
#Hai reader kesayangan othor.. Insha Allah cerita ini akan update 3 hari sekali ya. Smoga aja othor bisa terus menulis dengan lancar.
Jangan lupa bagi bunga πΉatau kopi β nya biar semakin semangat buat nulis.. #
Selamat Membaca π
...***...
Sudah sebulan sejak Wiwid pulang dari rumah sakit. Wiwid sudah mulai berjalan lagi meski harus menggunakan tongkat.
"Wid, Indra udah siuman." kata Niken saat mereka sudah di kampus.
"Kapan ? Kamu tau darimana ?" tanya Wiwid.
"Kemarin sore dia sudah sadar. Tadi dikabarin sama Adit, Dia lagi disana sekarang." jawab Niken.
"Kita kesana yuk Ken." ajak Wiwid.
"Kamu bilang dulu sama Kak Akbar. Nanti dia cemburu lagi." kata Niken.
"Iya nanti aku kirim pesan ke dia." kata Wiwid.
"Oke. Beres kuliah kita nengokin Indra." Niken tersenyum pada Wiwid.
Mereka langsung diam begitu dosen mata kuliah Bahasa Inggris yang terkenal killer itu masuk.
Selesai kuliah, Wiwid, Niken, Diana dan Tita bergegas menuju parkiran. Mereka akan naik mobil Diana menuju ke rumah sakit.
"Wid..." panggil sebuah suara.
"Hai Bar." sapa Wiwid pada kekasihnya.
"Kamu mau kemana ?" tanya Akbar.
"Kan tadi aku udah bilang Yang. Mau nengokin Indra ke rumah sakit." jawab Wiwid.
"Kamu gak usah kesana ya." Akbar melarang Wiwid.
"Bar, Indra yang udah nyelamatin aku loh. Masa aku gak boleh nengokin dia." protes Wiwid.
"Tapi aku gak suka kamu akrab sama dia. Kamu tau gak kalo dia tuh suka sama kamu." kata Akbar.
"Aku tau. Tapi aku gak ada perasaan apa - apa sama dia. Aku cuma mau ngucapin terima kasih sama dia." Wiwid menjelaskan.
"Hhmm... Tapi aku gak suka." kata Akbar.
"Kamu jangan cemburu gitu dong. Lagian aku kesana sama temen cewek yang lain." Wiwid gak suka dengan sifat cemburuan Akbar.
"Kalo gitu kamu berangkat sama aku kesananya." kata Akbar.
"Tapi yang. Aku gak bisa dibonceng motor. Kaki aku masih sakit." kata Wiwid.
"Gampang itu. Aku akan pinjam mobil. Kamu tunggu sini dulu." kata Akbar lalu pergi meninggalkan Wiwid di depan gedung kuliah.
__ADS_1
"Wid, gimana ? Kita berangkat sekarang ?" Niken menghampiri Wiwid.
"Kalian berangkat duluan aja. Aku berangkat sama Akbar." jawab Wiwid.
"Cemburu lagi dia ?" ledek Diana.
"Yup. Udahlah kalian berangkat duluan. Kita ketemu disana ya." kata Wiwid.
"Oke deh Sampai ketemu disana ya." kata Niken. Mereka bertiga pun berjalan menuju ke mobil Diana meninggalkan Wiwid yang masih menunggu Akbar.
Wiwid hanya diam selama dalam perjalanan. Begitu juga Akbar. Keduanya sibuk dengan pikiran masing - masing.
"Kayaknya Wiwid mulai perhatian sama cowok itu." gumam Akbar dalam hati.
"Kenapa sikap Akbar jadi berubah posesif gini ya ?" gumam Wiwid dalam hati.
"Aku gak akan biarin Wiwid dekat dengan cowok itu." Akbar bergumam dalam hati lagi.
"Kalo Akbar kayak gini terus, lama - lama aku gak betah pacaran sama dia." gumam Wiwid sambil melirik Akbar yang fokus menyetir.
Begitu terus sampai mereka sampai di rumah sakit.
"Udah sampai Yang. Kamu mau turun duluan atau ikut ke parkiran ?" tanya Akbar.
"Aku turun sini aja Yang. Kamu nyusul ya." jawab Wiwid.
"Nanti kabarin dia dirawat dimana." kata Akbar yang dibalas anggukan oleh Wiwid.
