Tiga Dara

Tiga Dara
#96 Pertunangan


__ADS_3

#Hai reader kesayangan othor.. Smoga aja othor bisa terus menulis dengan lancar.


Jangan lupa bagi bunga 🌹atau kopi β˜• nya biar semakin semangat buat nulis.. #


Selamat Membaca πŸ“–


...****************...


Sejak pagi rumah Yesa sudah disibukkan dengan orang - orang yang hilir mudik mendekor ruangan juga menata tempat makan prasmanan. Meski acaranya hanya untyk keluarga saja, tapi Yesa tak mau setengah - setengah membuatnya. Dia juga menyediakan makanan yang enak untuk keluarganya dan terutama untuk keluarga calon besan.


"Ma, Aku mau keluar dulu bentar ya." pamit Caca.


"Kamu mau kemana sih dek ? Nanti telat loh ke pertunangannya kakak." tanya Yesa.


"Mau beli sepatu pesta Ma. Punyaku rusak." jawab Caca.


"Oke deh. Jangan lama - lama, sejam udah harus balik." kata Yesa.


"Siap Ma." Caca langsung menyambar kunci mobil dan menuju ke sebuah Mall.


Sampai di Mall, Caca mampir dulu ke toko buku untuk membeli novel terbaru karya penulis favoritnya.


Selesai mendapatkan Novel dan sepatu, Caca mampir di food court untuk membeli toppoki.


Saat selesai membeli toppoki, Caca tak sengaja bertabrakan dengan seseorang.


"Auw.. Maaf Mbak. Saya buru - buru." kata Orang yang menabraknya.


"Iya gak apa Mas. Saya juga gak lihat tadi." balas Caca.


"Loh.. Caca.." tanya Orang yang menabraknya.


"Jojo.. Ngapain disini ?" Caca balik bertanya.


"Gue mau ketemu klien." jawab Jojo.


"Ooh.. Ya udah. Gue duluan." kata Caca.


"Eh.. Bentar dong Ca. Temenin gue bentar ya." pinta Jojo.


"Lah.. Emang klien nya belum datang ?" tanya Caca.


"Ini klien nya tadi ngabarin kalo telat datangnya. Please, temenin gue ya." kata Jojo.


"Iya deh." Caca dan Jojo lalu duduk di pojok foodcourt.


"Gue beliin minuman ya." kata Jojo tanpa menunggu jawaban dari Caca.


Tak lama Jojo datang dengan membawa 2 gelas thai tea.


"Ini aja ya. Yang cepet." kata Jojo.


"Iya. Gak apa." balas Caca.


"Acara tunangan kakak loe hari ini kan ? Kok malah keliaran ?" tanya Jojo.

__ADS_1


"Iya, acaranya jam 2. Ini gue abis beli sepatu." jawab Caca.


"Titip salam buat nyokap loe, sorry gue gak bisa datang." kata Jojo.


"Oke. Nanti gue sampaikan ke Mama." balas Caca.


"Emangnya gue beneran gak boleh datang Ca ?" tanya Jojo lagi yang hanya dijawab dengan anggukan oleh Caca.


"Loe balik kapan ?" tanya Caca coba mengalihkan pembicaraan.


"Lusa gue udah balik." jawab Jojo.


"Bagus deh." gumam Caca.


"Emang kenapa ?" tanya Jojo.


"Ya kalo loe balik lusa, berarti gak bakal bareng lagi." kata Caca.


"Emang loe pulang kapan ?" tanya Jojo lagi.


"Kasih tau gak ya ? Rahasia dong." Caca malah tertawa.


"Ya udah deh. Teeserah loe." balas Jojo kesal.


*Trrt.. Trttt..* ponsel Caca berbunyi.


πŸ“²


"Iya Ma."


"Udah selesai. Udah mau balik kok."


"......"


"Iya.. Gak pake lama. Udah di parkiran ini."


"......"


"Bye."


Caca mematikan panggilan ponselnya.


"Nyokap loe ?" tanya Jojo.


"Iya, gue udah disuruh balik. Sorry gue gak bisa nemenin loe lagi." jawab Caca.


"It's oke. Hati - hati di jalannya. Salamin buat nyokap dan keluarga loe." kata Jojo.


"Iya. Kalo gak lupa." gumam Caca setengah berbisik.


Acara pertunangan berlangsung dengan lancar.



(Source : goggle)

__ADS_1


"Selamat ya Ra, Fahmi. Ingat baru bertunangan." Arman memeluk Rara dan Fahmi bergantian.


"Iya Pa." balas Rara.


"Selamat Sayang. Tetap jaga jarak ya." Yesa berbisik saat memeluk Rara.


"Iya Ma." balas Rara.


"Fahmi, jaga Rara ya." kata Yesa saat menyalami Fahmi.


"Iya Tan." balas Fahmi.


Kedua keluarga saat ini sedang menikmati makanan yang dihidangkan.


"Selamat ya Ra, Fahmi." Wiwid menyalami mereka diikuti dengan Chika.


"Selamat Ra, Fahmi. Semoga lancar ke pernikahan." Hedi menyalami Rara dan Fahmi sambil menggendong Ifa.


"Selamat ya Kak Rara, kak Fahmi." gantian Caca yang memeluk kakaknya.


"Makasih Adekku." balas Rara.


"Dek, nanti kita pulang barengan ya." kata Fahmi.


"Kapan Kak ?" tanya Caca.


"Lusa. Naik kereta aja. Kita juga mau mampir ke kota D dulu." jawab Fahmi.


"Mampus deh. Semoga gak bareng lagi sama Jojo." gumam Caca dalam hati.


"Eh.. Malah ngelamun." tegur Rara.


"Eh.. Gak kak. Ya udah nanti kalian yang beliin tiketnya ya." kata Caca.


"Siap." Fahmi yang menjawab.



(Foto Caca dan Wiwid, source : goggle)


...****************...


Bagi vote atau Bunga 🌹 atau secangkir kopiβ˜• 😁😁


Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Kisah Cinta Sang Perawan Tua" yang menceritakan kisah cinta Sissy dan Rio.


Baca juga "Mengejar Cinta Shavira" yang menceritakan kisah cinta Ical, anak dari Sissy dan Rio. "Geng Pelangi" juga seru loh, menceritakan kisah persahabatan 4 orang gadis. Kalian juga bisa buka di bio saya ya..


Semuanya sudah tamat ya !!


Like πŸ‘ Komen dan Vote ✌✌


ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..


Makasih πŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2