
#Hai reader kesayangan othor.. Smoga aja othor bisa terus menulis dengan lancar.
Jangan lupa bagi bunga πΉatau kopi β nya biar semakin semangat buat nulis.. #
Selamat Membaca π
...****************...
Hari menjelang malam saat Caca sedang berkumpul dengan kedua sahabatnya di rumahnya.
"Ca, loe harus ketemu sama kakak ipar loe deh. Soalnya dia bakal ke distro lagi besok." kata Eci.
"Iya sih Ca. Masa kamu mau merusak hubungan loe dengan kakak ipar loe. Apa loe gak takut akan berimbas sama kakak dan keponakan loe ?" Cella ikut menambahkan.
"Tapi aku gak mau ketemu sama Jojo. Kak Fahmi pasti akan mengajak Jojo buat bertemu aku." protes Caca.
"Ya loe Chat aja Kakak ipar loe. Ajakin ketemuan tapi gak usah ngajak Jojo." usul Cella.
"Iya juga ya. Kenapa aku gak kepikiran kayak gitu." gumam Caca.
"Lagian loe kenapa sih gak mau ketemu Jojo sampai segitunya ?" tanya Eci.
"Aku gak mau sampai masuk dalam rayuan dia lagi." jawab Caca.
"Berarti sebenarnya loe masih cinta sama Jojo ?" Cella menuduh dengan tepat.
"Kan kemarin kita udah sempat bahas. Sepjauh apapun loe berusaha menghindar, kalo emang kalian berjodoh, pasti akan bertemu lagi." Eci menatap tajam pada sahabatnya.
"Betul tuh. Semakin dijauhi malah makin terbuka jalan untuk dekat." Cella ikut menasehati Caca.
"Lagian kemarin tuh kakak ipar loe bilang ke gue, kalo Jojo mau minta maaf dan menjelaskan semuanya, dia masih sangat .- sangat suka sama loe." kata Eci.
Caca hanya diam saja meski dalam hatinya mengiyakan segala ucapan kedua sahabatnya.
"Oke deh. Besok aku hubungi Kak Fahmi." ucap Caca sebelum meninggalkan kedua sahabatnya.
"Hei.. Mau kemana loe ?" tanya Eci.
"Mau tidur lah. Gak lihat apa udah jam 1." balas Caca tanpa menghentikan langkahnya.
Akhirnya Cella dan Eci juga masuk ke kamar mereka untuk beristirahat.
__ADS_1
...π·π·π·π·π·π·π·π·...
"Hai Kak. Maaf ya udah nunggu lama." sapa Caca sambil mendekat pada kakak iparnya.
"Iya Ca. Kamu sehat ?" tanya Fahmi.
"Alhandulilah. Udah pesen makanan ?" Caca balik bertanya.
"Belum. Baru pesen minum aja." jawab Fahmi.
Caca lalu memanggil pelayan dan memesan makanan.
"Kamu kenapa menghindar terus sih Ca ? Belum bisa memaafkan Jojo ?" tanya Fahmi tanpa basa basi.
"Maaf ya Kak. Aku belum siap untuk bertemu dia." jawab Caca.
"Ya udahlah gak apa kalo emang kamu belum siap. Tapi jangan hindari aku juga dong." kata Fahmi sambil tertawa kecil.
"Habisnya kakak ngajak Jojo sih. Aku kan jadi males." elak Caca.
"Iya deh kakak gak akan ajak Jojo lagi. Biar dia usaha sendiri aja nemuin kamu." balas Fahmi.
"Ish.. Gak gitu juga. Bisa gak sih bilang ke dia gak usah cariin aku." pinta Caca.
Caca hanya terdiam dan memanyunkan bibirnya.
"Gak boleh gitu dek. Dia tuh pengen ketemu kamu karena ingin menjelaskan masalah kalian. Dia ingin meluruskan kesalahpahaman diantara kalian." nasehat Fahmi.
"Cobalah kamu kasih kesempatan buat dia. Kalau memang kalian memang tidak berjodoh ya selesaikan baik - baik. Jangan menghindar terus." lanjut Fahmi saat melihat Caca hanya diam saja.
"Iya Kak." balas Caca singkat.
"Soalnya kamu tuh selalu saja menghindari masalah. Masalah tuh diselesaikan bukan dihindari." Fahmi kembali menasehati adik iparnya.
"Iya kak iya. Udah sih, mau makan nih, jangan bikin mood hancur." protes Caca.
"Iya maaf. Yuk, kita makan dulu." ajak Fahmi.
Lalu keduanya menikmati makanan dalam keheningan. Fahmi memilih tak lagi membahas soal Jojo ketika melihat mood Caca makin buruk.
"Kak, ininaku udah beliin baju dan oleh - olwh buat kak Rara dan anak - anak. Sekalian nitip juga baju buat Kak Wiwid dan Mama ya." Caca menyerahkan 3 kantong pada Fahmi.
__ADS_1
"Wah.. Kamu kok repot - repot sih Ca. Tau aja aku mau cari oleh - oleh." kata Fahmi.
"Gak apa Kak. Biar Kakak gak repot nyari oleh - oleh lagi." balas Caca.
"Makasih ya Ca." kata Fahmi.
"Sama - sama Kak." Caca tersenyum pada kakak iparnya.
"Kalau rumah kamu dimana Ca ?" tanya Fahmi.
"Jauh sih dari sini. Daerah Timur sana." Caca sengaja berbohong pada Fahmi. Dia gak mau Fahmi memberitahukan tempat tinggalnya pada Jojo.
"Ooh.. Padahal Kakak pengen main kesana." bujuk Fahmi.
"Jangan Kak. Aku tinggal sama teman - teman aku. Dan hati ini salah satu teman aku ada acara dengan teman kantornya, jadi di rumah ramai." Caca kembali berbohong agar Fahmi tidak ke rumahnya.
"Oh ya sudah lain kali aja." kata Fahmi.
"Iya kak. Lain kali aku ajak ke rumah." balas Caca basa basi.
"Ya udah, Kakak mau balik ke hotel. Nanti malam ada janji dengan teman." kata Fahmi.
"Aku antar kak. Kebetulan aku bawa mobil." Caca menawarkan.
"Oke deh. Di hotel C, daerah atas ya." kata Fahmi.
"Siap bos." Caca mengambil tasnya dan beejalan keluar resto. Fahmi mengijuti dari belakang sambil membawa kantong yang diberikan Caca tadi.
...****************...
Bagi vote atau Bunga πΉ atau secangkir kopiβ ππ
Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Kisah Cinta Sang Perawan Tua" yang menceritakan kisah cinta Sissy dan Rio.
Baca juga "Mengejar Cinta Shavira" yang menceritakan kisah cinta Ical, anak dari Sissy dan Rio. "Geng Pelangi" juga seru loh, menceritakan kisah persahabatan 4 orang gadis. Kalian juga bisa buka di bio saya ya..
Semuanya sudah tamat ya !!
Like π Komen dan Vote ββ
ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..
__ADS_1
Makasih πππ
Bersambung