Tiga Dara

Tiga Dara
#14 Tetangga Kost


__ADS_3

#Hai reader kesayangan othor.. Insha Allah cerita ini akan update 1/2 hari sekali ya. Smoga aja othor bisa terus menulis dengan lancar.


Jangan lupa bagi bunga 🌹atau kopi β˜• nya biar semakin semangat buat nulis.. #


Selamat Membaca πŸ“–


...***...


Tak terasa hari ini Fahmi akan datang ke kota F.


Rara sudah memberikan alamat kost nya. Dia tidak bisa menjemput Fahmi di Terminal karena ada jadwal kuliah. Rara pun sudah menitipkan kunci kamar kost Fahmi pada sang pemiliknya.


Fahmi berangkat ke kota F ditemani Ayah dan Ibunya.



(source : google)


"Akhirnya sampai juga. Capek banget ya." kata Fahmi saat memasuki rumah kostnya.


"Permisi Pak, Bu !" Fahmi mengetuk pintu rumah kostnya.


"Iya. Ada yang bisa saya bantu ?" tanya seorang perempuan paruh baya yang sedang membawa alat pel.


"Saya mau ketemu Pak Idris, pemilik kost." kata Fahmi dengan sopan.


"Oh.. Rumah pak Idris di depan sana dek. Mas mau cari kost ? Tapi sudah penuh." Perempuan itu bertanya.


"Saya sudah bayar kamar disini, tinggal masuk saja." kata Fahmi.


"Ooh.. Ya sudah Mas ke rumah Pak Idris saja. Silahkan." kata perempuan itu.


"Saya titip barang saya disini ya Bu." Fahmi menata barangnya di sudut teras.


"Iya. Rumah yang pagar Putih depan ya Mas." perempuan itu menunjuk ke arah rumah Pak Idris.


Fahmi dan orangtuanya menuju ke rumah Pak Idris.


"Assalamualaikum." Fahmi memberi salam.


"Waalaikumsalam. Cari siapa ya ?" tanya seorang lelaki seumuran Ayah Fahmi.


"Saya mau cari Pak Idris." Kata Fahmi.


"Saya sendiri. Ada perlu apa ya Dek ?" tanya Pak Idris.


"Saya Fahmi yang mau kost." jawab Fahmi.


"Ooh.. Nak Fahmi. Baru datang ?" tanya Pak Idris Basa - basi.


"Iya Pak. Ini ada sedikit oleh - oleh." Bu Nanik menyodorkan bungkusan ke arah Pak Idris.


"Makasih Bu, Pak. Repot segala." kata Pak Idris.

__ADS_1


Setelah itu pak Idris mengbilkan kunci dan kedua orangtua Fahmi pun ngobrol sejenak dengan Pak Idris.


"Kami mau ke kamar dulu Pak." kata Pak Hari, Ayah Fahmi.


"Oh iya Silahkan. Mari saya antar." Pak Idris ikut mengantar ke rumah kost.


"Sulis.. Ini ada anak kost baru." Pak Idris memanggil Bu Sulis, perempuan yang bersih - bersih tadi.


"Iya Pak." jawab Bu Sulis.


"Nak Fahmi, Ini Bu Sulis yang bersih - bersih kosan. Dia 2 hari sekali kesininya." Pak Idris memperkenalkan mereka.


"Salam kenal Mas. Saya juga menerima jasa cuci gosok pakaian." kata Bu Sulis.


"Iya Bu." kata Fahmi singkat.


"Kami ijin menginap 2 atau 3 hari ya Pak." kata Pak Hari pada Pak Idris.


"Silahkan. Saya tinggal dulu. Selamat istirahat. Semoga betah disini ya." Pak Idris pamit meninggalkan mereka. Bu Sulis pun ikut pamit menyelesaikan pekerjaannya.


Fahmi dan Orangtuanya masuk ke kamar mereka yang terletak di lantai 2.


Kosan milik Pak Idris khusus cowok, terdiri dari 2 lantai dan memiliki 16 kamar.


Fahmi menempati kamar no 10 di lantai 2.



