
#Hai reader kesayangan othor.. Smoga aja othor bisa terus menulis dengan lancar.
Jangan lupa bagi bunga πΉatau kopi β nya biar semakin semangat buat nulis.. #
Selamat Membaca π
...****************...
Waktu berjalan dengan cepat. Sudah tiba di akhir tahun. Kesibukan mulai terlihat di rumah Arman dan Yesa. Mereka sedang mempersiapkan rangkaian acara pernikahan Wiwid. Rara dan Caca pun sudah datang karena sedang liburan semester. Hari ini akan diadakan lamaran. Dilanjutkan dengan rangkaian acara lainnya hingga akad nikah dan resepsi seminggu kemudian.
"Kak, kamu tanya sama Hedi berapa orang keluarga yang ikut." kata Yesa pada Wiwid.
"Iya Ma. Sebentar Wiwid tanya dulu." balas Wiwid.
Tak lama Wiwid sibuk dengan ponselnya. Wiwid tengah bertukar kabar dengan calon suaminya.
"Ma, Ada sekitar 15 orang." lapor Wiwid
"Banyak juga ya. Keluarga kita cuma sekitar 10 orang." kata Yesa.
"Ya gak apa Ma. Kan baru lamaran." kata Wiwid.
"Ma, Kak, Om Surya sama Tante Dian mau datang nanti." kata Caca.
"Oh ya De ? Syukurlah, jadi nambah personel." kata Yesa.
"Iya Ma. Aku mau ke kamar dulu ya Ma. Mau Maskeran dulu biar lebih fresh." pamit Wiwid.
"Aku bantuin Kak." Rara mengikuti Wiwid ke kamarnya.
"Ya udah De, Kamu bantuin Mama nata meja ya." kata Yesa.
__ADS_1
"Kok aku sih Ma ?" protes Caca.
"Kan Rara bantuin Kak Wiwid di kamar. Jadi kamu sekarang bantuin Mama." kata Yesa.
Caca akhirnya membantu sang Mama dengan muka ditekuk.
Selepas Magrib, rombongan Hedi dan keluarganya datang. Arman dan Yesa bersiap menyambut mereka. Pihak keluarga Arman juga ditemani oleh Aris, adik Arman dan Surya, kakak Yesa.
"Selamat datang di rumah kami Bapak dan Ibu sekalian. Silahkan masuk." Arman mempersilahkan Ibu dan kakak Hedi beserta rombongannya untuk masuk.
"Terima kasih Pak Arman." balas Herfan, kakak Hedi. Fitri dan rombongan lainnya memberikan hantaran yang mereka bawa.
(source : google)
Hedi duduk di hadapan Arman dan Yesa diapit oleh kakak dan ibu nya. Tak lupa Chika, kakak Ipar beserta keponakannya juga duduk di sebelah mereka.
Yesa masuk sejenak untuk memanggil Wiwid. Ketiganya lalu duduk di kursi yang berseberangan dengan Hedi.
"Selamat Malam Pak Arman dan Ibu. Perkenalkan Saya Herfan, kakak dari Hedi. Ijinkan saya perkenalkan keluarga kami. Di sebelah Hedi adalah Wanita yang sudah melahirkan Hedi dan juga saya, Ibu Marini. Kami 2 bersaudara dan Ayah kami sudah berpulang. Di sebelah Ibu Marini ada Chika, anak kandung Hedi. Di sebelah saya ada Fitri istri dan Fanny, anak bungsu saya. Sedangkan anak sulung saya tidak bisa hadir." Herfan memperkenalkan keluarga intinya. Tak lupa Herfan pun memperkenalkan saudara lain yang ikut dalam rombongan kali ini.
"Senang sekali berkenalan dengan keluarga anda, Mas Herfan, Mas Hedi. Saya selaku wakil dari keluarga Wiwid juga akan memperkenalkan keluarga kami satu persatu." kata Aris, adik Arman.
"Sebelumnya perkenalkan saya Aris, adik dari Bapak Arman. Duduk di hadapan anda ada Bapak Arman dan Ibu Yesa yang mengapit Widya, pujaan hati nak Hedi." Canda Aris yang disambut tawa dari semua yang hadir.
"Bisa aja Pak Aris." celetuk Sandi, paman Hedi.
"Saya lanjutkan ya Pak. Widya sendiri Anak pertama dari 3 bersaudara. Di sebelah Pak Arman ada Amira, adik pertama Widya. Di sebelah Bu Yesa ada Raisa, adik bungsu Widya. Selanjutnya Ada Ibu Sari, Nenek dari Widya, ibu dari Bu Yesa. Di sebelahnya ada Pak Surya dan Ibu Dian, kakak dari Ibu Yesa. Di sebelahnya lagi ada Alya, istri saya dan juga anak saya Nina. Di belakang lagi ada Bapak Arshan, adik Pak Arman, beserta istri dan anaknya. Mohon maaf, keluarga kami sebenarnya sangat banyak tapi yang bisa hadir hari ini hanya beberapa saja. Insha Allah di hari H akan hadir semua." Aris menyudahi perkenalan keluarganya. Acara lalu berlanjut ke pemberian buah tangan sebagai seserahan dan pemasangan cincin tanda pengikat lamaran oleh ibu masing - masing. Yesa menyematkan cincin untuk Hedi dan Marini menyematkan cincin ke jari Wiwid.
__ADS_1
(Source : google)
Tak lupa Hedi dan Wiwid memamerkan cincin pertunangan mereka.
Semua hadirin tersenyum penuh haru.
"Alhamdulilah semua rangkaian acara lamaran hari ini telah berjalan dengan lancar. Sepanjutnya sesuai kesepakatan dua keluarga, Akad nikah akan dilaksanakan seminggu lagi tepatnya di hari jumat." Aris menyampaikan.
Acara selanjutnya Foto keluarga dan makan - makan.
"Wih.. Akhirnya Kakak resmi dilamar." ledek Caca saat makan bersama sang kakak.
"Iya. Alhamdulilah." ucap Wiwid.
"Selamat ya Kak. Semoga semuanya lancar." Doa Rara.
"Makasih ya Ra, Ca.. Kalian memang adik - adikku yang baik." Wiwid memeluk kedua adiknya.
...****************...
Bagi vote atau Bunga πΉ atau secangkir kopiβ ππ
Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Kisah Cinta Sang Perawan Tua" yang menceritakan kisah cinta Sissy dan Rio.
Baca juga "Mengejar Cinta Shavira" yang menceritakan kisah cinta Ical, anak dari Sissy dan Rio. "Geng Pelangi" juga seru loh, menceritakan kisah persahabatan 4 orang gadis. Kalian juga bisa buka di bio saya ya..
Semuanya sudah tamat ya !!
Like π Komen dan Vote ββ
ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..
__ADS_1
Makasih πππ
Bersambung