
#Hai reader kesayangan othor.. Smoga aja othor bisa terus menulis dengan lancar.
Jangan lupa bagi bunga πΉatau kopi β nya biar semakin semangat buat nulis.. #
Selamat Membaca π
...****************...
Hari berganti bulan, tak terasa Caca sudah magang di Oishii corp selama sebulan.
Pertemanan semakin terjalin antara Caca, Nina, Ririn dan Jojo yang sekarang berganti panggilan menjadi Dika.
Kenapa bisa ganti ? Itu karena Jovian yang juga dipanggil Jojo. Karena Jovian lebih senior jadi jonathan mengalah dan merubah panggilannya jadi Dika.
Jovian Hanggara adalah anak kedua dari lima bersaudara. Tahun ini Jojo berumur 26 tahun dan sudah bekerja di Oishii corp selama 3 tahun. Mereka tinggal hanya bersama Ibu mereka, karena sang ayah sudah berpulang 5 tahun yang lalu saat Jojo belum lulus kuliah. Kakaknya perempuan dan sudah menikah dan memiliki satu orang anak yang baru berusia 2 tahun. Adik Jojo juga perempuan, kembar. Usianya terpaut 4 tahun dengan Jojo. Mereka baru lulus kuliah di tahun ini. Sedangkan si bungsu, laki - laki dan masih duduk di bangku SMA.
Entah kenapa dan entah sejak kapan Caca dan Jovian juga semakin dekat. Ternyata lelaki itu tak sedingin yang terlihat, dia bisa mencair saat bertemu Caca dan ketiga temannya. Bahkan Jojo juga sering bergabung dengan keempat anak magang itu.
Seperti sore ini mereka sedang melepas penat di sebuah coffee shop dekat kantor mereka.
"Kalian pesan apa ?" tanya Dika.
"Apa ajalah Dik." jawab Nina.
"Eh.. Gue pesenin air tajin mau loe ?" omel Dika. Caca dan Ririn hanya tertawa mendengarnya. Sedangkan Jojo seperti biasa tetap cool.
"Gak gitu juga lah Dik. Gue pesen jus alpukat aja." kata Nina.
"Gue pesen Es Matcha. Sama sandwich deh." kata Caca.
"Kalo loe Rin ?" tanya Dika.
"Gue pesen hot cappucino sama spaghetti." jawab Ririn.
"Oke. Udah semua deh. Gue panggil waiter nya dulu." kata Dika hendak mengangkat tangannya.
"Eh.. Kun****.. Kok gue gak ditanya ?" protes Jojo.
"Oh iya bos.. Lupa." kata Dika tanpa dosa.
"Gue kasih nilai jelek nanti loe." ancam Jojo.
"Jangan gitu bos. Becanda kali." kata Dika.
"Dahlah gue pesen sendiri." Jojo pasang mode ngambek.
"Eits.. Jangan ngambek bos. Nanti jauh jodoh. Udah mau pesen apa ?" ledek Dika.
"Gue pesen ice americano sama sandwich. Sekalian pesenin finger platter buat yang lain." kata Jojo.
__ADS_1
"Oke." Dika lalu memanggil waiter untuk mencatat pesanan mereka.
Ririn dan Dika kembali terlibat obrolan seru. Caca dan Nina sesekali menanggapi. Sedangkan Jojo hanya diam mendengarkan saja.
Jojo lebih suka memperhatikan gadis yang sudah mencuri hatinya. Ya Jojo sudah jatuh cinta pada Caca. Oleh karena itu Jojo selalu berusaha dekat dengan Caca dan ketiga sahabatnya. Bahkan tak segan Jojo ikut berkumpul seperti ini.
"Pak Bos... " panggil Dika.
"Eh.. Apaan sih Dika. Biasa aja manggilnya." protes Jojo.
"Gue udah manggil daritadi tapi Mas Jojo gak respon. Makanya gue teriak." kata Dika.
"Mas Jojo ngelamun aja sih ! Mikirin apa sih Mas ?" ledek Ririn.
"Gak usah kepo." kata Jojo ketus.
"Hhmm.. Susah emang ngomong sama kulkas plus pemanas." sindir Ririn pelan.
Jojo melotot menatap Ririn. Sedangkan yang ditatap hanya cuek saja.
"Tadi emang loe mau ngomong apa Dik ?" tanya Jojo.
"Itu Mas. Minggu depan kita mau liburan ke pantai. Mau ikut gak ?" Dika balik bertanya.
"Dalam rangka apa ?" tanya Jojo lagi.
"Ini merayakan Nina yang baru lamaran." jawab Caca.
"Ya semua yang disini ikut. Tambah Istrinya Dika dan tunangannya Nina." kali ini Ririn tang menjawab.
"Hhmm.. Boleh deh. Gue ikut." jawab Jojo.
"Sip. Berarti nanti kita tujuh orang ya." kata Dika.
"Iya. Nanti biar naik mobil gue aja." usul Jojo.
"Berarti bawa 2 mobil aja. Tunangan gue juga bawa mobil." kata Nina.
"Boleh. Jumat sore pulang kerja kita berangkat. Kalo bisa langsung bawa barang kalian." kata Dika.
"Kita nginep dimana ?" tanya Caca.
"Nginepnya di penginapan dekat pantai aja. Minggu kita pulang." jawab Dika.
"Hhmm.. Gue usul boleh ya." Jojo menyela.
"Boleh Mas." Caca mempersilahkan.
"Kebetulan om gue punya villa dekat pantai. Mau gak nginep disana aja. Nanti gue bilang ke om gue." usul Jojo.
__ADS_1
"Wah.. Mau banget." kata Caca.
"Iya gue juga setuju. Nanti kita patungan buat beli makanan aja." sambung Ririn.
"Oke berarti fix ya. Kita ke pantai jumat sore, nanti minggu pagi udah pulang." Dika menyimpulkan.
"Oke." balas yang lainnya.
"Ca, pulangnya bareng gue aja." kata Jojo.
"Eh.. Gak usah Mas. Gue naik ojek online aja." kata Caca.
"Gak apa - apa. Sekalian lewat ini. Yang lain ada yang mau bareng ?" Jojo menawarkan.
"Gak Mas. Saya dijemput." kata Nina.
"Gue bareng sama Nian Mas." kata Ririn.
"Loe Dik ?" tanya Jojo.
"Gak lah Mas. Gue kan bawa motor." jawab Dika.
"Oke. Kalo gitu gue duluan ya." pamit Jojo.
"Gue duluan ya gaes." Caca ikut pamit.
"Hati - hati diterkam Ca." ledek Ririn.
"Aum.. Macan kali..." Dika menambahkan dengan gaya lebay.
"Ssstt. Nanti orangnya denger loh." Caca mengingatkan.
"Bye Caca..." Nina melambaikan tangannya. Caca bergegas menyusul Jojo yang sudah berjalan lebih dulu.
...****************...
Bagi vote atau Bunga πΉ atau secangkir kopiβ ππ
Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Kisah Cinta Sang Perawan Tua" yang menceritakan kisah cinta Sissy dan Rio.
Baca juga "Mengejar Cinta Shavira" yang menceritakan kisah cinta Ical, anak dari Sissy dan Rio. "Geng Pelangi" juga seru loh, menceritakan kisah persahabatan 4 orang gadis. Kalian juga bisa buka di bio saya ya..
Semuanya sudah tamat ya !!
Like π Komen dan Vote ββ
ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..
Makasih πππ
__ADS_1
Bersambung