Tiga Dara

Tiga Dara
#122 Galau


__ADS_3

#Hai reader kesayangan othor.. Smoga aja othor bisa terus menulis dengan lancar.


Jangan lupa bagi bunga 🌹atau kopi β˜• nya biar semakin semangat buat nulis.. #


Selamat Membaca πŸ“–


...****************...


"Ca.. Ada yang mau aku obrolin." kata Fahmi saat mereka sedang santai di malam hari.


"Ada apa Kak ?" tanya Caca.


"Kita ngobrol di taman belakang aja yuk." ajak Fahmi.


"Penting banget ya ? Kok aku jadi penasaran." kata Caca.


"Aku ikut. Tapi kalian duluan aja. Nanti aku nyusul." kata Rara.


"Oke." Caca mengikuti langkah Fahmi ke taman belakang


Fahmi duduk di gasebo dan Caca duduk sedikit jauh.


"Ada apa Kak ?" tanya Caca yang sudah penasaran.


"Kamu tau kan kalo kakak abis dinas ke luar kota beberapa hari lalu." kata Fahmi.


"Tau. Emang ada apa ?" Caca tak sabaran.


"Disana kan acara kerjasama proyek ternak unggul. Gak hanya perusahaan tempat kakak kerja aja yang datang. Ada perusahaan lainnya. Beberapa lah." lanjut Fahmi.


"Terus ?" Caca semakin penasaran.


"Salah satu perusahaan itu ada sebuah perusahaan asal Jepang yang sudah lama eksis di Indonesia." Fahmi kembali melanjutkan.


Caca tak berkomentar hanya menatap kakak iparnya dengan tajam.


"Kamu tau kakak ketemu siapa ?" Tanya Fahmi yang membuat Caca berpikir keras.


Belum sempat Caca melontarkan pendapatnya, Rara datang dengan membawa minuman dingin dan sepiring risol hangat.


"Interupsi. Chill dulu." kata Rara.


"Apaan sih Kak. Lagi serius ini." protes Caca.


"Udah makan dulu risolnya. Baru lanjut ngobrol.


Fahmi mengambil sepotong risol dan langsung melahapnya. Rara pun melakukan hal yang sama. Sedangkan Caca hanya meneguk minumannya saja. Segala hal campur aduk melintas dalam pikirannya.


"Apa Kak Fahmi ketemu sama Jojo ?" tanya Caca dalam hati.


"Apa yang harsu aku lakukan kalo itu yang terjadi." Caca masih berkutat dengan pikirannya sendiri.


"Ca.. Aku ketemu sama Jojo." ucapan Fahmi membawa Caca kembali ke dunia nyata.


"Itu bener Yang ?" tanya Rara yang ikut kaget.


"Iya.. Aku juga kaget. Awalnya dia gak ngeh sama aku, tapi akhirnya aku sapa. Dan itu beneran Jojo." Fahmi menjelaskan.

__ADS_1


Caca masih terdiam tak menanggapi ucapan Fahmi.


"Ca.. Kamu gak apa kan ?" Rara memeluk adiknya itu.


"Kenapa dia baru muncul Kak ? Kenapa ?" Caca bertanya dengan terbata bata menahan tangisnya.


"Awalnya aku juga marah sama dia. Bahkan dia sempat lupa dengan aku." kata Fahmi.


"Kenapa dia jahat Kak ? Kenapa ?" Caca mulai emosi.


"Sabar dek. Biar Kak Fahmi jelasin semuanya dulu. Lanjutin Yang." kata Rara.


"Dia gak salah sepenuhnya Ca. Semua itu tak disengaja." kata Fahmi.


"Gak mungkin. Pasti dia sudah bahagia menikah dengan wanita pilihan ibunya." Caca menyela.


"Bukan gitu. Biar aku ceritain dulu sampai selesai. Setelahnya terserah kamu mau percaya atau gak." lanjut Fahmi.


* flashback on *


"Loh.. Jojo ?" Fahmi menyapa mantan kekasih adik iparnya itu.


"Sorry.. Siapa ya ?" Jojo terlihat bingung melihat Fahmi.


"Aku Fahmi, kakak iparnya Caca." jawab Fahmi.


"Caca.. Siapa lagi Caca itu ? Namanya kayak familiar." gumam Jojo.


"Kamu kenapa Jo ? Masa gak inget sama Caca. Putus sih putus tapi gak neglupain gitu juga." Fahmi menggerutu.


"Saya gak paham Mas. Maaf saya benar - benar lupa." kata Jojo.


"Tante.. Tante kenal sama Mas ini ?" tanya Jojo.


"Iya. Beliau Pak Fahmi perwakilan dari peternakan." jawab Sinta.


"Bu Sinta kenal sama Jojo ?" tanya Fahmi.


"Jojo keponakan saya. Kalo Pak Fahmi kenal juga sama Jojo ?" Sinta balik bertanya.


"Dulu Jojo pernah dekat dengan adik ipar saya. Tapi tadi saat saya tanya kenapa dia gak ingat sama sekali dengan kami." Fahmi menjelaskan.


