
#Hai reader kesayangan othor.. I'm back setelah semedi sekian lamaπ€.. Smoga aja othor bisa terus menulis dengan lancar. Rasanya susah banget mau menyelesaikan cerita ini yang tinggal beberapa bab π#
Jangan lupa bagi bunga πΉatau kopi β nya biar semakin semangat buat nulis.. #
Selamat Membaca π
...****************...
Sebulan berlalu sejak kedatangan keluarga Jojo di hotel tempatnya bekerja. Caca tidak sempat bertemu kembali dengan Pak Gandi, Bu Megumi bahkan Jojo karena keesokan harinya keluarga itu check out pagi harinya.
Hari ini Arman, Yesa, Hedi, Wiwid, Chika dan Ifa akan berlibur ke Jepang. Mereka berangkat dari Indonesia pagi ini dan akan sampai di Jepang sore hari.
Caca sudah bersiap pergi menjemput ke bandara Tokyo.
Caca menumpang kereta cepat shinkansen tokaido. Perjalanan yang ditempuh Caca untuk sampai ke tokyo sekitar 2,5 jam.
Keluarga Caca akan berlibur di tokyo selama 2 hari sebelum pindah menuju Osaka.
"Mama..." panggil Caca saat melihat Yesa dan yang lainnya keluar dari ruang boarding.
"Caca.. " Yesa balas memanggil sambil menghampiri anak bungsunya dengan cepat.
"Akhirnya kalian sampai juga di Jepang." kata Caca.
"Mama kangen dek. Kamu sehat ?" Yesa memandangi Caca dengan lekat.
"Alhamdulilah Ma. Papa.." Caca ganti memeluk sang papa.
"Sehat kamu Nak ? Akhirnya Papa bisa melihat kamu secara langsung." Arman memeluk Caca dengan erat.
"Iya. Kalian semua juga sehat kan ?" Caca memeluk kakaknya, keponakannya bergantian. Tak lupa dia juga menyalami kakak iparnya.
"Wah.. Ifa udah gede sekarang." Caca menggendong Ifa, anak bungsu Wiwid.
"Ateu sih kelamaan ngilang." Wiwid yang menjawab.
"Ya maaf. Kan lagi ingin perubahan." balas Caca.
"Berubah atau kabur nih ?" sindir Wiwid sambil tertawa.
"Udah yuk.. Kita ke hotel sekarang. Papa udah capek." Arman menyela obrolan kedua kakak beradik itu.
"Ayo deh. Kita naik taksi aja ya." kata Caca sambil membawakan koper Yesa.
Caca memandu mereka ke sebuah apartemen yang sudah disewanya di tokyo.
__ADS_1
Semuanya sepakat untuk beristirahat sejenak sebelum mulai jalan - jalan di sore hari nanti.
Sore ini Caca mengajak keluarganya jalan ke Ameyoko atau Ameya Yokocho terletak di Ueno.
(Souce : google)
Semuanya sangat menikmati suasana 'pasar' yang terdapat beraneka toko makanan, pakaian dan juga obat herbal.
"Wah.. keren banget Te." kata Chika yang terlihat kagum dengan pemandanga disana.
"Kita cari makanan dulu yuk." ajak Caca.
"Ayo.. Apa yang enak ?" tanya Arman.
"Kita makan ramen aja ya. Atau ada yang mau sushi ?" Caca balik bertanya.
"Ramen aja. Gak suka makan yang mentah." jawab Yesa.
"Iya deh. Makan ramen. Kalo bisa sama Katsu juga dek." Wiwid menambahkan.
"Oke siap. Aku tau kok tempat makan yang halal disini. Yuk." Caca langsung mengajak keluarganya menuju restoran yang dimaksud.
Akhirnya mereka memesan ramen, sepiring katsu dan Sushi. Semuanya menikmati makanan dengan lahap.
"Pulang dulu aja Mas. Besok pagi kita ke Kuil senso-ji, Asakusa." jawab Caca.
"Oke deh." balas Hedi.
"Ca, Papa pengen nyoba ke onsen." kata Arman.
"Boleh Pa. Tapi jangan kaget ya sama kebiasaan di onsen." kata Caca.
"Papa tau. Papa kan dulu pernah ke Jepang." balas Arman.
"Emang kenapa di onsen. Kan cuma pemandian air panas kan ?" Tanya Wiwid.
"Iya bener pemandian air panas. Tapi disana pada bugil semua." jawab Caca.
"Yang bener Ca ? Cowok cewek campur gitu ?" tanya Caca lagi.
"Ya enggak Kak. Dipisah lah cowok sama cewek. Aku aja sekali doang ke onsen. Risih liatnya." Caca menjelaskan.
"Ya kita coba sekali lah." kata Wiwid.
__ADS_1
...****************...
Setelah 2 hari di tokyo, Caca dan keluarganya berpindah ke Osaka. Mereka menyewa mobil untuk menuju Osaka agar lebih hemat. 5 orang dewasa dan 2 anak kesil masuk dalam mobil sewaan berjenis minibus itu. Caca juga sudah menyewa apartemen untuk mereka tinggali selama 3 hari.
(Source : google)
"Wah.. Gede kamarnya dek." kata Wiwid.
"Iya Kak. Sengaja pilih yang kasurnya banyak, biar muat." balas Caca.
"Lumayan lah gak terlalu berdesakan." kata Yesa.
"Iya. Ada dapurnya juga ya dek." sambung Wiwid.
"Iyalah Kak. Apartemen di jepang ya kayak gini." kata Caca.
"Pasti mahal ya ?" tanya Wiwid kepo.
"Ya lumayanlah. Hampir gaji sebulan kerja." jawab Caca.
"Waduh.. Ngabisin tabungan kamu dong dek." Wiwid jadi gak enak sama Caca.
"Gak apa Kak. Kan gak tiap hari kalian kesini." balas Caca.
"Makasih ya dek. Kamu udah fasilitasin kita dengan baik disini." Wiwid memeluk adiknya erat.
"Sama - sama Kak. Alhamdulilah aku udah nabung selama 2 tahun disini." Caca balas memeluk sang kakak.
...****************...
Bagi vote atau Bunga πΉ atau secangkir kopiβ ππ
Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Kisah Cinta Sang Perawan Tua" yang menceritakan kisah cinta Sissy dan Rio.
Baca juga "Mengejar Cinta Shavira" yang menceritakan kisah cinta Ical, anak dari Sissy dan Rio. "Geng Pelangi" juga seru loh, menceritakan kisah persahabatan 4 orang gadis. Kalian juga bisa buka di bio saya ya..
Semuanya sudah tamat ya !!
Like π Komen dan Vote ββ
ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..
Makasih πππ
__ADS_1
Bersambung