Tiga Dara

Tiga Dara
#116 Apakah itu kamu ?


__ADS_3

#Hai reader kesayangan othor.. Smoga aja othor bisa terus menulis dengan lancar.


Jangan lupa bagi bunga 🌹atau kopi β˜• nya biar semakin semangat buat nulis.. #


Selamat Membaca πŸ“–


...****************...


Minggu berganti. Caca sekarang masuk kerja shift siang.


"Ca, Kamu udah datang ?" tanya Indah, teman kerjanya yang sama - sama dari Indonesia.


"Udah dong Ndah. Ini kan aku udah disini." jawab Caca.


"Oke. Aku mau siapin serah terima perkerjaan buat kamu." Kata Indah.


"Iya. Aku ganti baju dulu." kata Caca.


Selesai ganti baju, Caca bergegas ke area lobby hotel dan masuk ke ruang resepsionis.


"Tamu kita hari ini agak ribet Ca. Jadi kamu harus hati - hati." Indah memberikan kertas catatan khusus yang harus diperhatikan Caca.


"Oke. Tamu dari Indonesia ?" tanya Caca.


"Yup. Mereka kayaknya keluarga pemilik perusahaan besar di kota D." jawab Indah.


"Deg.. Kota D ? Itu kan kota tempat Caca bekerja dulu. Apa mungkin ini Oishii corp." Caca bertanya dalam hati.


"Oishii Corp. Kamu tau kan ?" Baru aja Caca berpikir tentang kemungkinan itu ternyaata semuanya benar.


"Tau. Aku dulu tinggal di kota D." kata Caca.


"Ini daftar tamunya. Mereka rombongan dan sepertinya sedang ada acara keluarga." kata Indah lagi.


Caca membaca daftar tamu itu sekilas. Dia busa bernafas lega karena tak ada nama Jovian ataupun Shinta disana.


"Aku pulang dulu ya Ca. Selamat bekerja." pamit Indah.


"Siap." balas Caca.


Caca menyibukkan diri sambil membereskan beberapa dokumen.


"Sumimasen. Watashi ga motomeru koto gas dekimasu ? (Maaf. Bolehkah saya bertanya ?)" kata Seorang wanita jepang.


"Konbanwa. Hai. Dozo (Selamat malam. Baik. Silahkan)." balas Caca.


"Chikaku ni o- susume no resutoran wa arimasu ka ? ( Apakah ada restoran yang direkomendasikan di dekat sini ?)" tanya Wanita itu.


"Kousaten o migi ni magari - masu. Resutoran wa ginkou no migigawa ni ari - masu (Belok ke kanan di perempatan. Restoran ada di sebelah kanan bank)." jawab Caca.

__ADS_1


"Arigatou gozaimasu ( terima kasih )." balas wanita itu.


Caca memperhatikan wanita itu sampai keluar dari hotel. Entah kenapa Caca merasa sedikit familiar dengan wajahnya. Wajah wanita itu mengingatkannya pada seseorang. Tapi Caca juga lupa siapa.


"Ca, tolong temani Dani ke kamar 508." perintah managernya.


"Siap Pak." balas Caca.


"Kamu bantu Dani bicara dengan tamu itu ya. Dampingi Dani." kata Managernya.


Caca mengikuti Dani menujubke kamar 508.


"Kok loe gak sendirian aja sih Dan. Harus gue temenin segala?" tanya Caca.


"Gue harus jelasin soalnya kejadian kemarin Ca. Loe jadi saksi." jawab Dani.


"Ada kejadian apa emangnya kemarin ?" tanya Caca.


"Salah satu tamu terjatuh di kolam renang hingga pingsan. Kebetulan gue ada disana." jawab Dani.


"Kok bisa ?" Caca kembali bertanya.


"Dia mabok. Terus jalan di daerah kolam renang, eh.. Jatuh deh." Dani menjelaskan.


"Orang kita ya Dan ?" tebak Caca.