"Tapi aku kan gak kenal sama beliau apalagi adik iparnya." elak Jojo.


"Maaf kalo boleh tau. Siapa adik ipar Pak Fahmi ?" tanya Sinta lagi.


"Adik ipar saya Caca. Dulu sempat kerja di Oishii corp." jawab Fahmi.


"Wow.. Sungguh sempit sekali dunia ini... Raisa itu salah satu anak buah tersayang saya. Saya sangat kehilangan saat dia memilih resign." kata Sinta.


"Iya Bu." balas Fahmi.


"Pak Fahmi.. Jojo.. Mari kita duduk disana. Saya akan jelaskan semuanya. Ini semua salah paham." Sinta menatap pada Fahmi dan Jojo bergantian.


Ketiganya lalu menuju sebuah meja di sudut ruangan.


"Jadi Jojo tidak ingat Raisa bukan karena dia melupakan tapi dia memang lupa." kata Sinta.

__ADS_1


"Maksudnya ?" Fahmi belum mengerti. Jojo pun hanya menatap tajam pada tantenya.


"Jojo sempat mengalami kecelakaan cukup parah beberapa tahun lalu. Dia kehilangan sebagian ingatannya. Dan dia sama sekali gak ingat tentang Raisa bahkan pekerjaannya di Oishii corp. Ingatannya terhenti sampai saat dia kuliah di Amerika." lanjut Sinta.


"Jadi mohon maaf kalo Jojo seolah melupakan Raisa dan Anda." Sinta melanjutkan.


"Kenapa bisa kecelakaan ? Lalu sekarang ingatannya bagaimana ?" tanya Fahmi.


"Jojo kabur dari perjodohan untuk menemui kekasihnya yang kami duga Raisa. Motornya bertabrakan dengan sebuah mobil yang melaju kencang." Sinta bercerita.


"Saya turut prihatin. Kami salah menduga selama ini." kata Fahmi.


"Iya. Jojo sempat koma selama 5 bulan dan sempat lumpuh selama setahunan. Dia baru saja sembuh beberapa bulan lalu. Sampai saat ini Jojo masih rutin terapi untuk mengembalikan ingatannya." lanjut Sinta.


"Caca.. Raisa.. Caca.. " Jojo bergumam lirih.


"Kalo masalahnya seperti itu saya bisa mengerti. Meski adik ipar saya sempat kecewa karena Jojo tidak menepati janjinya dan menghilang tanpa kabar." keluh Fahmi.


"Kami minta maaf ya Pak. Tolong sampaikan juga maaf saya pada Raisa. Oh iya Raisa dimana sekarang Pak ?" tanya Sinta.


"Hhmm.. Saya belum bisa mengatakan pada kalian. Sebaiknya saya bicarakan dulu dengan istri dan adik ipar saya." jawab Fahmi.


"Caca... Sepertinya saya sedikit mengingat tentang Caca." Jojo terlihat kesakitan sambil memegangi kepalanya.


"Jo.. Jangan dipaksakan untuk mengingat." Sinta terlihat panik.


"Jojo.. Jangan dipaksa ya. Sebaiknya kita bawa Jojo ke dokter." usul Fahmi pada Sinta.


"Iya. Tolong bantu saya Pak." balas Sinta. Fahmi dibantu beberapa pria disana membopong Jojo yang sudah tidak sadarkan diri.


* flashback off *


"Ya ampun aku gak nyangka ceritanya kayak gitu. Tapi Jojo baik - baik saja kan ?" tanya Rara.


"Aku juga gak tau Yang. Katanya sih dia langsung dibawa kembali ke kota D." jawab Fahmi.


"Kamu gak mau cari dia Ca ?" Rara mengguncang bahu adiknya yang masih terdiam itu.


"Udahlah Kak. Biarkan saja. Lagian aku juga sudah mau menikah dengan Bima." balas Caca yang langsung bangkit meninggalkan sepasang suami istri itu.


"Ca.. Ca.. Kok pergi..?" panggil Rara.


"Udah Yang. Biarin aja. Mungkin Caca masih terkejut dan tak tau harus berbuat apa. Kasih ruang buat dia menenangkan diri." Fahmi mencegah Rara yang hendak menyusul Caca.


...****************...


Bagi vote atau Bunga 🌹 atau secangkir kopiβ˜• 😁😁


Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Kisah Cinta Sang Perawan Tua" yang menceritakan kisah cinta Sissy dan Rio.


Baca juga "Mengejar Cinta Shavira" yang menceritakan kisah cinta Ical, anak dari Sissy dan Rio. "Geng Pelangi" juga seru loh, menceritakan kisah persahabatan 4 orang gadis. Kalian juga bisa buka di bio saya ya..


Semuanya sudah tamat ya !!


Like πŸ‘ Komen dan Vote ✌✌


ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..

__ADS_1


Makasih πŸ™πŸ™πŸ™


Bersambung


__ADS_2