." lanjut Irawan.
"Ah.. Bapak bisa aja. Padahal saya ya kerja biasa aja kok." kata Caca.
"Hhmm.. Entahlah apa yang bikin Bu Sinta betah sama kamu. Tapi denger - denger kamu ada hubungan sama keponakannya." goda Irawan.
"Keponakannya ? Siapa emangnya ?" Caca bingung.
"Jovian kan keponakan Bu Sinta." Irawan menjelaskan.
"Ooh.. Itu mah cuma temen aja. Deketnya juga bukan cuma sama saya, sama anak magang yang barengan sama saya juga kok." Caca beralasan.
"Ooh gitu. Oke deh.. Kita lanjut bicara pekerjaan saja ya. Ini draft kontrak kamu. Disini tertulis masa percobaan dan hak serta kewajiban kamu." Irawan menyodorkan kertas kontrak. Caca membacanya dengan teliti.
"Baik pak. Saya setuju dengan isi kontrak ini." Caca menyimpan kembali kertas kontrak itu.
"Baiklah Raisa. Kamu akan ikut masa percobaan antara 3 sampai 6 bulan tergantung kinerja kamu. Dan kamu juga akan bekerja sebagai PR di bawah Bu Sinta langsung. Beliau salah satu yang akan memberikan penilaian pada kamu. Bersama saya juga tentunya." Irawan menjelaskan garis besar kontraknya.
"Baik Pak." jawab Caca.
"Kamu tandatangani dulu surat kontrak ini." lanjut Irawan. Caca lalu menandatangani surat kontrak itu dan memberikan kembali pada Irawan.
"Sekarang kamu boleh langsung ke divisi kamu dan mulai bekerja." titah Irawan.
"Siap Pak. Permisi." Caca keluar dari ruangan HRD.
Caca langsung menaiki lift yang membawanya ke lantai tempat divisi PR berada.
"Selamat Pagi." Caca memasuki ruangan dan menyapa semua seniornya disana.
__ADS_1
"Pagi. Hai Ca. Kamu balik lagi." sambut Tissa yang langsung memeluknya.
"Kak, apa kabar ?" Caca membalas pelukan Tissa.
"Baik. Akhirnya kamu kerja disini juga." jawab Tissa.
"Hai Ca." Agung dan Irfan menyapa Caca.
"Hai kak Agung, Kak Irfan." balas Caca.
"Welcome to PR division." Kali ini Natasha yang menghampiri Caca. Natasha adalah sekretaris sekaligus asisten Bu Sinta.
"Makasih Kan Nana." balas Caca.
"Sayangnya Bu Sinta lagi keluar negeri Ca. Jadi gak bisa nyambut kamu." kata Natasha.
"Gak apa Kak. Kan ada kalian yang mewakilkan." balas Caca.
"Ya udah hari ini adaptasi lagi dulu aja ya. Kebetulan Dina akan pindah tugas ke kantir pusat, jadi kayaknya kamu yang akan ambil alih proyek yang dia pegang." kata Natasha.
"Kan Dian pindah ke kantor pusat ? Ke Jepang dong ?" tanya Caca.
"Iya. Beberapa orang dari kantor ini akan ditarik ke kantor pusat." Jawab Natasha.
"Ooh.. Gitu ya." Caca menganggukkan kepalanya.
"Ayo semuanya kerja." kata Natasha.
"Meja aku tetep yang lama kan ?" tanya Caca.
"Tetep dong. Udah cepetan duduk." kata Tissa.
"Kak Harumi kok gak kelihatan ?" tanya Caca.
"Harumi lagi nemanin klien dari Jepang." jawab Tissa.
"Ooh.. Ini aku ngerjain apa ya Kak ?" tanya Caca lagi.
"Kamu cek data klien yang akan di temui minggu ini ya. Disana pasti udah ada orang yang bertugasnya." kata Tissa.
"Buka di data base perusahaan ya Kak ?" Caca bertanya lagi.
"Iya. Masa udah lupa sih ? Password login kamu masih aktif kok." Tissa menjelaskan.
__ADS_1
"Oke kak. Makasih." Caca langsung fokus pada pekerjaan pertamanya. Dia membuka database perusahaan.
Dilihatnya jadwal pertemuan dengan klien minggu ini.
"Wah.. Minggu ini ada Kak Irfan yang dampingi Jojo." Gumam Caca membaca salah satu jadwal.
"Ca, Kamu gantiin gue ketemu klien 3 hari lagi ya. Kebetulan gue mau cuti." kata Irfan.
"Hah ? Yang sama Jojo dong ? Waduh.. Gimana nih ?" gumam Caca dalam hati.
"Ca !! Kok diem aja ?" Irfan menegur Caca.
"Eh iya Kak. Siap." balas Caca.
"Bagus kalo gitu. Mulai sekarang harus kerja yang fokus. Sekarang kamu udah bukan anak magang lagi.Jangan makan gaji buta." Irfan menasehati.
"Siap Kak. Maaf tadi masih loading." Caca meminta maaf.
"Untung Bu Sinta gak ada. Kalo ada kamua akan diomeli habis - habisan." Irfan menambahkan.
Caca hanya diam saja mendengarkan.
"Gak usah terlalu dimasukkan hati omongan Irfan. Dia emang selalu gitu kalo Bu Sinta gak ada. Ngerasa jadi wakilnya Bu Sinta. Padahal Mbak Natasha aja gak segitunya." bisik Tissa.
Caca hanya mengangguk menanggapinya.
Selalu akan ada orang yang 'sok' berkuasa di tiap tempat kerja. Tapi akan banyak juga orang yang tulus dalam bekerja.
...****************...
Bagi vote atau Bunga πΉ atau secangkir kopiβ ππ
Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Kisah Cinta Sang Perawan Tua" yang menceritakan kisah cinta Sissy dan Rio.
Baca juga "Mengejar Cinta Shavira" yang menceritakan kisah cinta Ical, anak dari Sissy dan Rio. "Geng Pelangi" juga seru loh, menceritakan kisah persahabatan 4 orang gadis. Kalian juga bisa buka di bio saya ya..
Semuanya sudah tamat ya !!
Like π Komen dan Vote ββ
ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..
Makasih πππ
__ADS_1
Bersambung