
#Hai reader kesayangan othor.. Smoga aja othor bisa terus menulis dengan lancar.
Jangan lupa bagi bunga 🌹atau kopi ☕ nya biar semakin semangat buat nulis.. #
⛔️Awas.. Unboxing dimulai. Bocil harap menjauh ⛔️
Selamat Membaca 📖
...****************...
Hari sudah malam ketika mereka sampai di apartemen.
"Kamu mau mandi duluan atau mau mandi bareng ?" tanya Jojo sedikit menggoda.
"Kamu duluan aja. Aku mau beresin ini." Caca menunjuk belanjaan mereka.
Ya tadi sebelum pulang, mereka sempat makan dan belanja dulu. Selama Jojo mandi, Caca merapikan sayuran, daging, telor dan buah ke dalam kulkas. Dilanjut dengan menyimpan camilan ke lemari dapur diatas kulkas.
"Aku bantuin ?" tiba - tiba Jojo memeluk pinggang Caca dari belakang.
"Mas... Kamu bikin kaget aja." protes Caca.
"Hhmmm.." Jojo mengeratkan pelukannya.
"Jangan deket - deket Mas. Aku kan masih bau." Caca berusaha melepaskan diri dari pelukan sang suami.
"Wangi kamu seksi malahan." Bukannya melepaskan pelukan, Jojo malah menciumi leher Caca. Caca berbalik dan menatap sang suami. Jojo mengecup bibir Caca.
"Mas.. " Caca mendorong tubuh Jojo sedikit hingga pelukannya terlepas.
"Kamu mandi dulu gih. Abis itu kita lanjut lagi." Jojo tersenyum menggoda.
"Aku mandi dulu ya." Caca bergegas mengambil pakaiannya dan masuk ke kamar mandi. Jojo hanya tertawa melihat reaksi sang istri yang tampak malu - malu.
Jojo duduk sambil melihat foto - foto yang sudah mereka ambil tadi. Jojo tampak serius hingga tak menyadari kalo Caca sudah keluar dari kamar mandi.
"Kamu lihat apa Mas ?" tanya Caca sambil mengeringkan rambutnya.
__ADS_1
"Lihat foto - foto yang tadi. Ini aku pindah ke laptop." jawab Jojo tanpa mengalihkan pandangannya.
"Ooh.. Bagus - bagus kan ?" tanya Caca lagi.
"Bagus dong. Kan obyeknya cantik." Jojo mencubit lembut pipi sang istri.
"Apaan sih ! Gombal !" Caca menepuk lengan Jojo.
Tiba - tiba Jojo menarik tangan Caca hingga duduk di pangkuannya. Jojo mulai menarik wajah Caca mendekat dan meng**** bibirnya. Kali ini lebih dalam dan menuntut. Tangan Jojo pun ikut bergerak menyusuri tubuh mulus sang istri.
Mulai terdengar de**** dari bibir Caca ketika Jojo menciumi leher Caca dan semakin turun ke bawah.
"Mas..." Caca semakin tak enak diam ketika kedua bukit nya diciumi Jojo. Jojo mulai membuka daster Caca yang menampilkan kedua bukit yang tanpa penutup.
"Punyaku ya ?" Jojo sempat - sempatnya bertanya. Caca hanya mengangguk. Tubuhnya mulai melenting ketika Jojo mengulum salah satu puncaknya.
"Yang ini juga punyamu." Jojo mengarahkan tabgan Caca ke Ular miliknya yang amsih di dalam sarang. Ular semakin menggeliat ketika mendapat sentuhan sang pawang.
Dengan sedikit ragu dan dibantu Jojo, Caca mulai mengelus sang Ular yang mulai liar. Hingga akhirnya Jojo membawa Caca ke atas ranjang. Keduanya melanjutkan pertempuran hingga akhirnya sang Ular berhasil masuk ke sarangnya yang masih sempit dan tertutup rimbunnya rerumputan.
"Makasih ya sayang." Jojo memeluk sang istri yang sudah berbagi peluh dengannya.
"Love you Caca." Jojo mengecup kening Caca.
"Love you too Mas Jojo." balas Caca lirih.
Keduanya lalu tertidur masih dalam posisi berpelukan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dua hari berikutnya keduanya kembali menjelajah. Kali ini tujuan mereka kuil sensoji di Asakusa. Mereka naik kereta bawah tanah (chikatetsu) dari stasiun tokyo.
(source : google)
Sensō-ji adalah sebuah kuil Buddha kuno yang terletak di Asakusa, Tokyo, Jepang. Bangunan ini adalah kuil tertua di Tokyo, dan salah satu yang paling penting. Dahulu, kuil ini terafiliasi dengan sekte Tendai dari Buddha Mahayana, tetapi setelah Perang Dunia II menjadi kuil yang independen.
__ADS_1
Asakusa adalah rumah bagi Sensoji yang terkenal, sebuah kuil Buddha kuno dan tertua dari jenisnya di Tokyo. Terkenal dengan gerbang kanimarimon merah besar, pagoda yang menjulang tinggi, dan aula besar, lahannya sangat bagus untuk dijelajahi dan sering menjadi tuan rumah festival. Jalan perbelanjaan nakamise sepanjang 200 m mengarah ke kuil dan merupakan tempat yang tepat untuk berbelanja suvenir atau mencoba makanan ringan lokal seperti senbei (kerupuk nasi).
Keduanya meminjam kimono untuk berfoto dan jalan - jalan di sekitar kuil.
(source : google)
"Kamu cantik banget sayang." Jojo terpana melihat Caca.
"Makasih sayang. Kamu juga ganteng." Caca tak mau kalah ikut memuji sang suami.
"Udah siap ? Yuk." Jojo mengulurkan tangannya pada Caca.
Caca menyambut uluran tangan Jojo sambil tersenyum.
Jalan-jalan di sekitarnya memiliki nuansa era Showa dan ada banyak tempat dengan pemandangan Tokyo Skytree. Sungai Sumida adalah tempat yang tepat untuk melarikan diri dari keramaian kuil, dengan pemandangan ke seberang perairan yang sangat indah di malam hari. Tokyo Skytree terletak di seberang sungai dan berjarak 15-20 menit berjalan kaki dari kuil Sensoji.
(source : google)
...****************...
Tinggal beberapa bab terakhir ya...
Bagi vote atau Bunga 🌹 atau secangkir kopi☕ 😁😁
Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Kisah Cinta Sang Perawan Tua" yang menceritakan kisah cinta Sissy dan Rio.
Baca juga "Mengejar Cinta Shavira" yang menceritakan kisah cinta Ical, anak dari Sissy dan Rio. "Geng Pelangi" juga seru loh, menceritakan kisah persahabatan 4 orang gadis. Kalian juga bisa buka di bio saya ya..
Semuanya sudah tamat ya !!
Like 👍 Komen dan Vote ✌✌
ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..
__ADS_1
Makasih 🙏🙏🙏
Bersambung