Wiwid pun bergegas menuju ke ruang ICU. Ketiga temannya masih menunggu disana beesama dengan Pak Munir dan Bu Indira.
"Indra sudah sadar Pak ?" tanya Wiwid.
"Sudah. Tapi belun dipindah ke ruangan. Di dalam masih ada keluarganya." jawab Pak Munir.
"Kamu sendirian Wid ?" tanya Bu Indira.
"Sama Akbar Bu. Dia masih parkir mobil." jawab Wiwid.
"Kamu duduk dulu aja Wid. Biar gak capek kakinya." kata Bu Indira.
Wiwid menunggu giliran untuk menjenguk Indra sambil duduk.
Tak lama Akbar datang dan menyapa dosennya. Akbar terlibat obrolan seru dengan Pak Munir dan Bu Indira. Sedangkan Wiwid dan ketiga sahabatnya mengobrol sambil bercanda.
Keluarga Indra keluar dari ruang ICU bersama dengan perawat.
"Gimana kondisi Indra Bu ? Kita boleh menjenguk ?" tanya Pak Munir pada Ibunya Indra.
"Alhamdulilah sudah membaik. Sekarang mau dipindah ke ruangan dulu. Nanti bisa jenguk di ruangan aja." jawab Ibunya Indra.
"Nanti tolong dibatasi untuk kunjungan ya Bu. Biar pasien bisa istirahat." perawat mengingatkan.
"Iya Sus." kata Ibunya Indra.
__ADS_1
Wiwid mengikuti yang lainnya menuju ke ruang rawat inap Indra. Akbar mengikuti dari belakang dengan setia.
"Yang, kamu aja ke dalam. Aku tunggu disini." kata Akbar saat Wiwid hendak masuk ke ruang rawat Indra.
"Iya." jawab Wiwid singkat.
Wiwid masuk bersama Niken setelah Pak Munir dan Bu Indira keluar.
"Hai Ndra. Kamu apa kabar ?" tanya Wiwid berdiri di samping Indra.
"Masih sedikit sakit di kepala Wid. Yang lainnya cuma pegel aja." jawab Indra.
"Iyalah. Kamu udah tidur lebih dari sebulan. Ngapain aja sih betah banget." ledek Niken.
"Gak tau Ken. Gak kerasa apa - apa." kata Indra.
"Yang penting sekarang kamu sudah sadar. Aku mau ngucapin terimakasih, kamu udah nolongin aku. Cepat sembuh ya Ndra." kata Wiwid.
"Sama - sama. Kondisi kamu gimana ?" tanya Indra sambil mengamati Wiwid dari atas ke bawah.
"Kaki aku yang sakit. Tapi sekarang udah lepas gibs dan bisa jalan pakai tongkat." Wiwid mengangkat tongkatnya.
"Syulurlah. Semoga kamu juga semakin membaik." kata Indra.
"Makasih ya Ndra." kata Wiwid tersenyum malu - malu.
"Oh iya Ndra. Kita pamit dulu ya. Kamu harus banyak istirahat. Kapan - kapan kita jenguk lagi." kata Niken.
"Makasih ya Ken. Sampaikan juga buat yang lainnya." kata Indra.
Keduanya lalu keluar dan berpamitan pada Ibu dan Kakak Indra.
Akbar mengajak Wiwid untuk mencari makan dulu tapi Wiwid menolaknya.
"Aku capek Yang. Mau istirahat. Lain kali ya kita jalan lagi." kata Wiwid.
"Iya deh Yang. Besok aku jemput ke kampusnya." kata Akbar.
"Iya. Tapi jangan naik motor ya." Wiwid mengingatkan.
"Siap Sayang." Akbar mengecup pipi Wiwid sebelum turun dari mobil.
...***...
Bagi vote atau Bunga πΉ atau secangkir kopiβ ππ
Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Kisah Cinta Sang Perawan Tua" yang menceritakan kisah cinta Sissy dan Rio.
Baca juga "Mengejar Cinta Shavira" yang menceritakan kisah cinta Ical, anak dari Sissy dan Rio. "Geng Pelangi" juga seru loh, menceritakan kisah persahabatan 4 orang gadis. Kalian juga bisa buka di bio saya ya..
Like π Komen dan Vote ββ
ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..
__ADS_1
Makasih πππ
Bersambung