(kamar kost Fahmi ~ google)


"Kalian mau makan dulu atau istirahat dulu ?" tanya Bu Nanik pada suami dan anaknya.


"Istirahat dulu aja Bu. Tadi kan udah makan di Terminal." kata Pak Hari.


Bu Nanik mbuka kardus berisi beras dan magiccom. Lalu dia menuju dapur untuk mencuci beras. Setelah itu Bu Nanik mengeluarkan masakan yang dibawanya dan menyimpannya di meja dapur.


"Nanti saja dihangatkannya kalo sudah bangun tidur." gumam Bu Nanik dalam hati.


Dia pun menuju ke arah suami dan anaknya yang sudah terlelap di kasur.


Sore harinya Bu Nanik terbangun lebih dulu karena mendengar suara ketukan di pintu.


"Sore Bu. Saya Rara, temen SMA Fahmi. Maaf, lagi istirahat ya ?" Rara menyapa dengan ramah.


"Oh.. Ini yang namanya Rara. Iya, Fahmi sama Ayahnya masih tidur. Tapi sudah sore, mau saya bangunin." kata Bu Nanik.


"Saya tunggu di depan aja Bu." kata Rara.


"Iya Nak. Tunggu sebentar ya." kata Bu Nanik.


Bu Nanik segera membangunkan Fahmi dan Pak Hari.


"Mi, Ada Rara tuh di depan." Bu Nanik mengguncang bahu Fahmi.

__ADS_1


Fahmi langsung bangun dan menuju ke kamar mandi untuk cuci muka.


"Hei Ra. Maaf ya aku baru bangun. Kecapekan." kata Fahmi.


"Gak apa Mi. Pastilah capek, kan naik bis." kata Rara.


"Ayo masuk dulu Nak Rara." Bu Nanik membuka pintu kamar kost.


"Iya Bu. Makasih." Fahmi mengajak Rara duduk di kamarnya.


"Belum ada karpetnya nih Ra." kata Fahmi.


"Gak apa - apa. Namanya juga kosan." kata Rara.


"Mama kamu udah pulang ?" tanya Fahmi.


"Udah. 2 hari lalu baru aja pulang, tadinya mau nungguin sampai kalian datang tapi harus nemenin Caca di rumah." jawab Rara.


"Loh katanya Kak Wiwid balik ke rumah." tanya Fahmi lagi.


"Iya. Tapi Kak Wiwid harus berangkata KKN seminggu. Makanya Mama pulang." Rara menjelaskan.


"Kamu tahu gak. Agung lagi PDKT sama adik kamu." kata Fahmi.


"Oh ya ? Sejak kapan ?" Rara balik bertanya.


"Pas aku ambil titipan kamu. Sejak itu mereka tukeran nomer ponsel." jawab Fahmi.


"Agung anaknya baik kan ?" tanya Rara.


"Baik. Aku udah akrab sama dia sejak kelas 1. Jarang pacaran kok." kata Fahmi.


"Ya semoga aja gak macam - macam sama Caca." Rara mengkhawatirkan adiknya.


"Biatin aja dulu lah. Kalo macam - macam, nanti aku yang negur dia." kata Fahmi.


"Nak, ini Ibu bawain jajanan dari rumah, cicipin ya." Bu Nanik membawa sepiring makanan ringan.


"Makasih ya Bu." Rara tersenyum.


Mereka menikmati jajanan sambil ngobrol. Menjelang magrib, Rara pamit pulang ke kosan. Fahmi mengantarkan sambil membeli perlengkapan mandi ke mini market.


...***...


Bagi vote atau Bunga 🌹 atau secangkir kopiβ˜• 😁😁


Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Kisah Cinta Sang Perawan Tua" yang menceritakan kisah cinta Sissy dan Rio.


Baca juga "Mengejar Cinta Shavira" yang menceritakan kisah cinta Ical, anak dari Sissy dan Rio. "Geng Pelangi" juga seru loh, menceritakan kisah persahabatan 4 orang gadis. Kalian juga bisa buka di bio saya ya..


Like πŸ‘ Komen dan Vote ✌✌


ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..

__ADS_1


Makasih πŸ™πŸ™πŸ™


Bersambung


__ADS_2