
#Hai reader kesayangan othor.. Smoga aja othor bisa terus menulis dengan lancar.
Jangan lupa bagi bunga πΉatau kopi β nya biar semakin semangat buat nulis.. #
Selamat Membaca π
...****************...
Hari ini ulang tahun pernikahan Aan dan Yesa yang ke 28. Anak - anak mereka sengaja ingin memberikan pesta kejutan untuk kedua orangtuanya. Mereka akan mengadakan perayaan kecil di sebuah restoran bersama keluarga. Rara juga menyempatkan datang bersama Fahmi di jatah liburnya. Rara diberi libur 3 hari. Jadi sejak kemari dia sudah berada di kota C. Mereka sengaja menginap dulu di rumah Wiwid dan Hedi lalu bersama - sama menuju kota B. Sedangkan Caca yang sedang magang juga sudah dapat ijin dan datang tadi pagi. Beruntung acara diadakan di hari sabtu, jadi Caca bisa berada di rumah lebih lama. Minggu sore baru dia akan kembali ke kota D bareng dengan Rara dan Fahmi. Wiwid sudah menelepon Mama dan Papa nya dan berpura - pura mengajak ketemuan di sebuah resto.
Jam 7 malam Arman dan Yesa datang ke resto memenuhi undangan sang putri sulung.
"Happy Anniversary..." teriak semuanya saat Arman dan Yesa masuk ke ruangan yang sudah dipesan oleh Hedi.
"Ya ampun.. Kalian ini bikin kami kaget aja." kata Yesa. Arman hanya tersenyum haru di sebelahnya. Anak, menantu dan cucunya lengkap ada disana. Bahkan calon menantu pun hadir. Hanya kurang calonnya Caca, si bungsu.
"Happy anniversary Ma.. Pa.. Semoga langgeng dan makin mesra." Wiwid mencium tangan dan pipi Yesa dan Arman bergantian.
"Makasih Kak." balas Yesa sambil memeluk putri sulungnya.
"Makasih kak." Arman juga membalas ucapan Wiwid.
"Pa.. Ma.. Selamat ya. Semoga bahagia terus sampai akhir hayat." Hedi mencium tangan dan mendoakan mertuanya.
"Makasih ya Nak." balas Yesa. Arman pun membalas dengan ucapan yang sama.
"Happy Anniversary Mama.. Papa..." giliran si bungsu Caca yang menyalami kedua orangtuanya.
"Makasih Sayang. Kamu sendirian ? Mana pacar kamu ?" Yesa memeluk Caca.
"Gak ada Ma. Masih jauh." jawab Caca.
"Jangan dibuat jauh dong. Masa kalah sama Kak Rara." Arman ikut menggoda putri bungsunya.
"Iih.. Apaan sih Pa. Caca kan mau kerja ke luar negeri dulu." protes Caca.
__ADS_1
"Hhmm... Masalah itu nanti kita bahas lagi." kata Arman.
"Selamat ulang tahun pernikahan Ma.. Pa.." Rara memeluk dan mencium tangan Yesa dan Arman.
"Makasih sayang. Alhamdulilah kalian bisa datang ya." balas Yesa.
"Makasih Sayang." Arman ikut memeluk putri keduanya.
"Selamat ya Om.. Tante.." Giliran Fahmi menyalami calon mertuanya.
"Makasih Nak Fahmi." balas Yesa.
"Makasih ya Nak Fahmi. Gimana pekerjaan dan kuliah kamu ?" tanya Arman.
"Alhamdulilah Om. Lancar. Bentar lagi saya juga lulus." jawab Fahmi.
"Bagus. Om akan tunggu kamu dan keluargamu datang melamar Rara.
"Iya Om. Tahun depan saya akan datang bersama orangtua saya untuk melamar Rara." kata Fahmi.
"Ayo.. Kita nikmati makanannya." Yesa mempersilahkan.
"Alhamdulilah kalo Mama dan Papa suka dengan kejutan ini." kata Hedi.
"Iya Pa.. Ma.. Semoga kita bisa terus berkumpul lengkap di setiap momen spesial di keluarga kita." Rara menambahkan.
"Iya. Sebentar lagi Caca akan lulus lalu dilanjut dengan pernikahan Rara dan Fahmi." kata Arman.
"Iya nih. Banyak agenda dalam waktu dekat." Wiwid menimpali.
"Abis Rara nikah terus giliran Caca yang nikah." sindir Rara.
"Mana ada. Calon aja belum kelihatan hilalnya." protes Caca.
"Hahahha.. Emangnya ramadhan pake lihat hilal segala." balas Rara.
__ADS_1
"Hahahaha.." Semuanya tertawa mendengar perdebatan unfaedah antara Caca dan Rara.
"Kalian libur lama ?" tanya Yesa.
"Aku besok juga udah pulang lagi Ma. Kan liburnya cuma sabtu minggu aja." jawab Caca.
"Rara sama Fahmi juga pulang besok." imbuh Rara.
"Kok gitu ? Pada pulang semua." keluh Yesa.
"Kita masih disini sampai hari selasa kok Ma. Kebetulan Chika libur." jawab Wiwid.
"Kalian pulang naik apa ?" tanya Arman.
"Saya bawa mobil dari sini Om. Nanti sekalian lewat kota D, nganterin Caca dulu." jawab Fahmi.
"Ooh.. Kamu bawa mobil ?" tanya Arman lagi.
"Iya Om. Tapi ini mobilnya punya Mas Medi. Minta tolong dibawakan." Fahmi menjelaskan.
Arman hanya mengangguk mendengarkan penjelasan sang calon menantu.
...****************...
Bagi vote atau Bunga πΉ atau secangkir kopiβ ππ
Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Kisah Cinta Sang Perawan Tua" yang menceritakan kisah cinta Sissy dan Rio.
Baca juga "Mengejar Cinta Shavira" yang menceritakan kisah cinta Ical, anak dari Sissy dan Rio. "Geng Pelangi" juga seru loh, menceritakan kisah persahabatan 4 orang gadis. Kalian juga bisa buka di bio saya ya..
Semuanya sudah tamat ya !!
Like π Komen dan Vote ββ
ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..
__ADS_1
Makasih πππ
Bersambung