"Hhmm.. Jadi penasaran kayak apa orangnya." gumam Caca.


'Jangan, nanti loe jatuh cinta." goda Dani.


"Apaab sih loe." Caca memukul lemgan Dani.


Tak lama mereka sampai di kamar 508. Mereka disambut sepasang Laki - laki dan wanita paruh baya. Sepertinya mereka orangtua korban kemarin.


Dani dan Caca dipersilahkan untuk masuk. Lalu Dani menjelaskan secara ringkas kejadian kemarin.


"Makasih ya Mas Dani dan Mbak Raisa." kata laki - laki yang tampak gagah meski sudah beruban.


"Sama - sama Pak. Gimana kondisi Mas Vian sekarang ?" tanya Dani.


"Alhamdulilah keponakan saya sudah ditangani. Tapi dia masih di rumah sakit. Dia tuh sedikit depresi karena memergoki tunangannya selingkuh saat dia dalam kondisi cacat." lelaki yang bernama pak Gandi itu menceritakan.


"Mas Vian cacat ?" tanya Dani.


"Dia sempat mengalami kecelakaan setahun yang lalu saat di Amerika. Sejak itu dia harus memakai kursi roda." lanjut Gandi.


"Saya yang salah karena sudah menyuruh adik saya menjodohkan mereka. Bahkan keponakan saya meninggalkan kekasihnya di indonesia." Bu Megumi, istri Pak Gandi menjelaskan dengan bahasa indonesia yang bercampur logat jepang. Bu Megumi adalah perempuan blasteran Jepang Indonesia.


"Tapi harusnya dia bisa balikan sama kekasihnya dong ?" Caca mulai ikut nimbrung.

__ADS_1


"Itu dia masalahnya. Keponakan saya amnesia setelah kecelakaan di Amerika. Jadi kami juga kedua orangtuanya gak tau siapa kekasihnya itu." lanjut Gandi.


"Gak coba cari tau Pak ?" tanya Dani.


"Belum. Kami menunggu ingatan Vian kembali lagi. Dan kami juga gak tau apa gadis itu masih ****** atau sudah menikah." jawab Gandi.


"Semoga Mas Vian bisa segera sembuh ya Bu, Pak." kata Dani yang kangsung diaminkan oleh Caca, Gandi dan Megumi.


"Kami permisi dulu Pak, Bu." pamit Caca.


"Terimakasih sekali lagi Mas Dani, Mbak Raisa." kata Gandi.


"Sama - sama Pak." balas Dani dan Caca bersamaan.


"Kasian ya Mas itu." gumam Caca.


"Iya. Kasian Mas Jovian. Andai gue yang di posisi dia pasti gue bakal bunuh diri." balas Dani.


"Bentar.. Jovian ?" tanya Caca.


"Iya. Nama anak, eh.. Keponakan Pak Gandi Jovian, biasa dipanggil Vian." jawab Dani.


"Apa Jovian itu Jojo ?" gumam Caca dalam hati.


"Kamu kenapa melamun gitu Ca ?" Dani membuyarkan lamunan Caca.


"Dan, kamu tau pak Gandi kerja dimana ?" tanya Caca.


"Dia kan salah satu anak pemilik Oishii corp." jawab Dani.


"Deg.. Ternyata benar. Apakah itu kamu ?" gumam Caca dalam hati.


...****************...


Bagi vote atau Bunga 🌹 atau secangkir kopiβ˜• 😁😁


Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Kisah Cinta Sang Perawan Tua" yang menceritakan kisah cinta Sissy dan Rio.


Baca juga "Mengejar Cinta Shavira" yang menceritakan kisah cinta Ical, anak dari Sissy dan Rio. "Geng Pelangi" juga seru loh, menceritakan kisah persahabatan 4 orang gadis. Kalian juga bisa buka di bio saya ya..


Semuanya sudah tamat ya !!


Like πŸ‘ Komen dan Vote ✌✌


ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..


Makasih πŸ™πŸ™πŸ™


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2